
Kemudian Icha menjawab pertanyaan temannya tersebut dengan tenang....
"Iya bener.!! Gue emang udah jadian sama Adit, dan gue bersama Adit udah berkomitmen bahwa hubungan kami ini akan dijalaninya dengan biasa-biasa saja, karena mengingat gue dan Adit sama seperti kalian dalam hal ini mengejar karir. !! Jadi masalah hubungan gue dan Adit nggak terlalu dipermasalahkan. Artinya kita jangan sampai mempersalahkan hubungan kami berdua ini dulu karena mengingat kita kan masih sama-sama mengejar karir, hingga pada akhirnya nanti gue dan Adit akan tiba pada waktu yang tepat untuk melanjutkan masalah ini. Ya artinya entah itu Adit melamar gue atau gimana itu udah gue dan Adit pikirkan sebelumnya.!! Dan kebetulan gue masih belum ngabarin tentang hal ini kepada bokap dan nyokap gue, rencananya emang malam ini gue akan ngasih kabar ke bokap dan nyokap tentang hubungan gue dan Adit.!! Dan Adit pun demikian.!! Dia akan ngasih tahu ke Bokap dan nyokap nya. dan ini menandakan keseriusan kami dalam hal asmara.... Karena bukan apa-apa, gue dan Adit berkomitmen hubungan ini di samping bokap dan nyokap harus tahu, alasannya gue dan Adit agar bisa merasa tenang dan tidak terkesan sembunyi-sembunyi dalam menjalaninya.!! Lagi pula kalau bokap dan nyokap udah menyetujui.... Gue pengennya hubungan ini menjadi berkah sampai kejenjang pernikahan nanti. Gitu maksud gue.!!"
Setelah Icha menjelaskan kepada teman-temannya, kemudian Icha bertanya kepada teman-temannya tersebut....
"Nah sekarang gue mau nanya ama kalian semua nih.!! Bagaimana menurut kalian tentang hubungan gue ini ama Adit.!! Apa kalian setuju atau gimana nih.!? Karena bukan apa-apa ya.!! Gue penting banget ngabarin ke kalian semua, dan bertanya kepada kalian semua.!! Karena menurut gue kalian bukan hanya teman biasa lagi, tapi kalian gue anggap sebagai saudara-saudara gue semuanya.!! Dan kalau emang kalian setuju, gue mohon dukungannya.!! Dan kalau emang kalian nggak setuju, kasih tahu gue alasannya.!! Karena menurut gue kita di sini adalah satu.?! Artinya kalian ama gue senasib seperjuangan, sama-sama jauh dari keluarga dan negeri asal kita.!! Jadi gue mohon ama kalian semua agar memberi masukan ke gue, dan gue minta pertimbangan sama kalian semua tentang masalah ini.!! Jadi bagaimana teman-teman.??"
Mendengar ucapan Icha tersebut, kemudian teman-teman Icha menjawab....
"Kalau menurut kita sih.... Kita setuju banget.!! Dan kita semua mendukung hubungan elu ama Adit.!! Karena memang elu dan Adit itu serasi Dan cocok... Adit ganteng dan pinter.... Sedangkan elu cantik dan juga pintar.!! Jadi kurang apa lagi.!? Jadi nggak ada alasan buat kami semua untuk nggak setuju ama elu.!! Lagi pula kami semua di sini itu kalau dipikir-pikir sih.... Boleh dikatakan junior elu.!! Jadi maksud kami... Elu itu adalah senior kami dalam segala hal.!! Karena kalau dihitung-hitung juga sih.... Derajat kami di pendidikan terutama di universitas yang sekarang ini, itu berkat elu.!! Karena elu adalah siswa yang sangat istimewa.!! Jadi gak ada alasan buat kami di sini untuk tidak menyetujui dan mendukung elu sama Adit.!! Dan juga menurut kami, rencana elu itu sudah benar kalau lu mau ngabarin tentang hubungan lu sama Adit ke Bokap dan nyokap lu.!! karena dengan begitu, menurut kami lu itu status hubungannya dengan Adit itu resmi" dalam artian tidak kucing-kucingan.!! Jadi elu kalau udah mendapatkan restu dari bokap dan nyokap lu.... Lu itu akan merasakan ketenangan dalam menjalaninya, dan tidak akan mengganggu pendidikan elu sama Adit.!! Dan satu yang penting menurut kita nih.!! Kita semua udah paham betul siapa lu dan siapa Adit.!! Jadi menurut kita, kita nggak khawatir walaupun kalian dalam menjalani hubungan tersebut tidak terburu-buru.!! Artinya kita percaya ama lu dan Adit bahwa kalian tidak akan merusak hubungan tersebut, atau menodai hubungan tersebut.!! Karena kita yakin lu dan Adit menurut kita semua adalah orang yang teguh memegang prinsip, dan teguh memegang norma-norma agama.!! Jadi kita yakin akan hal itu. Jadi sekali lagi gue yakinin ama lu... Elu harus percaya ama kita-kita semua, bahwa kita kita semua ini mendukung elu atau mendukung hubungan lu sama Adit lahir dan batin.!! "Iya kan teman-teman..!!"
Ucap teman-teman Icha tersebut kemudian teman-teman icat tersebut secara bersamaan mengucap....
"Iyaa.!!"
Setelah mendengarkan pernyataan teman-temannya tersebut.... Kemudian Icha merasa lega dan terharu. Kemudian Icha segera bangun dari tempat duduknya di ruang makan tersebut, kemudian memeluk mereka semua, dan mereka pun semua berpelukan bersama.
Lalu setelah beberapa saat kemudian Icha berkata kepada teman-temannya, dan Icha bilang kepada teman-temannya bahwa Icha akan ngabarin perihal hubungannya dengan Adit kepada Pak Hartono dan ibu Sumiatun.
Lalu Icha berkata....
"Baiklah teman-teman.... Kalau gitu gue akan segera nelpon ke nyokap dan bokap gue untuk mengabari kepada mereka, bahwa gue dan Adit kini udah jadian.!!"
Kemudian teman-temannya menjawab....
"Oke Icha silakan.!! Jadi kita boleh ngedengerin nggak perbincangan lu ama nyokap dan bokap lu ??"
tanya teman-temannya kepada Icha....
Lalu Icha menjawab....
"Ya tentu dong.!! Kan kalian harus ngedukung gue.!! Jadi kalian bantuin gue untuk nge yakinin bokap dan nyokap gue.!! Jadi kalian harus dong bersama gue, sekalian ikut bicara kepada mereka.!!"
Tak lama kemudian Icha segera menelpon Pak Hartono dan ibu Sumiatun dengan video CALL... Dan setelah mereka tersambung, maka Icha segera mengucap salam kepada mereka....
"Halo "Assalamualaikum" Papa dan Ibu.!!"
Kemudian Pak Hartono dan Ibu sumiatun segera menjawab salam dari Icha lewat video CALL tersebut....
Kemudian Icha memulai Dengan menyapa dan bertanya kabar mereka....
"Bagaimana kabar Papa dan Ibu, apa baik-baik saja.??"
Kemudian Pak Hartono dan ibu Sumiatun menjawab dan bertanya balik kepada Icha....
"Alhamdulillah" baik Icha.!! Icha sendiri bagaimana kabarnya, apa Icha baik-baik saja.?? Dan bagaimana kabar teman-teman Icha di sana.??
Kemudian teman-teman Ica yang mendengar dan mengetahui mereka ditanya kabarnya oleh Pak Joko dan ibu Sumiatun lewat video CALL tersebut, maka mereka segera menyapa Pak Hartono dan ibu sSumiatun sembari melambaikan tangannya lewat video CALL tersebut....
"Hai om dan tante... Kami baik-baik saja.!!"
Kemudian setelah Pak Hartono dan ibu Sumiatun membalas lambaian tangan dari teman-teman Ica tersebut, kemudian mereka bertanya kepada Icha....
"Icha Kami senang Ica menelpon kami di sini, dan kebetulan kami juga sudah kangen nih sama Icha.!! Sudah agak lama juga sih... Nggak teleponan.!! Baru sekarang Icha menelpon kami, sedangkan kami sendiri kebetulan lagi sibuk dengan pembangunan di belakang rumah kami.!! Tapi ngomong-ngomong ada apa Icha menelpon kami di sini.?? Apa Ica hanya sekedar rindu atau kangen, atau ada hal lain yang perlu dibicarakan.??"
Tanya Pak Hartono dan ibu Sumiatun kepada Icha...
Kemudian Icha menjawab pertanyaan Pak Hartono dan ibu Sumiatun....
"Begini Pah dan ibu.... Sebenarnya ada yang Icha ingin sampaikan ke Papa dan ibu.!! Tapi sebelumnya Icha minta maaf kalau sekiranya apa yang disampaikan Icha nanti papa dan Ibu tidak berkenan atau tidak menyukainya, atau Papa dan Ibu tidak setuju tidak apa-apa Icha siap ditegur.!! Tapi kalau memang nanti papa dan Ibu setuju, maka Icha mohon dukungannya dan Icha memohon bimbingannya untuk menjalaninya.!!"
Pak Hartono dan Ibu Sumiatun yang mendengar pernyataan Icha tersebut menjadi penasaran dan bingung, karena kedengarannya menurut mereka apa yang akan dikatakan Icha nantinya sangat penting. Jadi pak Hartono dan ibu Sumiatun menjadi sangat penasaran dan fokus untuk mendengarkan apa yang akan dikatakan Icha nantinya.
Kemudian mereka berdua segera menanyakan dan segera menyuruh menyampaikan apa yang akan disampaikan oleh Icha tersebut...
"Ada apa Icha.!? Katakan saja Nak.!! Kok kelihatannya penting sekali.!? Nggak apa-apa.!! Kami siap mendengarkan apapun yang akan dikatakan Icha kepada kami.!! Katakan saja Nak.!!
Kemudian Icha mulai mengatakan masalahnya tersebut kepada mereka dengan pelan-pelan dan jelas....
"Begini Papa dan Ibu.... Sebenarnya yang ingin Icha sampaikan kepada kalian adalah sangat penting bagi Icha, dan hal itu papa dan Ibu mengetahuinya.!! Jadi begini Pah Ibu, Icha dan Adit saling menyukai dan saling mencintai.!! Dan perasaan tersebut sudah kami sampaikan kepada masing-masing, yaitu: Adit menyampaikan perasaannya kepada Icha, dan Icha pun sudah menyampaikan perasaan Icha kepada Adit.!! Dan bahkan kami berdua sekarang sudah jadian.!! Jadi maksudnya kami berdua sudah berpacaran.!! Tapi Kami berkomitmen bahwa meskipun kami sudah jadian, tapi hubungan kami ini akan kami jalani biasa-biasa saja. Artinya Kami tidak akan fokus kepada hubungan kami ini sebelum karir kami masing-masing tercapai.!! Jadi papa dan Ibu jangan khawatir, karna kami menjalin hubungan ini bukan atas dasar nafsu belaka.... Tapi memang hubungan ini kami jalani dengan perasaan dan hati yang paling dalam.!! Dan kami pun sudah berkomitmen, hubungan ini insya "Allah" nanti akan kami bawa sampai ke pelaminan.!! Jadi Icha memberitahukan papa dan Ibu dengan maksud, "satu" mohon doa restu kalau memang papa dan Ibu setuju.!! Tapi kalau memang papah dan Ibu tidak setuju tidak apa-apa.!! Maka Icha dan Adit sudah siap menerima konsekuensinya.!! Jadi menurut Papa dan Ibu bagaimana.?? Apakah hubungan kami ini direstui, atau Papa dan Ibu setuju.?? Dan kalau memang Papa dan Ibu setuju, Icha mohon bimbingannya dan mohon masukannya.!! Tapi kalau tidak setuju ya tidak apa-apa.!! Bagaimana Pa, ibu.??"
Tanya Icha kepada Pak Hartono dan ibu Sumiatun.....
Kemudian Pak Hartono dan ibu Sumiatun yang mendengar ucapan Icha tersebut, terdiam beberapa saat dan mereka saling pandang. Karena mereka tidak menyangka bahwa Icha akan menyampaikan kata-kata tersebut kepada mereka berdua. Di sisi lain mereka merasa bahwa Icha bukan anak kecil lagi.... Icha sudah dewasa sudah bisa menjaga dirinya sendiri dan sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak. Jadi hal itulah yang membuat mereka menjadi bahan pikiran pada saat itu. Tapi di sisi lain walaupun Icha bukan anak kecil lagi dan bisa membedakan mana yang baik atau yang tidak, dan bahkan Icha sendiri sudah menyampaikan kepada mereka, bahwa hubungan tersebut tidak akan menjadi fokus utama dalam pikirannya di Amerika tersebut.... Tapi sebagai orang tua Pak Hartono dan ibu Sumiatun merasa khawatir, karena bagaimanapun juga mereka merasa khawatir dengan Icha karna di samping Icha adalah seorang cewek, lagi pula Icha sekarang berada di luar negeri atau jauh dari mereka sekarang. Jadi hal itulah yang menjadi pikiran mereka berdua.