Suffering Becomes Happiness

Suffering Becomes Happiness
bab 53



   Setelah mereka berdua merasa kenyang, maka tak lama kemudian Adit segera mengumpulkan akar-akar kayu yang berada di dalam hutan tersebut.!


   Kemudian akar-akar kayu itu diikatkan ke antara pohon satu dan pohon yang lain, dan membentuk tempat tidur yang bergantung, karena mereka berdua malam itu harus beristirahat di hutan tersebut.!


   Maka Adit membuat dua buah tempat tidur untuk mereka berdua, yang berada diantara kanan dan kiri dari sebuah api unggun yang berada di tengah-tengah ikatan tali yang dibuat khusus untuk tempat tidur mereka itu.!


   Maka setelah Adit mengumpulkan banyak akar-akar kayu tersebut, kemudian Icha membantu membuat tempat tidur tersebut.!


   Karena bagaimanapun juga mereka merasa tidak akan mungkin tidur di bawah, karena kawasan tersebut agak rimbun dan banyak semak belukar, dikhawatirkan mereka terkena serangan binatang-binatang yang berbisa seperti ular dan lain-lain.!


   Jadi mereka berinisiatif, untuk membuat tempat tidur dengan cara tidur di atas tali yang diikatkan di antara batang pohon di hutan tersebut, dengan tetap menyalakan api unggun.!


   Adit mengumpulkan akar-akar kayu tersebut, dengan bermodalkan pisau yang di bawanya...


   Sedangkan jarak ketinggian tempat tidur tersebut dari tanah ialah:  kurang lebih 2 meter.!


   Jadi dengan ketinggian tersebut, mereka akan lebih aman tidur di atas tali tersebut ketimbang tidur di bawah...


   Apalagi mereka tetap menyalakan api unggun yang dibakarnya tersebut, tentu saja api unggun itu banyak fungsinya bagi mereka.!


   Karena selain dengan menghangatkan badan mereka, api unggun itu berfungsi sebagai pengaman dari mereka, terutama dari serangan binatang-binatang buas.!


   Walaupun di tempat itu tidak ada harimau karena hutan tersebut adalah hutan lindung, akan tetapi yang mereka khawatirkan adalah serangan dari binatang-binatang yang berbisa seperti ular, kelabang, ataupun kalajengking.!


   Maka dengan alasan itulah, mereka berinisiatif untuk tidur di atas, dengan membuat tempat tidur dari akar kayu yang diikatkan ke pepohonan di hutan tersebut.!


   Setelah mereka berdua selesai membuat tempat tidur tersebut, maka kemudian Adit segera mencari ranting-ranting kayu kering di hutan tersebut, kemudian ditambahkannya ke api unggun yang tadi dibakarnya itu.!


..Hal itu Ia lakukan, untuk membuat api unggun itu sendiri bertambah besar dan bertambah lama, agar mereka berdua bisa beristirahat dengan tenang.!


   Dan setelah api unggun itu sudah ditambahkan dengan kayu-kayu kering, kemudian Icha dan Adit segera naik ke atas tali ataupun tempat tidur yang telah dibuat oleh mereka berdua tadi itu.!


   "Lalu kemudian, mereka berdua segera beristirahat dengan tenang di hutan tersebut.!


   Sedangkan di tempat lain, tim "BNPB" ataupun tim dari om Robert yang mencari mereka berdua di dalam hutan tersebut, mereka segera berkumpul dan memutuskan, agar menghentikan sementara dalam pencariannya.!


   Hal tersebut diambil, karena mereka semua selain belum berhasil mencari keduanya, ditambah lagi waktu sudah tidak memungkinkan bagi mereka, untuk meneruskan pencariannya, karena waktu memang sudah agak larut malam...


   Maka kedua tim tersebut segera keluar dari dalam hutan, dan menghentikan sementara pencariannya.!


   "Mereka memutuskan akan kembali melakukan pencarian besok pagi.!"


  Maka setelah mereka semua berembuk, lalu kedua tim tersebut segera keluar dari hutan tersebut.!


   Sedangkan di tempat perkemahan, seluruh Mahasiswa termasuk ke 4 orang teman Icha dan yang lainnya, mereka masih menunggu kabar dari tim pencari yang berada di dalam hutan tersebut...


   Mereka berharap-harap cemas, dan tetap menanti kabar dari tim pencari tersebut...


   Dan ditambah lagi kecemasan tersebut ialah: tim pencari yang mencari keduanya di dalam hutan itu, sudah memasuki hampir tengah malam, namun kabar tentang ditemukannya dua orang teman mereka tersebut belum juga didapatkan.!


   Sedangkan para wartawan yang meliput kejadian tersebut di tempat itu, terus mengupdate kabar tentang kejadian itu...


   Setelah beberapa saat kemudian, di saat semua orang yang berada di tempat perkemahan tersebut diliputi rasa khawatir dan kebingungan, maka tiba-tiba muncul dari dalam hutan, semua tim yang terdiri dari "BNPB" maupun tim dari om Robert.


Mereka semua berjalan keluar dari hutan tersebut, menuju ke tempat mereka atau tempat perkemahan itu.!


   Maka semua yang ada di tempat perkemahan tersebut, termasuk para Mahasiswa dan teman-teman Icha sendiri yang mengetahui mereka menuju ke tempat itu, dengan tanpa membawa Icha dan Adit, maka tangis mereka pecah saat itu.!


   Mereka membayangkan, betapa sengsaranya kedua teman mereka tersebut di dalam hutan itu...


   Dan yang paling membuat mereka khawatir teramat sangat iyalah; karena mereka berdua tidak paham akan keadaan hutan itu sendiri.!


   Dan mereka juga berpikir, jangan-jangan mereka mengalami hal yang buruk di dalam hutan sana.!


   Jadi hal itulah yang membuat semua Mahasiswa terutama keempat teman Icha dan Adit, merasakan kesedihan yang sangat mendalam...


   "Setelah semua tim pencari tersebut sampai ke tengah-tengah mereka ataupun ke tempat perkemahan tersebut, maka seluruh wartawan menanyakan tentang pencarian mereka kepada om Robert selaku pimpinan dari tim tersebut.?"


   "Maka om Robert segera memberikan klarifikasi kepada para wartawan tersebut.!"


   Dalam keterangannya, om Robert dan tim "BNPB" yang bertugas mencari keberadaan Icha dan Adit di dalam hutan tersebut, dinyatakan belum berhasil.!


   Dan semua tim memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian, dikarenakan waktu sudah tidak memungkinkan untuk meneruskan pencariannya.!


   Dan om Robert juga bilang, bahwa pencarian akan dilakukan kembali besok pagi.!


   "Maka setelah mendengar dan melihat kabar dari televisi tersebut, Pak Hartono dan ibu Sumiatun bertambah khawatir dan merasakan kesedihan yang amat mendalam, karena mengetahui keduanya belum ditemukan juga.!!"


   "Terutama yang amat sangat merasakan kesedihan itu adalah Ibunda dari Icha yaitu "Ibu Sumiatun.!!"


   Beliau sangat mengkhawatirkan putrinya tersebut, dan Dia merasa kejadian tersebut sangat menyayat hatinya...


   Hal itu Ia dirasakan, karena kejadian tersebut tidak terjadi di Negaranya, melainkan terjadi di Negara asing yaitu "Amerika serikat.!"


   Dan ditambah lagi, kesedihannya tersebut disebabkan karena beliau sendiri tidak bisa melakukan apa-apa, untuk membantu Putrinya tersebut.!


  


   "Maka kemudian ibu Sumiatun berkata kepada suaminya...!"


"Aduh....!!  Bagaimana ini mas.!?  Icha belum ditemukan juga.!!  Saya sangat khawatir sekali dengan Icha mas.!! apa yang harus kita lakukan mas.!? Aduh....!!  Kok jadi gini sih.!!"


   "ucap ibu Sumiatun kepada Suaminya, dengan nada yang amat sedih.


   "Kemudian Pak Hartono menjawab...!"


"Tenang Bu....!!  Iya. Saya mengerti kesedihan ibu.!!  Dalam hal ini, bukan Ibu saja yang sedih.!!  Saya juga sangat merasakan kesedihan yang mendalam, atas kejadian ini.!!  Tapi... Ibu harus tenang.!!  Kita serahkan saja kepada "Allah".!!  Karena satu-satunya yang harus kita lakukan dalam hal ini, ialah berdoa kepada "Allah".!!  Dan meminta kepadaNya. Supaya mereka berdua bisa selamat, dan bisa ditemukan.!!  Icha tidak sendiri kok.!!  Dia tersesat bersama Adit. Dan mereka kita tahu bukan Anak kecil, tapi mereka adalah Anak-anak yang pintar dan cerdas.!!  Jadi... Saya yakin. Mereka berdua pasti bisa mengatasi kejadian yang mereka alami di dalam hutan itu.!!  Jadi saya mohon kepada Ibu, jangan terlalu khawatir.!!"


  "ucapan pak Hartono kepada Istrinya tersebut, dengan nada menenangkan.!"


   Lalu Pak Joko dan ibu Sumarni yang kebetulan memang ikut menonton televisi tersebut, Mereka juga ikut merasakan kesedihan itu.!


   "Karena bagaimanapun juga, Icha adalah keponakannya sendiri..."


   "Kemudian Mereka berdua berkata kepada Pak Hartono dan ibu Sumiatun...!"


"Sudahlah Dek...!!  Kamu harus tenang.!!  Betul apa yang dikatakan Suamimu itu tadi.!!  Yang merasakan kesedihan ini, bukan hanya Adik saja.!!  Tapi, kami semua merasakannya.!! Tapi untuk menghadapi semua ujian ini, kita harus tenang dan tabah.!!  Dan satu-satunya cara untuk membantu keduanya tersebut, maka kita harus berdoa kepada "Allah", dan meminta keselamatan kepadanya, agar mereka segera bisa ditemukan dengan selamat. Di dalam hutan tersebut.!!  Jadi... Kami sangat setuju dengan pendapat Suamimu tadi.!!  Jadi kakak harap, Adik jangan terlalu larut dalam kesedihan.!!  Sebaiknya, kita memperbanyak doa saja.!!  Iya akan mas.??"


   "ucap ibu Sumarni kepada Suaminya yaitu Pak Joko.!"


   "Kemudian Pak Joko menjawab...!"


"Iya. Benar.!!  Saya setuju semua itu.!!  Karena menurut Saya, apa yang tidak mungkin, bisa saja terjadi.  Kalau memang "Allah" berkehendak.!!  Maka... Satu-satunya jalan saat ini ialah: kita memperbanyak doa saja.!!


  "ucap pak Joko kepada semuanya dengan nada tenang.!"


   "Sedangkan orang tua dari Adit, juga tidak kalah merasakan kepanikan itu.!"


   Walaupun mereka tahu bahwa di sana ada saudara dari papanya Adit yaitu om Robert, tapi dengan adanya kejadian tersebut, rupanya cukup membuat mereka semua "Shock" mendengarnya.!


   Dan kepanikan mereka semua, sama seperti kepanikan yang dirasakan oleh Pak Hartono dan ibu Sumiatun...


   Mereka juga sama-sama berharap, agar keduanya cepat-cepat ditemukan dengan selamat.!


   Dan kebetulan saat itu om Robert yang sebelumnya ditelepon oleh pak *Mario" Papanya Adit tidak tersambung lantaran om Robert sendiri berada di kawasan hutan.!


   Maka setelah mengetahui om Robert keluar dari hutan dan sudah berada di kawasan lapang, maka pak Mario segera menelponnya.!


   "Dan komunikasi mereka-pun tersambung..."


   Lalu kemudian, mereka berdua saling berbicara...


   Pak Mario dalam kepanikannya tersebut, menanyakan tentang kabar dari Anaknya yang tersesat di hutan itu?


.


   "Maka om Robert menjawab


pertanyaan saudaranya tersebut sembari meminta maaf, karena telah merasa bersalah atas kejadian itu.!


   Dan Beliau juga mengatakan, bahwa pencarian dihentikan sementara, karena waktu tidak memungkinkan untuk melanjutkannya...


   Tetapi om Robert juga mengatakan kepada saudaranya tersebut, bahwa besok pagi pencarian akan dilakukan kembali.!


   Dan om Robert berjanji, akan menemukan keduanya di dalam hutan tersebut.!


   Maka pak Mario berkata kepada om Robert dengan sungguh-sungguh, dan meminta tolong agar pencarian keduanya segera dilakukan, dan berusaha dengan sekuat tenaga agar mereka berdua cepat ditemukan.!!


   "Lalu om Robert menyanggupi kata-kata yang bernada tekanan dari saudaranya tersebut..."