
"kai,ingat laki² yang dulu mengambil kamu dari panti asuhan 9 tahun yang lalu?" tanya raihan pada malam itu tak lama setelah zikri menghubunginya
"Ingat pak,saya janji akan mencarinya setelah selesai menamatkan belajar saya waktu itu" jawab kai mantap
"Lalu,dimana kamu akan mencarinya sekarang?" tanya raihan lagi
"Saya rasa ia tinggal di negara ini pak,apapun caranya,saya akan usahakan mencarinya sama seperti ia dulu mencari saya" jawab kai lagi
"Hm,anak ini,pantas saja bang zikri berusaha keras buat adopsi dia" gumam raihan dalam hati
"Saya akan bantu kamu" ucap raihan setelah beberapa lama terdiam
"B-benarkah pak?" tanya kai dengan tatapan tidak percaya
"Ya" jawab raihan singkat
Lalu raihan mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang di seberang sana,setelah selesai menghubungi orang itu ia tersenyum sembari menatap kai dan berkata
"Persiapkan pakaianmu nak,kamu akan bertemu dengan dia pagi ini" ucap raihan sembari menepuk bahu kai
"Baik pak,terima kasih atas bantuannya" jawab kai sembari menunduk hormat
Kai pun pergi ke kamarnya dan langsung mempersiapkan apa saja yang harus ia bawa
Sementara raihan,pada pukul setengah 5 pagi pun menyiapkan kendaraan untuk mengantar kai,ia berinisiatif untuk mengantar sendiri anak yang dirawatnya selama ini agar bisa mengucapkan salam perpisahan di bandara nanti
"Sudah siap?" tanya raihan memastikan
"Sudah pak" jawab kai mantap
Lalu keduanya pun masuk ke dalam mobil dan mulai berjalan menyusuri jalan perkotaan yang mulai padat pagi itu
Setibanya di bandara,raihan langsung berjalan menuju sebuah mobil hitam yang sudah menunggu mereka,lalu keduanya diantarkan ke sebuah hangar yang berisi sebuah pesawat kecil berwarna hitam juga dengan kelir ungu tua,kai termangu menatap pesawat itu
"Keren" gumamnya dalam hati
Saat kai melihat sebuah logo bertuliskan 'Z' dengan gaya italic dan berwarna merah darah,ia teringat juga akan masa lalunya dulu saat zikri menjemputnya juga dengan pesawat yang sama
Setelah semua izin didapatkan dan pihak bandara telah memperbolehkan mengudara,raihan pun berdiri di hadapan kai,dirapikan nya baju pemuda itu dan ditepuk²nya pipi kai pelan sembari berkata
"Kini dia memanggilmu lagi nak,tunjukkan kesetiaanmu padanya,buktikan padanya bahwa ia tidak salah memilihmu diantara anak² panti asuhan lain nak,dia yang paling keras kepala selalu memaksaku untuk mengambilmu,apapun caranya,kini jaga dia nak,untukku" sambung raihan lagi
Kai kini paham mengapa dulu selalu ada laki² yang selalu datang ke panti tempat ia diasuh,laki² itu selalu mengajaknya bicara banyak hal di taman belakang panti dan selalu berkata 'Kau anak yang spesial kawan'
Lalu setelah raihan menyelesaikan kalimatnya,kai langsung memeluk raihan dengan erat,cukup lama mereka berpelukan dan akhirnya raihan berkata lagi
"Hei nak,kau tahu kita ini sesama lelaki tangguh kan" ucap raihan saat mereka masih berpelukan
"Ya pak,saya tahu itu" jawab kai
"Jadi lepaslah,punyamu terlalu lama menempel pada milikku sialan" umpat raihan
Kai baru menyadari itu dan langsung melepaskan pelukannya
"M-maaf pak" ucap kai sedikit malu
"Hahahaha santai saja nak,pergilah.. " ucap raihan tertawa dan menyuruh kai masuk ke pesawat
"Sekali lagi,terima kasih banyak atas bantuan anda selama ini pak" ucap kai membungkuk lagi
"Cukuplah bung,jangan terlalu sering membungkuk pada orang lain,itu merendahkan harga dirimu" balas raihan menyuruh lelaki itu berdiri tegap
Akhirnya kai pun naik ke dalam pesawat tersebut,tetapi saat pintu hendak ditutup,raihan berteriak
"Sampaikan salamku padanya nak,katakan padanya untuk jangan terlalu sering membunuh orang" teriak raihan dari luar
Kai mengangguk mantap dan setelah itu,pesawat pun masuk ke jalur dan terbang melaju dengan kencang di udara
"Aku bersumpah akan menjaganya..
___
(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)
salam hangat
kikiii