
Anne sama sekali tidak menyangka banyak sekali tamu yang datang ke debutnya. Mengingat dulu semua orang hanya memandangnya dengan sebelah mata karena anak sebuah count.
Mungkin karena sekarang dirinya menjaga reputasi nya dengan baik. Apalagi dengan penyelamatan Kaisar Abraxas di perburuan membuat namanya semakin di seluruh kekaisaran.
" Puteri, apa mau berdansa dengan ayah." ucap Count Reyes sambil mengulurkan tangannya mengajak Anne berdansa bersama.
" Tentu suatu kehormatan telah memberikan dansa debut pertama ku adalah seorang count Reyes." ucap Anne sambil tersenyum jahil.
Count Reyes yang mendengarnya langsung tertawa sebelum kemudian mengajak Anne ke tengah aula pesta.
Sebelum kemudian Anne dan Count Reyes berdansa bersama-sama. Semua tamu melihatnya dengan tatapan iri bercampur kagum karena jarang sekali memiliki hubungan baik antara anak dan ayah.
Karena bagi bangsawan anak perempuan hanya dianggap lemah tidak bisa memenuhi kewajibannya sebagai kepala keluarga. Anak perempuan bangsawan hanya di jadikan sebagai alat pertunangan yang bisa membuat kekayaan keluarga tersebut besar.
Count Reyes memandang Anne yang sudah dewasa dirinya tidak menyangka karena berhasil membesarkan kedua anak perempuan luar biasa. Walaupun banyak sekali yang memandangnya sebelah mata karena tidak memiliki ahli waris laki-laki. Tapi bagi Count Reyes kedua anaknya merupakan cahaya baginya menemaninya di tengah keluarga kecilnya bersama isterinya.
Musik pun berhenti Anne dan Count Reyes menghentikan dansanya saling membungkuk hormat sebelum kemudian berjalan ke pinggiran tengah pesta.
Count Reyes memegang bahu Anne sambil memandangi para gadis seusia Anne berdansa bersama.
" Apa kau mau bertemu dengan mereka?" tanya Count Reyes sambil tersenyum.
Tapi Anne menggelengkan kepalanya dirinya tidak mau berurusan dengan para Lady apalagi setelah rumor kedekatannya dengan Kaisar Abraxas.
Count Reyes menghela nafasnya mengetahui Anne tidak mau berbicara dengan orang lain.
Anne melihat ke arah ibunya Countess Reyes yang sedang berbicara dengan seorang Duchess. Dirinya menyadari bahwa yang dikatakan ayahnya benar ia tidak bisa mengecewakan ibunya sudah berusaha membuat pesta debut terbaik untuk nya.
" Kau benar jadi Lizzy akan melakukan nya." ucap Anne yang berjalan maju memasuki pesta.
Count Reyes yang mendengarnya hanya bisa memandang Anne dari jauh. Tapi tiba-tiba saja ada seseorang yang menghampiri Count Reyes.
" Selamat malam Count Reyes, apa anda mempunyai sedikit berbicara dengan saya." ucap seseorang yang suaranya terdengar seperti perintah.
Count Reyes yang mendengarnya hanya berdiri kaku sebelum menggangguk kepalanya mengiyakan perintah pria asing itu sambil melihat dengan pandangan hormat.
Sedangkan di sisi lain Anne sedang melihat mencari seseorang yang cocok untuk diajak berbicara. Tapi bertapa terkejutnya Anne melihat Tania yang berdiri di tengah pesta sambil meminum segelas sampanye di tangannya.
Anne mengerutkan keningnya bukannya pesta debut nya dan Tania hampir bersamaan mengapa gadis itu berada di sini lagipula dia juga tidak mengundang nya ke sini.
Anne mengepalkan tangannya berusaha untuk tidak tersulut emosi dengan keberadaan Tania.
Karena sudah tidak mood untuk menikmati pesta akhirnya Anne berjalan keluar menuju taman.
Anne duduk di pinggiran air mancur sambil membuka suaranya sebelum kemudian....
Countine...