Train And Rain

Train And Rain
eps 20 ( merasa bersalah )



"Alhamdulillah operasi berjalan lancar pak,sebentar lagi pasien akan kami pindahkan ke ruang perawatan" jawab dokter itu sembari tersenyum


setelah mendengar itu,akhirnya zikri pun bisa bernapas lega,ia tak henti²nya mengucap syukur


"bil,gue harap lu segera pulih ya" ucap zikri pelan saat nabil telah dipindahkan ke ruang VIP




FLASHBACK ON



"Sebenarnya saya mau ajak kamu jalan² hari ini" ucap iqbal



"loh?kan saya ada kuliah siang pak,jadi tidak bisa" jawab putri



"ehm" iqbal mendehem pelan



"E-eh maksud saya m-mas iqbal" ucap putri gugup



"kalau soal kuliah,nanti saya akan bantu untuk mengajarkan mata kuliah yang tertinggal" ucap iqbal memberi solusi



"T-tapi pak,eh m-mas,saya ga enak sama maureen" ucap putri mencari alasan



"loh?emang apa hubungannya dengan maureen?dia kan sedang tidak ada di sini" jawab iqbal



"S-sebenarnya maureen menginap disini mas,dia masih tidur di kamar" ucap putri



"ya sudah,kamu cukup bilang ada perlu sebentar pada dia,beres kan" jawab iqbal



"memang kenapa mas iqbal tiba² langsung mengajak saya pergi jalan²,padahal kita baru saja kenal" tanya putri



"saya cuma pengen akrab dengan kamu saja kok" jawab iqbal



"tapi saya takut mas,kalau² ada mahasiswa atau mahasiswi yang melihat kita andaikan pergi ke sebuah tempat bersama,saya takut mereka bilang bahwa saya punya hubungan dengan mas iqbal" ucap putri mencari alasan



"memangnya kenapa?justru itu yang saya inginkan" jawab iqbal seraya menatap ke bawah



"jujur,sebenarnya saya menyukai kamu putri" sambung iqbal



deghhh



Jantung putri berdetak tak karuan,ia makin menunduk karena merasa takut jika maureen terbangun dan mendengar itu,ia tak mau menyakiti perasaan sahabatnya..



"T-tapi kenapa mas suka pada saya?? kenapa tidak pada maureen?dia sering memberi perhatian lebih pada mas iqbal,sementara saya tidak,lalu apa kata maureen jika mengetahui hal ini mas? saya takut ia membenci saya" tanya putri dengan pelan



Iqbal yang mendengar jawaban putri pun langsung terdiam,ia merasa terhenyak mendengar kata² putri tadi,serasa ada hal yang mengganjal dalam hati kecil nya,ia merasa bodoh,maureen yang selalu perhatian padanya seringkali ia abaikan,ia hanya mementingkan ego untuk mendapatkan harta abi nya dan mendapatkan putri sebagai miliknya tanpa berdasar cinta



"M-maafkan saya,saya terlalu egois dalam hal ini" ucap iqbal menunduk dalam²



"mas tidak perlu meminta maaf pada saya,seharusnya mas minta maaf pada maureen,ia selalu mencoba untuk tulus untuk ada di samping mas walau kadang mas sendiri tidak menganggapnya" jawab putri lembut



Maureen yang ternyata sedari tadi menguping percakapan keduanya pun tak kuasa menahan tangis,ia segera kembali ke kamar dan menutup wajahnya dengan bantal



"putri,terima kasih telah membuat pak dosen sadar bahwa akulah yang pantas untuknya" monolog maureen sembari terisak



"apa saya pantas untuk mendapatkan kata maaf darinya?" tanya iqbal pelan



"mengapa tidak?setiap manusia pasti punya kesalahan,jadi apa salahnya untuk kita mendapat kesempatan kedua" jawab putri seraya tersenyum



Iqbal pun tersadar,ia menyadari jika memang dirinya lah yang keras kepala,ia menggunakan alasan bahwa ia yang disakiti seseorang untuk mendapatkan rasa kasihan dari orang lain,sampai ia lupa bahwa ternyata dirinya lah yang menyakiti seseorang demi mendapatkan perhatian orang lain



"apakah maureen mau menerima saya andai ia tahu hal ini?" tanya iqbal lagi



"mas,maureen sangat mencintai mas iqbal,tadi malam ia tak henti² bercerita tentang mas yang mau menemaninya makan siang,mungkin bagi orang awam itu hanyalah perkara sepele,tapi bagi dia,itu sesuatu yang amat indah untuk dikenangnya" jawab putri



"baiklah,terima kasih karena sudah membuat saya sadar put,semoga kamu dicintai oleh laki² yang amat sangat menyayangimu juga ya" ucap iqbal seraya izin pamit untuk pulang




Setelah itu putri mengantar iqbal menuju pintu dan menunggunya sampai benar² pulang,Setelah kepergian iqbal,ia masih senyum² sendiri ketika membayangkan betapa bahagia sahabatnya itu ketika iqbal mulai menerimanya nanti



Tapi ternyata,ada sepasang mata yang salah mengartikan itu semua,ia pikir putri tersenyum² saat melepas kepergian iqbal karena memang ia mempunyai perasaan pada lelaki itu



Saat ia hendak kembali ke kamar,putri mendengar sayup² suara tangisan seseorang,saat ia membuka pintu,alangkah terkejutnya putri saat melihat maureen terisak memeluknya



"K-kamu kenapa reen?" tanya putri kaget



"makasih put,sungguh terima kasih,aku sudah mendengar semua yang kamu katakan pada pak dosen ganteng tadi,kupikir kamu menyukainya juga,tapi ternyata kamu selalu menyayangiku put,makasih banyak sayangku" jawab maureen terisak



Putri pun terkejut saat menyadari hal itu,ternyata maureen mendengar semua pembicaraannya dengan mas iqbal sedari tadi,ia pun segera menenangkan maureen yang masih terisak menahan tangisnya itu



"hemm,aku tau kok reen,aku juga ga bisa bayangin andai orang yang ku sukai ternyata menyukai sahabatku sendiri" ucap putri



"udah ih jangan nangis gitu,ntar muka kamu keliatan jelek loh,bisa² pak dosen ga akan suka lagi sama kamu" sambung putri sembari menahan tawa



"hah serius?? ah ga mungkin muka ku ini jelek" jawab maureen sembari mencari kaca



"hahahahaha makanya jangan nangis mulu,tuh rambutmu udah kayak mak lampir habis kesetrum tau" ucap putri yang makin tertawa



"ish kamu mah,ngeselin,tapi aku sayangg" jawab maureen sembari memeluk putri lagi



"tapi akunya enggak tuh" timpal putri



"PUTRIIIIIIIIIII" balas maureen



"hahahaha iyaiyaa,masa aku ga sayang sama sahabatku yang jelek ini" ucap putri seraya menoel hidung maureen



"hihihihi,maacih tayangkuuu" jawab maureen



FLASHBACK OFF



Mata nabil yang perlahan membuka pun mulai menganalisa sekitarnya dan ia memperhatikan jam yang ternyata telah sore



"zik?lu dimana?" ucap nabil pelan



"Zikri nya lagi uh ah sama bininya bro" balas zikri dengan geli



"heh becanda mulu si lu,badan gue lemes gob\*ok,malah di panas²in segala" tukas nabil kesal



"makanya,lu juga bucin sampe begini cuma gara² salah paham doang tol\*l" jawab zikri



"salah paham?maksud lu apa?" tanya nabil



"yang kemarin pagi lu liat di rumah putri tuh sebenernya temen gue pas kecil boss" jawab zikri



"lah ngapain emang temen lu ke rumah putri pagi² segala" tanya nabil bingung



"Dia....



\_



\_



\_



(wadaww gak kerasa,udah 1000 kata aja nichh,wkwkwkwk


sabar yaa,ceritanya bakal di lanjut besok kokk,makanya stay tune terus di karya author yaww)


salam hangat


Kikiii