Suffering Becomes Happiness

Suffering Becomes Happiness
bab 57



   Sedangkan di tempat lain, Icha dan Adit yang berada di lokasi penemuannya yaitu bangkai pesawat yang jatuh di dalam hutan tersebut yang mengetahui akan datanglah hujan, maka keduanya tidak kalah paniknya.!


   Karena memang Mereka berdua tidak membawa alat pelindung, layaknya para tim pencari yang telah disebutkan tadi...


   "Maka di sela-sela kepanikan Mereka kemudian Icha berkata kepada Adit...!"


"Aduh....!!  Hujan Dit.!!  Gimana nih.!? Kita harus berlindung di mana Dit.?? Hujannya lebat lagi.!!  Kita harus cari perlindungan nih.!!  kalau nggak, maka kita basah dan kedinginan di hutan ini.!!  Aduh....!!  Gimana dong Dit.??" 


   Ucap Ica kepada Adit dengan nada panik.


   Kemudian Adit menjawab....


"Tenang Icha.!! Tenang dong.!!  Jangan panik gitu.!?  Coba lihat deh.!!  Kita nggak usah bingung-bingung cari tempat berlindung.!!  Di sini kan ada.!!  Tuh lihat.!!


*Ucap Adit sembari menunjuk ke badan pesawat itu.*


Kita kan bisa masuk ke dalam ruang kemudi pilot di badan pesawat itu.!!  Di sana kita akan aman Icha.!!  Karena ruang kemudi itu kayaknya nggak rusak deh....!!  Lagi pula lengkap dengan penutup dan pintunya.!!  Jadi sebaiknya kita berlindung di sana aja.!!  Gimana Icha.??"


   Tanya Adit kepada Icha.


   Kemudian Icha menjawab....


"Ih...!! Nggak ah...!!  Serem ah....!!  Masa kita masuk ke dalam ruang pilot itu.!?  Gue takut deh.!!  Sebaiknya kita mencari tempat lain aja Dit.!!"


   Ucap Ica kepada Adit dengan nada ketakutan.


   Kemuliaan Adit berkata lagi kepada Icha....


"Udahlah Icha.!!  Kita harus mencari tempat yang mana lagi.!!  Udahlah.!!  Buang rasa ketakutan lu itu.!!  Elu nggak usah halu deh.!!  Jadi menurut gue, tempat inilah yang aman untuk kita berlindung dari hujan ini.!! Udahlah....!!  Elu nggak usah panik dan ketakutan gitu deh.!!  Udahlah...!! Percaya ama gue.!!  Ayo cepat masuk.!!  Ntar kita basah kuyup nih..!!"


   Ucap Adit kepada kekasihnya tersebut sembari cepat-cepat mengajaknya dengan menarik tangannya, dan segera membuka pintu ruang kemudi pesawat tersebut, lalu kemudian mereka berdua segera masuk ke dalamnya, dan mereka pun aman dari hujan yang turun sangat deras di hutan itu.


   Memang hujan yang turun saat itu sangat deras sekali...


Selain itu, turunnya hujan tersebut juga sangat lama.


Sedangkan waktu turunnya hujan itu menunjukkan pukul 15.00 sore.


Dan bukan hanya hujan lebat saja yang turun saat itu, akan tetapi petir juga silih berganti melengkapi dengan turunnya hujan saat itu.....


Setelah beberapa waktu lamanya mereka menunggu berhentinya hujan tersebut, hujan itu pun tidak kunjung reda.


Maka tidak terasa mereka berdua tertidur di dalam ruang pilot di badan pesawat itu.


   Setelah beberapa saat mereka tertidur di ruang pilot di badan pesawat tersebut, maka Icha bermimpi....


Di dalam mimpinya tersebut, Icha melihat ada sesosok bayangan laki-laki dengan berpakaian seorang pilot yang datang menghampirinya. Seorang laki-laki tersebut kemudian berkata kepada Icha.


Dalam pembicaraannya tersebut, laki-laki itu meminta tolong kepada Icha, agar Icha menyampaikan amanah berupa pesan yang harus disampaikan kepada keluarganya.


Mendengar kata-kata atau pesan dari laki-laki tersebut, kemudian Icha bertanya dengan rasa penasaran, bahwa amanah atau pesan apakah yang harus ia sampaikan kepada keluarga laki-laki tersebut...


Kemudian laki-laki itu berkata kepada Icha, bahwa di bawah kursi pilot yang ia duduki itu ada sepucuk surat dan lain-lain.


Di mana di dalam surat tersebut terdapat sebuah nama dan alamat dari sang laki-laki tersebut.


Maka surat itulah yang dimaksud oleh sang laki-laki itu di dalam mimpinya, agar disampaikan kepada keluarga sang laki-laki itu oleh Icha.


Hal itu tentu saja membuat Icha bingung dan merasa tidak percaya, karena di dalam mimpi tersebut Icha tidak pernah melihat atau mengenal laki-laki tersebut.


Kemudian Icha bertanya kepada sang laki-laki itu, bahwa siapakah dia sebenarnya....


Maka sang laki-laki itu menjawab pertanyaan Icha, bahwa dia adalah pilot dari pesawat yang jatuh itu....


Dan setelah laki-laki itu menjelaskan siapa dirinya, maka kembali sekali lagi dia memohon dengan sangat kepada Icha, untuk menyampaikan pesannya itu agar benar-benar menyampaikan apa yang telah diamanatkan kepada Icha, bahwa surat yang ada di dalam jok di bawah kursi kemudi pilot tersebut agar betul-betul disampaikan kepada keluarganya....


Dan Tak lama kemudian, Icha mengigau dalam mimpinya tersebut.


Ia mengira bahwa kejadian tersebut benar-benar nyata, karena di dalam mimpinya, laki-laki itu betul-betul nyata dan jelas dengan berbicara dengannya.


Dan pada saat Icha mengigau, maka Adit yang mendengar dan mengetahui hal itu segera bangun dari tidurnya.


Adit segera membangunkan Icha yang terus mengigau dalam mimpinya tersebut....


Icha terus menerus memanggil orang tersebut dengan rasa penasaran, karena Icha menganggap, Icha belum begitu jelas dan puas dalam pembicaraannya dengan sang laki-laki itu.


Dan dalam dialog itu pun mereka berdialog dengan bahasa asing, yaitu mereka menggunakan bahasa Inggris.


Maka di saat Icha mengigau itu pun Icha memakai bahasa Inggris.


   Setelah Icha dibangunkan oleh Adit, maka Icha segera bangun dari tidurnya...


Kemudian setelah ia terbangun, Icha menoleh ke kanan dan ke kiri dengan wajah kebingungan seperti mencari sesuatu.


Maka Adit yang mengetahui hal tersebut, kemudian Adit bertanya kepada Icha.


   Adit berkata....


"Ada apa Icha.??  Kok elu seperti orang kebingungan mencari sesuatu.!! Emangnya apa yang lu cari Icha.??"


   Tanya Adit kepada Icha dengan rasa penasaran.


   Lalu Icha berkata dengan kebingungan....


"Mana Adit.??  Mana orang itu.!? Mana Dit.??  Tadi dia ada di sini.!! sekarang kok gak ada sih....!!  Ke mana dia Dit.??  lu lihat nggak.!?  Ke mana orang itu.!?"


   Ucap Icha kepada Adit dengan nada setengah kebingungan.


   Adit yang mengetahui kekasihnya tersebut kebingungan seperti itu, maka Adit segera menenangkannya.


   Adit berkata kepada Icha....


"Tenang Icha.!!  tenang.!!  Tenang dulu.!!  Ada apa Icha.??  Coba jelasin ke gue.!!  Emangnya siapa yang lu cari.??  Kok kayaknya lu seperti kebingungan gitu sih...!!  Coba tenang dulu.!!  Dan jelasin semuanya ke gue.!!"


   Ucap Adit kepada Icha dengan penasaran sembari memberikan air minum kepadanya, dan menyuruhnya meminum air tersebut agar Iya lebih tenang.


   Lalu Tak lama kemudian, Icha pun meminum air yang diberikan oleh Adit kepadanya.


Lalu sesaat kemudian Icha terdiam sesaat dan mulai tenang.


Lalu kemudian Icha mengatur nafasnya pelan-pelan....


Dan setelah Icha sadar sepenuhnya, maka Adit kembali bertanya kepadanya.


   Adit bertanya kepada Icha....


"Nah....!! Sekarang lu udah tenang kan.!?  Jadi gue mohon.!!  Sekarang lu jelasin ke gue semuanya.!!  Karena gue lihat, elu tadi ngigau deh...!! Kayaknya lu memimpikan sesuatu.!! Jadi apa sebenarnya yang terjadi.?? Elu mimpiin apa sih.??  Coba sekarang jelasin ke gue.!!  Gue akan ngedengerin semua cerita elu Icha.!!"


   Ucap Adit kepada kekasihnya tersebut.


   Lalu Tak lama kemudian, Icha segera menceritakan semuanya kepada Adit tentang semua mimpinya tersebut.


   Icha berkata....


"Begini Dit....!!  Sebenarnya gue tadi itu bermimpi.!!  Dan dalam mimpi gue tersebut terlihat dengan jelas, ada seorang laki-laki muda yang berpakaian pilot.!!  Laki-laki tersebut menghampiri gue, dan tepat berada di samping luar di dekat pintu pesawat ini.!!  Dan laki-laki tersebut berdialog ama gue dengan jelas, bahwa laki-laki itu meminta tolong ama gue.!!  Dan dalam nada bicaranya, laki-laki tersebut sangat amat membutuhkan pertolongan gue.!!  yaitu:  dia berpesan agar gue menyampaikan amanah atau pesan dari laki-laki itu, agar pesan tersebut disampaikan kepada keluarganya.!!  Dan gue di dalam mimpi tadi itu kebingungan dan penasaran, antara percaya dan tidak percaya.!!  Karena gue sendiri belum pernah mengenal atau melihat laki-laki tersebut.!!  Dan laki-laki itu pun berwarganegaraan asing.!!  Dan dalam pembicaraan gue dan laki-laki itu juga memakai bahasa Inggris tadi.!!  Jadi dalam rasa penasaran gue di mimpi itu, gue bertanya secara detail bahwa siapakah gerangan laki-laki itu.!!  Dan setelah gue bertanya, maka laki-laki itu memberitahukan ke gue, bahwa dia adalah sang pilot yang membawa pesawat dan yang terjatuh di hutan ini, dan yang kebetulan saat ini kita tempati.!!  Akan tetapi rasa penasaran gue tidak cukup sampai disitu aja.!!  Jadi gue bertanya kepada laki-laki tersebut, amanah dan pesan apakah yang harus gue sampaikan kepada keluarganya.!!  Lalu dia menjawab, bahwa gue harus menyampaikan surat yang ada di bawah kursi yang gue tempati ini, atau tepatnya di dalam jok bawah kursi yang sekarang gue duduki.!!  Dan dia juga bilang, bahwa yang ada di dalam atau di bawah kursi yang gue duduki ini tidak hanya surat, tapi ada juga barang-barang lain.!!  Tapi yang terpenting dia berpesan kepada gue,  yang harus gue sampaikan kepada keluarganya yaitu:  isi dalam surat tersebut.!!  dan setelah dia selesai menyampaikan pesan itu, maka tiba-tiba dia menghilang.!!  Dan seiring dengan itu, lalu gue memanggil orang tersebut.!!  Karena gue merasa pertanyaan gue belum detail terhadap laki-laki itu.!!  Dan dia menghilang begitu aja.!!  Maka sontak aja gue langsung memanggil-manggil laki-laki itu dan mencarinya


!! Bersamaan itu juga, rupanya elu tadi ngebangunin gue.!!  Dan setelah gue dibangunin ama lu tadi, rupanya gue sadar bahwa tadi itu gue sebenarnya adalah bermimpi, walaupun mimpi tersebut sangat nyata dan jelas.!! Jadi itulah mimpi gue tadi itu Dit.!!  Makanya kata elu gue tadi itu mengigau.!!  Jadi sebenarnya gue itu tadi memanggil dan mencari orang tersebut.!!"


   Ucap Icha kepada Adit.