
Hari kelima sekaligus hari terakhir nabil dirawat di rumah sakit dengan pelayanan terbaik di situ..
"lu yakin mau pulang sekarang bil?'' tanya zikri ragu
" yakiiinn udaahh pokoknya mah,makanan disini ga enak semua jirr,kapok gue masuk RS" jawab nabil santai
"yeee,kalo masalah makanan,bisa gue pesen langsung,lagian kan lu belum sembuh total" ucap zikri lagi
"gapapa zik,lagian gue ga enak sama reza,kasian dia kerja tanpa gue karena keadaan gue sekarang ini" balas nabil
"gak,gaada yang namanya kerja,lu harus di penthouse gue sampai bener² sehat,awas aja lu" ancam zikri
"lah terus barang² gue gimana?pakaian,motor sama lain² gimana broo?'' tanya nabil bingung
" itu urusan belakangan,gue bisa nyuruh anak buah gue buat tinggal sementara di situ" jawab zikri serius
"enak ye kalo jadi king di dunia gelap,suruh sana suruh sini udah bisa terima beres aja" timpal nabil yang memakan sarapan nya
"tapi gue udah ga ada ngurusin organisasi gue itu loh bil,sekarang itu gue suruh tangan kanan gue buat handle semuanya" ucap zikri
"si noval itu ya?" tanya nabil
"yoi,makin berkembang lah apa yang gue bangun dulu di tangan dia sekarang,makanya gue percaya sama dia,lagipula dia udah sumpah setia mengabdi buat keluarga gue" jawab zikri
"aman berarti keluarga lu ya bro,berani bikin masalah dikit bisa² kelar tu idup orang nya,hahhahaha" timpal nabil seraya tertawa
"yaiyalah cuyy,kayak ga tau gue aja si lu,berani nyinggung gue dikit,bisa berabe tu orang hidup nya" balas zikri yang sedang menghidupkan televisi
Kejadian itu pun berputar lagi di kepala nabil,bayangan zikri yang menyayat manusia dengan sebuah mini cutter dengan halus,suara kesakitan memohon ampun,teriakan manusia yang awal nya kencang perlahan menghilang karena ulah tangan sahabat nya itu,semua kembali bergerak di kepala nabil
"gue harap lu ga akan kembali ke dunia kotor itu lagi zik" monolog nabil dalam hati
"tenang ajaa,gue bakal coba buat ga berkecimpung di dunia gelap itu lagi kok" jawab zikri sembari menonton televisi
Nabil terkejut karena zikri baru saja membaca pikiran nya tanpa perlu fokus yang tinggi,hanya dengan mendengar helaan nafas nya saja,zikri sudah langsung paham apa yang di pikirkan oleh nya
"K-kok lu tau zik?" tanya nabil terkejut
"urusan dunia gelap,gue emang udah berusaha stop bro,tapi kalo urusan insting devil di dalam diri gue,bakal terus berjalan sampai kapan pun" jawab zikri pelan
Saat pagi mulai beranjak menjadi siang,nabil pun sudah di perbolehkan untuk pulang
"mas nabil emang udah benar² gapapa kalo pulang?" tanya putri yang baru tiba saat zikri berkemas² membawa pulang nabil
"mas gapapa kok put,lagian mas ga enak sama zikri,dia pasti ngeluarin banyak biaya buat pengobatan mas ini" jawab nabil saat zikri pulang sebentar untuk memastikan keadaan istri nya yang sedang ngidam sesuatu itu
"nanti mas sama siapa di rumah?kan ga ada yang jagain mas?kalo nanti mas kenapa² gimana?" tanya putri bertubi²
"mas disuruh zikri buat tinggal di rumah nya dulu kok put,insya Allah mas gapapa" jawab nabil
"hmm" balas putri
"mas" panggil putri pada nabil
"iya,kenapa?" ucap nabil
"apa benar mas cemburu kalo aku tersenyum ke laki² lain?" tanya putri saat mereka tengah berdua di dalam ruangan itu
'deghh'
"M-mas ga cemburu k-kok,w-waktu itu m-mas cuma lagi kecapekan aja,hehehe" jawab nabil sangat gugup
Jujur nabil hendak memaki diri nya sendiri karena jawaban yang ia berikan pada putri tadi,ia tak berani menatap wajah putri dengan jelas,kepala nya terasa amat berat
"mas" panggil putri lagi
"i-iya put" ucap nabil seraya menunduk
"tatap aku mas,tatap aku" ucap putri lembut
"M-mas ga kuat put'' jawab nabil pelan
Mendengar jawaban nabil,putri segera mengangkat wajah nabil ke arah dirinya dengan kedua tangannya
" mas,jawab aku dengan jujur,apa mas cemburu andai aku tersenyum ke laki² lain?" ucap putri mengulangi pertanyaan nya tadi
"I-iya,sejujurnya mas cemburu,m-maafin mas kalo mas terlalu aneh bagimu" jawab nabil yang benar² sudah tak berani menatap mata tajam putri yang menatap ke arahnya
"zik buruan dateng dongg,pleaseee,gue udah ga kuat inii" doa nabil dalam hati,namun sayangnya makhluk yang di harapkan nabil datang pun sama sekali tak menampakkan batang hidungnya..
"mas,apa mas percaya jika laki² baik hanya dimiliki oleh wanita² yang baik juga?" tanya putri
"i-iya put,mas pernah belajar semasa sekolah tentang hal itu,jadi mas percaya" jawab nabil pelan
"apa mas merasa diri mas itu baik?" tanya putri lagi tersenyum
"aaaargghhhhh toloongg ya tuhan,senyuman ciptaan mu ini terlalu sempurna untuk laki² lemah sepertiku ini" monolog nabil yang mulai tak bisa mengendalikan dirinya sendiri
"mas" panggil putri yang melihat air mata nabil menetes
"M-maafkan mas put,mas merasa diri mas ini kurang baik,bahkan tidak baik" ucap nabil dengan nada bergetar
Putri yang mendengar perubahan nada bicara nabil pun langsung menggenggam tangan nabil lembut,nabil pun terkejut saat tangan nya digenggam oleh putri,ia tak kuasa menggerakkan tangan nya itu..
dan.....
_
_
_
(wihh putri mau ngapain tuhhh,bikin penasaran ajaa..
sabar yaaa readers,author gantung duluu,mau angkat jemuran sebentar wkwkwkwkwk..
vote,follow and comment kalian akan selalu author tunggu kok,sama author minta maaf kalo sering gantungin harapan kalian saat membaca😁😁
jujur author sbnrnya juga ga suka bikin kalian mati penasaran sama kelanjutan kisah inii,author bukan kang PHP soal nyaa hihihihi...
But,ini peraturannya,kisah yang naik turun akan membuat readers mnjdi tertarik akan karya kita..
makanya stay tune terus di sini okayyy🥰)
salam hangat dari author
kikiii