
Ia menyadari bahwa memang apa² yang diinginkan kadang tak semudah itu untuk di dapatkan,seperti hal nya dalam menggapai putri,ia rasa lebih baik jika ia membiarkan segalanya mengalir sesuai alurnya saja,ia terima segala hal yang akan terjadi di masa mendatang,jika memang itu jalannya,pasti akan mencari celah untuk menemui dirinya
___________
Hari ini dilewati nabil dengan senyum dan riang,berawal dari reza memeluknya untuk memberi energi positif pada nabil,hingga semua sapaan hangat para penumpang yang amat disukai olehnya
"akhirnyaa,kelar juga hari ini,waktunya pulaangg" gumam nabil seraya mengambil motornya di parkiran
"woeee bangg,mau pulang?" tanya reza menyapa nabil
"engga lah,ini baru nyampe,kan gue shift malem,hahahahaha" jawab nabil meledek
"yeee,ada² aja lu bang,yowes gue balik dulu,assalamualaikum" ucap reza
"waalaikumsalam,hati² lu " balas nabil
Setelah kepergian reza,nabil masih mematung diam menatap ke arah peron kosong itu,kenangan demi kenangan itu mulai kembali tergambar jelas di matanya
'hiks'
'hiks'
ia langsung menyeka matanya yang berair,lantas segera menuju ke kontrakan untuk beristirahat,tanpa disadarinya,ada sepasang mata yang mengamati dirinya sedari awal tadi
"maaf king,saya lihat tuan nabil sedang sedikit menangis terisak menatap ke arah sebuah peron,saya rasa ia seperti menyimpan sesuatu yg amat menyedihkan di pikirannya king" lapor seorang suruhan itu
"maksudnya?" tanya zikri
"tadi salah seorang temannya sedang menyapa tuan nabil king,tetapi setelah kepergian orang itu,tuan nabil memandang kosong ke arah sebuah peron" jawab orang suruhan itu
"maaf jika saya lancang king,tetapi menurut saya tuan nabil seperti menyimpan sebuah kenangan yg mungkin mengusik perasaan nya di peron itu sebelum nya " sambungnya lagi
"okay,kembali ke rumah saya untuk perintah selanjutnya" jawab zikri santai
"baik king,ucapan anda adalah perintah bagi kami" balas orang suruhan itu seraya mematikan telepon
Setiba nabil di rumah,ia segera mengelap badannya yang lumayan bau karena keringat,setelah selesai bersih²,nabil pun langsung membuat mi rebus untuk makan malamnya
'sluuurpp'
"Enak juga makan mi malem² gini nih" gumamnya seraya mengunyah mi rebus tersebut
saat sedang asyik memakan mi rebus buatan nya,
tiba² ponselnya berbunyi dan ia bergegas mengangkatnya
"halo zik kenapa malem² nelpon?" tanya nabil memulai panggilan itu
"waalaikumsalam" jawab zikri meledek
"eh i-iya ,assalamualaikum" ucap nabil tergagap
"lah?tadi kan elu dongo yg mau nelpon gua" jawab nabil bingung
"oh iyaa lupa anjirr,hahahahaha" ucap zikri tertawa
"yeeee pikun" timpal nabil sebal
"gimana?udah kelar jalan² nya sama bebeb tercinta?" tanya nabil
"abis isya baru sampe rumah nih,gimana lu juga?sepi gak tanpa gue seharian ini?" jawab zikri
"waaahh hari² gue berwarna sekaliii tanpa kehadiran eluu,hahahahaha" jawab nabil tertawa
"anj*ng,tadi aja nangis² ,gue telpon biar tenang lu nya malah songong" ucap zikri kesal
"eh?nangis?kapan gue nangis?" tanya nabil bingung
"tadi broo,lu nangis sambil liat ke rel kereta,ngapa emangg?duit lu jatoh disitu?" jawab zikri seraya duduk di ruang tamu
"L-lu tau darimana?emang lu liat tadi?" tanya nabil terkejut
"hahhahaha kaget kann,makanyaa jangan belagu dah luu" jawab zikri tertawa
"serius zik,lu tau darimana?" desak nabil mencecar zikri
"dari mataa muu,matamuu,ku mulaiii" jawab zikri memulai keisengan nya lagi
"ku mulai gampar lu dari kanan" sambung nabil ketus
"hhaahahaha ga gitu beg* liriknya" jawab zikri makin tertawa
"udah ah,besok gue rusuhin rumah lu,biarin dah ga bisa ajep² ama bini lu ntar" ancam nabil
"kesini ajaa,ini gue baru mau mulai nih,dia lagi ganti baju hahahhhaa" jawab zikri yang sama sekali tidak takut pada ancaman nabil
"besok dah lu kesini,gue ceritain ntar" sambung zikri
"oke assalamualaikum" ucap nabil
"waalaikumsalam broo" jawab zikri
______
(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)
salam hangat
kikiii