
"belum pak,mau ganti baju dulu" jawab hamna
"pak,mobil nya tolong diparkir ke luar pagar ya,biar ga ribet nantinya" ucap zikri seraya memberikan kunci mobilnya
"oh,baik tuan" jawab pak darwis seraya mengambil kunci dan menuju mobil
____________
"Sayaaangg" panggil zikri manja
"hmm?ayoo buruaan Aa' ,ayoo" jawab istrinya
"kita ngapain sih emangnya pagi² ke mall?" tanya zikri seraya kembali tiduran di kasur
"gapapaa,kan baby nya yang minta,emang Aa' mau kalo dia ileran?mau?" jawab hamna seraya menarik suaminya untuk bangun
"dek,kamu mah ah,papa kan masih mau tiduran niihh" ucap zikri seraya menatap ke arah perut istrinya itu
"makanyaa,jangan mau enaknya doang dong" jawab hamna mencubit pinggang suaminya itu
"yeuhhh,lagian yang enak ga cuma Aa' kok" timpal zikri
"nanti siang aja ya sayaang,sekarang mending rebahan duluu hehehe" pinta zikri
"ana gaada kerjaan Aa' ,kan bingung mau ngapain" jawab istrinya seraya duduk di samping zikri
"Ada kok" ucap zikri
"apaan?kan Aa' bilang jangan se-
zikri langsung duduk dan mencium bibir istrinya dengan buas,hamna yang tidak menyangka pun langsung melotot dan perlahan terpejam menikmati hal tersebut
" Nanti siang aja perginya ya,pagi ini temenin Aa' dulu" bisik zikri ditelinga sang istri
"hmphh,Y-yaudah a' ,tapi yang kenceng ya" jawab istrinya sedikit mendesah
"dasar nakal" ucap zikri tersenyum langsung mengerjakan kewajibannya sebagai suami
________
Nabil yang tengah duduk seraya memakan sarapannya pun mulai bingung mengapa sang sahabat tak kunjung mengangkat panggilannya
"Hhhhhh,mana sih ni anak?giliran lagi dibutuhin aja malah ilang" ucap nabil menghela nafasnya dengan kasar
"ada apa bang?" tanya reza yang baru saja kembali dari kamar mandi
"Ini za,gue lagi nelpon temen,malah ga diangkat dari tadi" jawab nabil seraya mengunyah makanannya
"telen dulu tu makanan boss,kalo keselek ga bakal jadi kawin lu entar" ucap reza mengingatkan
"halah,males gue ngurusin be-
'UHUKK UHUKKK...
'HOEKKKK...
Nabil yang tak sempat melanjutkan ucapan nya pun langsung tersedak dan buru² mencari air
"Za bagi air za" ucap nabil seraya memukul² dadanya
"Mau?beliiii hahahahaha" jawab reza terkekeh
'HOEKKK...
"Weeettttt jangan disini muntahnya,minum dulu nih nihhh" ucap reza membatalkan niatnya karena iba melihat rekannya itu
'Glekk glekkk...
"Ahhhh,bang*at lu za,hampir mati gue jadinya" ucap nabil dengan mata yang sedikit berair
"makanyaa,tu telinga dipake,jangan buat aksesoris kepala doang" ucap reza santai
"dah,berangkat yok" ajak reza seraya naik kembali ke lokomotif kereta tersebut
Sementara di sebuah kampus,iqbal yang baru saja selesai mengajar itupun langsung pergi ke mobilnya dan menghubungi sang kekasih
"Haloo,Assalamualaikum sayaaangg" ucap iqbal
"waalaikumsalam byy" jawab maureen
"Kamu lagi dimanaa ?" tanya iqbal
"lagi dirumah,abis bantuin mama beres²,kenapa emangnya byy?" ucap maureen
"kita jalan² yukk,aku kangen jalan berdua sama kamu lagii" jawab iqbal
"hmm,gamau ah" ucap maureen iseng
"loh?kok ga mau?" tanya iqbal bingung
"gapapaa,aku lagi gamau ajaa byy" jawab maureen dengan suara dibuat² seolah sedang malas
"sayang,aku lagi capek loh,aku mau ketemu kamu,aku kangen sama kamu,masa kamu nya gamau sih" ucap iqbal
"hihihihi masa pak dosen ganteng gabisa sihhh nyari mahasiswi lain yang lebih cantik?hmm?" tanya maureen terkekeh
"Tau ah males,pokoknya aku mau ketemu nanti,titik ga pake koma" jawab iqbal sebal
"iyaiyaaa pak doseenn,marah² muluuu,nanti cepet tua lohh hihihihii" timpal maureen cekikikan
"ish udah ah,nanti sore aku jemput pokoknya,
Assalamualaikum" ucap iqbal
"iyaaaa waalaikumsalaamm" jawab maureen
Setelah mengakhiri panggilan itu,iqbal pun meletakkan ponselnya di bangku penumpang lalu pulang menuju apartemen miliknya untuk beristirahat..
_________
(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)
salam hangat
kikiii