Third Life

Third Life
Kegilaan Kaisar Abraxas



Tetapi Kaisar Abraxas tidak membiarkan Anne pergi dari jangkauan nya dia menarik tangan nya.


Membuat Anne yang melihatnya menjerit karena Kaisar Abraxas tidak mau melepas tangannya.


" Lepaskan tangan anda, Yang Mulia. Anda mau membawa saya kemana?" tanya Anne memberontak.


Tetapi Kaisar Abraxas yang merupakan jenderal perang sekaligus pemimpin kekaisaran membawa Anne ke hutan berada di kediaman keluarga Count Reyes.


Kaisar Abraxas memasuki hutan sambil terus menarik tangan Anne. Suasana yang sepi membuat Kaisar Abraxas merasa tenang melepaskan tangannya dari Anne.


Anne yang merasa sudah bebas bernafas lega. Melihat sekeliling dimana hutan banyak pohon-pohon dan suara hewan malam mengisi suasana tenang di sini.


" Kenapa anda menarik saya, Yang Mulia. Bukannya masalah kita sudah selesai. Saya sudah memutuskan untuk tidak menerima cinta anda. Bisa kan saya pergi sekarang." ucap Anne datar sambil melangkahkan kaki berniat pergi.


Kaisar Abraxas yang tidak membiarkannya dengan cepat mendorong tubuh Anne ke belakang pohon.


" KAU GILA MENGAPA MELAKUKAN HAL INI. INGAT ANDA ADALAH KAISAR TIDAK SEHARUSNYA MELAKUKAN HAL SEPERTI SEORANG PENJAHAT." teriak Anne di depan Kaisar Abraxas.


Bukannya marah dan meninggalkan Anne sendirian malah Kaisar Abraxas semakin mengubah posisinya dengan kedua tangannya memeluk pinggangnya erat.


" Aku mencintaimu Anne dan sepertinya anda lupa bahwa SESEORANG YANG MENOLAK KAISAR AKAN MENDAPATKAN SESUATU BURUK DI KEHIDUPANNYA." ucap Kaisar Abraxas dengan keras di depan wajah Anne.


Anne mendengar suara keras Kaisar Abraxas setelah tidak lama mendengarnya tubuhnya seketika gemetar ketakutan mengingat memorinya sebelum kematiannya di kehidupan pertamanya.


Kaisar Abraxas yang mendengarnya sebenarnya merasa iba melihat ketakutan Anne. Tapi dirinya merasa marah dan sakit hati karena dengan kejamnya Anne menolak perasaannya.


Mendengar nya dengan cepat Anne menggelengkan meskipun dirinya ingin mengiyakan pertanyaan Kaisar Abraxas. Tapi dirinya tahu seberapa kejamnya beliau terhadap musuh-musuh nya jadi Anne takut bahwa suatu hari nanti terjadi sesuatu yang buruk kepada keluarga James. Anne tidak bisa memaafkan dirinya karena mengganggu kehidupan damai keluarga James.


Kaisar Abraxas yang mendengarnya berusaha menahan senyuman nya mengetahui tidak ada hubungan spesial antara Anne dan James.


Tapi Kaisar Abraxas harus berpikir cepat bagaimana cara Anne mau menjadi miliknya. Karena tidak bisa memikirkan rencana lain tiba-tiba saja Kaisar Abraxas kembali mencium bibir Anne.


Anne yang melihatnya berusaha memberontak dirinya tidak mau di cium oleh pria pernah menghancurkan hidupnya.


Sayangnya Kaisar Abraxas yang mempunyai refleks bagus langsung memegang kedua tangan Anne diletakkan di atas kepalanya sambil bibirnya terus mencium nya.


Meski Kaisar Abraxas tidak merasa bahwa Anne membalasnya. Tapi Kaisar Abraxas tidak mempedulikan itu karena keinginannya memiliki Anne jauh lebih besar daripada kewarasannya.


Jadi Kaisar Abraxas memindahkan bibirnya ke leher Anne dan mencium nya.


Anne yang mendapatkan serangan berusaha melepaskan diri. Tapi ternyata tenaga nya tidak bisa di banding kan dengan tubuh Kaisar Abraxas.


" Yang Mulia kita tidak bisa me... ah..." ucap Anne yang tiba-tiba mendesah karena Kaisar Abraxas secara tiba-tiba meremas gunung kembar di balik gaun nya.


" Aku sudah cukup lama untuk mendapatkan ini Anne, dan aku tidak bisa mendapatkan penolakan mu kali ini. Kau akan menjadi milikku hahahaha......


Countine...