Third Life

Third Life
Chapter 79



Membuat Kaisar Abraxas yang mendengarnya terkejut setakut itukah Anne kehilangan Sofia. Hal itu membuatnya sedikit tersenyum merasa senang bahwa puterinya bahagia, dan juga Kaisar Abraxas yakin Anne adalah sosok ibu yang terbaik bagi anak-anak nya.


Sofia yang mendengarnya hanya memiringkan kepalanya ke samping.


" Tentu saja Sofia tidak akan pernah meninggalkan mommy." ucap Sofia yakin.


Sambil memejamkan mata Anne menghela nafas perlahan. Jujur perasaan takutnya tidak akan menghilang dari awal puterinya, Kaisar. Dirinya tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Tapi sekarang kebenaran itu harus di ungkapkan dirinya tidak mau Kaisar Abraxas yang menceritakan semuanya.


Mana tahu apa yang akan dikatakan Kaisar Abraxas akan merugikan nya. Anne tahu seberapa licik nya Kaisar Abraxas untuk mencapai keinginannya.


" Iya benar Kaisar Abraxas merupakan ayah kandung mu Sofia." ucap Anne akhirnya mengungkapkan kebenaran.


Kaisar Abraxas yang mendengar ucapan jujur Anne tersenyum senang karena akhirnya wanita itu mau mengakui bahwa dirinya adalah ayah anaknya.


Sedangkan di sisi lain Sofia yang mendengarnya terdiam dirinya melirik ke arah Kaisar Abraxas dengan pandangan sulit. Sebenarnya Sofia sedikit senang karena dirinya tahu siapa ayah kandung nya, tapi di sisi lain bingung mengapa mommy nya tidak bersama dengan ayahnya.


" Mommy, mengapa kita tidak tinggal bersama daddy?" tanya Sofia lagi.


Anne kali ini tersenyum mendengar pertanyaan Sofia.


" Sofia kamu belum cukup mengerti alasan mengapa mommy tidak tinggal bersama daddy mu. Tapi suatu hari nanti mommy akan memberitahu segalanya. Sekarang yang pasti kita tidak mungkin bisa bersama." ucap Anne menjelaskan dengan lembut supaya Sofia akan mengerti.


Kaisar Abraxas mengepalkan tangannya merasa marah dengan ucapan Anne yang mengatakan bahwa mereka tidak bisa bersama.


Tapi sebelum Kaisar Abraxas memprotes tiba-tiba.


" Saya ingin bicara berdua di luar dan saya meminta anda untuk tidak mengambil Sofia. Itu jika anda mau kalau tidak kita akan berada di sini selamanya." ucap Anne dengan nada mengancam.


Bahkan ketika sekelilingnya sudah ada prajurit tetap saja tidak meruntuhkan keberanian Anne.


" Baiklah, kita akan berbicara berdua saja." ucap Kaisar Abraxas yang kemudian setelah itu keluar dari kereta kuda.


Meninggalkan Anne dan Sofia yang hanya terdiam.


" Sofia, apa kamu bisa menunggu di sini sayang mommy hanya perlu bicara dengan Kaisar sebentar." ucap Anne meskipun dirinya sudah memberitahukan tentang siapa Kaisar Abraxas bagi Sofia.


Tapi tetap saja ada sikap kecanggunan jika memanggil Kaisar Abraxas dengan sebutan ayah Sofia.


Sofia hanya terus meremas tangan Anne merasa takut jika mommy akan pergi dan tidak akan kembali lagi.


" Tidak mau Sofia harus ikut juga." ucap Sofia bersikap keras kepala.


Anne mendengarnya menghela nafas nya sepertinya akan susah untuk membujuk Sofia.


" Sofia, mommy tidak akan lama berbicara dengan Kaisar. Jadi Sofia tetap berada di dalam kereta dan membaca buku bagaimana." ucap Anne memberikan tawaran karena Sofia sangat suka dengan cerita buatannya.


Sofia yang mendengarnya akhirnya menggangguk kepalanya dirinya sangat menyukai membaca buku cerita terutama tulisannya buatan mommy nya sendiri.


Setelah memastikan Sofia sudah aman akhirnya Anne keluar dari kereta kuda dan memperlihatkan Kaisar Abraxas yang sedang bersandar di salah satu pohon sambil memejamkan matanya.


Dengan....


Countine...