
"Hampir jam 9. Tapi Angela belum muncul juga dari tadi. Kemana sih dia, apakah begiru lama hanya menunggu bus. Sebentar, bus seharusnya sudah sampai terminal 10 menit yang lalu dan Angela juga seharus nya sudab sampai sekarang. Lalu dia kemana?", pikiran Carlos mencoba menerka-nerka keberadaan Angela
"Lebih baik aku menunggu nya di ruangan", Carlos kemudian masuk ke dalam lift menuju ruangan nya,
Seperti biasa pintu lift akan terbuka dan tentu nya sudah ada banyak karyawan yang menunggu di luar untuk menyapa Carlos sang pimpinan Perusahaan.
"Apa kamu mendengar, barusan ada kecelakaan di seberang kantor kita dan kalau tidak salah dengar itu adalah Sekertaris Angela", bisik seorang karyawan
Carlos melewati karyawan itu dan tak sengaja mendengar perkataan nya yang membuat Carlos berhenti dan berbalik menatap karyawan tersebut dan membuat karyawannya itu berhenti berbicara dan menundukkan kepalanya.
"Apa yang barusan kamu bilang? Coba ulangi sekali lagi?", ucap Carlos
"Eh anu pak, itu saya dengar dari orang bahwa sekertaris Angela mengalami kecelakaan saat ingin menyeberangi jalan menuju kantor", jelas nya dengan gugup
"Hah apa kamu bilang? Angela kecelakaan? Dimana dia sekarang?", tanya Carlos tergesa-gesa
"Orang bilang sekertaris Angela di bawa ke rumah sakit terdekat oleh seorang laki-laki, tapi...", belum habis ucapan karyawan itu Carlos segera berlari keluar
"Ada apa dengan Pak Carlos? Kelihatan nya dia sedang perhatian dengan Bu Angela", desas-desus gosip mulai tersebar di kantor semenjak itu
Carlos berlari menuju parkiran mobil nya dan segera mengendarai nya menuju rumah sakit. Jantung nya kini berdegup kencang ada rasa khawatir dalam hati nya terhadap Angela, pikiran nya sekarang entah kemana, di selimuti rasa bersalah karena telah meninggalkan dan membiarkan Angela naik bus.
Carlos terus saja menyalahkan diri nya sendiri atas kejadian yang menimpa Angela, jika saja dia mengajak Angela untuk berangkat bersama dengan nya mungkin saja Angela tidak akan mengalami kecelakaan, pikir nya.
🌸🌸🌸
"Pasien yang bernama Angella di rawat di ruangan mana ya sus?", tanya Carlos pada resepsionis,
"Sebentar ya pak saya cek dulu. Oh Nona Angela ada di ruangan Mawar 2 pak", sambil menunjukkan arah ruangan,
"Iya pak sama-sama", meletakkan tangan di dada nya,
Dengan berlari Carlos melewati beberapa ruangan dan berhenti tepat di ruangan yang bertuliskan nama bunga yang berduri itu ruangan mawar 2. Setelah merasa bahwa itu adalah ruangan nya Angela Carlos segera masuk ke dalam, membenarkan nafas nya yang masih terengah-engah.
"Seorang laki-laki? Siapa dia?", Carlos mengernyitkan kening nya
"Pak Carlos! Kenapa Anda di sini?", sapa Angela setelah melihat Carlos masuk ke dalam ruangan nya,
"Kamu jangan kegeeran dulu, saya hanya ingin berlaku baik pada karyawan saya. Saya tidak sejahat pikiran kalian", balas nya
"Kak Carlos!", ucap William setelah mereka mulai diam
"Maksud kamu? Apakah saya mengenal mu?", Carlos sedikit heran karena dia di panggil kakak oleh pria yang tak di kenal nya
"Kakak lupa sama aku? Oh ya benar saja kita sudah hampir belasan tahun tidak bertemu. Wajar saja jika kakak tidak ingat denganku", William berjalan mendekati Carlos yang diam terpaku di tempat
"Ka..kamu, William?", ucapnya dengan gagu,
"Iya, aku adik mu William Starbuck", ucap nya sambil menyunggingkan senyum,
"Bagaimana kamu bisa ada di sini? Dan bagaimana kamu bisa bersama dia?", sambil menunjuk ke arah Angela yang tengah berbaring sambil memainkan ponsel nya,
"Ah itu rahasia kami berdua, benarkan Angela?", William memicingkan sebelah mata nya pada Angela,
"Ya benar sekali", jawab nya dengan senyum