Suffering Becomes Happiness

Suffering Becomes Happiness
bab 50



   Setelah beberapa waktu berlalu, maka Panitia segera membangunkan mereka semua dalam istirahatnya, karena memang waktu sudah menunjukkan pukul 04.30 pagi waktu setempat.!


   Alasan Panitia membangunkan mereka ialah:  agar mereka semua terutama yang beragama Muslim untuk segera menunaikan Salat Subuh.!


   "Lalu setelah itu, mereka disarankan agar segera memasak.!"


   Dan  setelah mereka semua dibangunkan, maka semuanya bersiap-siap untuk mengerjakan apa yang telah disarankan oleh Panitia tersebut, tak terkecuali dengan Icha beserta Adit dan teman-temannya.!


   Mereka segera bersiap-siap untuk melaksanakan Salat "Subuh," karena mereka memang beragama Muslim...


   Dan setelah mereka semua selesai menunaikan Salat "Subuh," lalu Icha dan teman-temannya segera bersiap-siap untuk memasak.!


   Setelah seluruh para Mahasiswa dan para Dosen berikut segenap Panitia tersebut sudah selesai memasak, maka mereka segera makan bersama kelompoknya masing-masing.!


   Lalu setelah itu, Panitia segera mengumumkan kepada seluruh para Mahasiswa di tempat itu, agar sebentar lagi tepat pukul 07.30 waktu setempat, mereka disarankan untuk memasuki hutan yang tepat berada di depan tempat mereka berkemah tersebut.!


   Dan hal itu, memang sudah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh segenap Panitia sebelumnya...


   Jadi Icha dan kawan-kawannya segera bersiap-siap, karena memang waktu yang ditentukan tersebut masih belum sampai ke waktunya.!


   Jadi mereka setelah makan pagi tersebut,aka Mereka segera membereskan barang-barang bekas Mereka, setelah Mereka selesai makan pagi di kelompoknya tersebut.


   Setelah beberapa saat kemudian, maka waktu yang ditentukan tersebut sudah sampai juga, yaitu tepat pukul 07.30 waktu setempat.!


   Maka seluruh Mahasiswa-mahasiswa tersebut dikumpulkan di tengah-tengah lapangan, lalu segenap para Dosen dan Panitia memberikan arahan dan bimbingan kepada Mereka semua, terkait dengan kegiatan yang akan dilakukannya tersebut, yaitu menelusuri atau jalan-jalan di hutan yang dimaksud.!


   Para Dosen berpesan, agar Mereka tetap mematuhi peraturan, dan berhati-hati.!


   Serta tidak lupa para Dosen juga memperingatkan kepada seluruh Mahasiswa-mahasiswa tersebut, agar tetap berkelompok dengan kelompoknya masing-masing, agar Mereka tidak gampang tersesat di hutan tersebut.!


   Dan memang hutan itu sendiri, kalau dari arah masuk atau sebelah luar di dekat tempat Mereka berkemah itu, memang hutan itu tidak begitu lebat.!


   Akan tetapi hutan tersebut tambah masuk ke dalam, maka hutan tersebut bertambah lebat.!


   Maka dengan alasan itulah, Mereka diingatkan oleh para Dosen, untuk berhati-hati, dan agar jangan terlalu jauh masuk ke dalam hutan tersebut.!


   "Karena mereka tidak mengenal medan tersebut..."


   Selain mendapat arahan seperti itu, seluruh Mahasiswa-mahasiswa itu juga disarankan, untuk membawa perlengkapan-perlengkapan mereka masing-masing.!


   Diantaranya alat-alat kesehatan, seperti "P3K," ataupun yang lain.!


   Dan juga tidak lupa, para Dosen dan Panitia memperingatkan kepada mereka semua, agar nanti tepat pukul "13.00" waktu setempat, Mereka semua harus sudah berada di tempat semula, atau di tempat kemah Mereka.!


   "Dan setelah selesai Mereka mendapat arahan tersebut, maka seluruh Mahasiswa dari masing-masing kelompok, segera menuju ke arah hutan tersebut, dan memulai petualangannya dengan memasuki hutan itu..."


   Sedangkan Icha sendiri, Dia bersama teman-temannya termasuk Adit, juga mulai menuju ke arah hutan itu, dan mulai memasukinya.!


   Dan setelah semuanya masuk ke dalam hutan tersebut, maka Mereka segera bertebaran di hutan itu, sesuai dengan kelompoknya masing-masing, dan sesuai dengan arahan dari para Dosen dan Panitia sebelumnya...


   "Mereka-pun segera menikmati suasana hutan tersebut, dengan segala keindahan hutan itu sendiri..."


   Yang mana di hutan tersebut, banyak dari jenis burung-burung yang indah, dengan kicauan-kicauannya yang merdu yang terdapat di tempat itu...


   Setelah beberapa waktu kemudian, Mereka yang berada dalam hutan tersebut, maka jarak dari Mereka ataupun dari kelompok 1 ke kelompok yang lainnya mulai merenggang.!


   Hal itu terjadi, karena di antara mereka dalam penelusurannya tersebut, atau petualangan antara masing-masing antara Mereka tidak sama...


   Mereka ada yang fokus dengan jenis-jenis kayu dan tumbuhan yang ada di hutan itu, dan ada juga yang fokus kepada suasana di hutan, termasuk berbagai macam jenis burung, dengan segala keindahan dan kemerduan kicauannya yang ada di hutan itu...


   Apalagi bagi mereka yang memang lagi berpasangan atau berpacaran, maka suasana tersebut sangatlah cukup menarik bagi Mereka untuk menikmatinya, terutama bagi Icha dan Adit...


   Di dalam kelompok Mereka, sudah jelas mengenai teman-teman Mereka sendiri, yaitu:  "Rebecca"  "Anggun" "Fitriani" dan "Melinda",  bahwa kedua temannya tersebut yaitu Adit dan Icha, memang statusnya lagi pacaran...


   Dan kebetulan di tempat itu juga, Mereka sering sibuk sendiri dengan hal-hal yang menurut Mereka berdua sangat menarik perhatiannya.!


   Jadi, tentu saja hal tersebut bagi keempat temannya itu, segera memberikan ruang kepada Mereka berdua, untuk menikmati dunianya sendiri di hutan tersebut.!


   Maka tanpa terasa, dalam kelompok itu sendiri sudah mulai ada kerenggangan masalah kebersamaan mereka di tempat itu.!


   "Dan benar saja.....!"


Tanpa terasa, tambah lama, maka jarak antara Mereka berdua dan teman-temannya tersebut, semakin menjauh.!


   "Setelah beberapa waktu lamanya Mereka berada di hutan tersebut, maka awal dari malapetaka-pun terjadi...!!"


   Tepat pukul (10.00 pagi waktu setempat,) maka tiba-tiba kabut datang menyelimuti kawasan hutan tersebut...!!


   Dan kabut itu-pun membatasi gerak dan pandangan Mereka semua yang ada di hutan tersebut.!


   Di mana yang semula kawasan tersebut bercuaca cerah, dengan pandangan yang begitu indah, maka seketika itu juga, kawasan tersebut menjadi buram, dengan jarak pandang yang sangat terbatas, yaitu kurang lebih sekitar "5 meter" saja.!


   Maka tak ayal, hal itu membuat semua Mahasiswa-mahasiswa yang ada di dalam hutan tersebut menjadi panik, dan berteriak-teriak memanggil teman-teman mereka antara satu dengan yang lainnya.!!


   Sedangkan Icha sendiri bersama Adit, sebelum kabut tersebut datang, Mereka berdua memang sudah terpisah dengan kelompoknya.!


   "Maka di saat kabut itu datang, Mereka tidak mendengar teriakan dari teman-temannya yang lain.!


   Hal itu disebabkan, karena memang Mereka berdua sudah terlalu dalam, atau terlalu jauh memasuki kawasan hutan tersebut.!


   "Beda dengan yang lain, atau kelompok mereka yang lain..."


   Kalau Mereka semua, sedari tadi memang selalu ingat anjuran dari para Dosen dan Panitia, agar tidak terlalu masuk ke dalam hutan..


   "Jadi Mereka hanya berada tidak jauh dari pinggiran hutan itu sendiri..."


   Begitupun dengan kelompok-kelompok yang lain, atau Mahasiswa-mahasiswa yang lain...


   Maka setelah mendengar teriakan dari seluruh Mahasiswa tersebut, lalu segenap Panitia dan para Dosen segera memberikan pengumuman kepada Mereka semua lewat pengeras suara, agar Mereka fokus ke arah dari suara yang ditujukan kepada Mereka tersebut saat itu.!!


   Dan Mereka diminta, agar Mereka semua segera kembali ke tempat perkemahan, dengan mengikuti dan menelusuri arah dari suara lewat pengeras yang ditujukan kepada Mereka tersebut.!!


   Maka kemudian secara berangsur-angsur, seluruh Mahasiswa-mahasiswa tersebut mengikuti anjuran dari para Dosen dan Panitia, dengan mengikuti arahan tersebut,"  yaitu menuju ke pusat suara yang menyerukan kepada Mereka saat itu.!


   "Kecuali Icha dan Adit...!"


Mereka berdua saat itu juga, ternyata tidak mendengar arahan dari para Dosen dan Panitia lewat pengeras suara yang diumumkan tersebut, karena memang Mereka sudah terlalu jauh masuk ke dalam hutan.!!


   Jadi sudah bisa dipastikan, bahwa mereka tidak mendengar apa-apa, dan bisa dikatakan juga, bahwa Mereka berdua saat itu sudah tersesat dalam hutan tersebut.!!


   Setelah beberapa waktu lamanya Adit dan Icha merasakan kepanikan di dalam hutan tersebut, maka keduanya segera berteriak-teriak memanggil teman-temannya.!!


   "Icha dan Adit berteriak-teriak....!"


"Rebecca.....!!  Anggun.....!!  Fitriani......!!  Melinda.....!!"


  "ucap Adit dan Icha secara bergantian, dan terus-menerus memanggil-manggil temannya tersebut...."


   Sedangkan di tempat lain, Teman-temannya tersebut yang berada di tempat perkemahan saat itu, Mereka tidak kalah merasakan ke khawatiran dan kepanikan yang sangat luar biasa.!!


   Mereka sangat kawatir dengan keberadaannya kedua teman mereka tersebut, karena Mereka berdua tidak ada di tengah-tengah mereka semua saat itu.!


   Sedangkan Mereka sendiri sudah bersama-sama dengan seluruh para Mahasiswa yang lain, beserta segenap para Dosen dan Panitia, berikut kru dari kendaraan, di tempat perkemahan tersebut...


   Maka dengan ketidak adaannya Icha dan Adit tersebut, tentu saja hal itu membuat semuanya menjadi kalang kabut.!!


   "Tapi yang lebih parah merasakan hal itu, adalah keempat teman Icha dan Adit, berikut om Robert....!"


   Karena bagaimanapun juga, bagi keempat teman Icha dan Adit tersebut, Mereka adalah teman dekat dan satu perjuangan yang berasal dari "Indonesia..."


   "Maka tentu saja hal itu sangat amat membuat mereka semua sedih..."


   Sedangkan bagi om Robert, bagaimanapun juga Adit adalah keponakan beliau sendiri.!


   Jadi sudah bisa ditebak akan kekhawatiran beliau, tentang ketidakadaannya Adit di tengah-tengah Beliau dan yang lainnya saat itu.!


   Maka di tengah-tengah kepanikan Beliau dan seluruh yang ada di tempat itu, om Robert segera berkoordinasi dengan para Dosen yang lain, untuk berinisiatif meminta bantuan ke "BNPB," atau "Badan Nasional Penanggulangan Bencana" setempat, untuk mencari keduanya di hutan tersebut.!!


   "Lalu mereka langsung saja berdiskusi terkait dengan hal itu.!"


   Sedangkan keempat teman Adit dan Icha yaitu:  "Rebecca"  "Anggun" "Melinda" dan "Fitriani," Mereka terus-menerus menangis dengan sedih, karena Mereka semua khawatir dengan keadaan dua temannya yang tersesat di dalam hutan tersebut.!


   "Karena dalam hati kecil Mereka, Mereka merasa bersalah, karena telah lalai dan membiarkan keduanya tidak bersama-sama dengan Mereka sewaktu tadi berada di dalam hutan tersebut.!"