Suffering Becomes Happiness

Suffering Becomes Happiness
bab 49



   Setelah beberapa saat kemudian, lalu kelompok nomor 1 segera dipanggil, "yaitu" kelompok Icha dan teman-temannya.  Maka langsung saja Adit segera menarik tangan Icha, dan membawanya ke tengah-tengah lapangan dengan rasa percaya diri yang tinggi.!


    Sedangkan Icha, Dia membuang rasa kekhawatiran yang sebelumnya Ia rasakan tersebut.!


   Dan memang di "CHALLENGE" kali ini, Panitia memanggil satu persatu dalam kelompok mereka secara bergantian.!


   Karena yang dinilai dalam gerakan Dansa tersebut adalah, kekompakan, keserasian, dan kemesraan antara masing-masing dari perwakilan kelompok tersebut.!


    Di dalam pelaksanaan Dansa itu sendiri, hanya ada dua orang dalam perwakilan di masing-masing kelompok itu, yaitu satu orang cowok, dan satu orang cewek.!


   Sedangkan waktunya sendiri adalah 10 menit, untuk mereka memperagakan di pertandingan Dansa tersebut.!


   Sedangkan gaya dari Dansa itu sendiri bebas.!


  "Artinya...!"


Mereka boleh bergaya apa saja, yang penting mereka dapat memenuhi kriteria dari penilaian para Dosen dan Panitia di tempat itu.!


    Sedangkan Icha dan Adit sendiri, mereka sebenarnya sudah latihan sebelumnya, sewaktu mereka berdua belum berangkat ke tempat tersebut, yaitu tepatnya di rumah om Robert.


    Jadi Icha dan Adit, sebenarnya sudah mahir dan hafal tentang gerakan-gerakan, dan tipe Dansa yang akan dipertandingkan tersebut.!


   Karena mereka berdua sering latihan gerakan-gerakan Dansa itu, di sela-sela waktu luang mereka di rumah om Robert, tepatnya di "Halaman taman samping dari rumah om Robert.!"


   Setelah keduanya sampai di tengah-tengah lapangan, kemudian Panitia segera membunyikan musik.!


   Yang mana musik tersebut disambungkan lewat ponsel, lalu dihubungkan dengan pengeras suara di tempat tersebut...


   Lalu kemudian, Adit dan Icha segera memulai gerakan-gerakan dansanya....


   "Dan kebetulan, tipe Dansa yang mereka ambil adalah Zumba..."


   Maka keduanya segera langsung melakukan gerakan-gerakan Dansa tersebut, dengan cekatan, kompak, teratur, dan luwes.!


    Karena memang mereka sendiri seperti yang diuraikan di atas, bahwa keduanya sudah mahir dengan gerakan-gerakan tersebut, lantaran mereka sebelumnya memang sudah latihan.!


   "Maka benar saja...."


"Selama mereka memulai dari awal gerakan tersebut, maka tidak henti-hentinya sorak-sorai dan tepuk tangan yang meriah, baik dari Mahasiswa-mahasiswa tersebut, ataupun para Dosen dan juga segenap Panitia yang ditujukan kepada mereka berdua..."


   Karena memang, gerakan-gerakan yang diperagakan oleh mereka berdua sangatlah indah dan kompak.!


   Selama di peragaan Dansa tersebut, mereka berdua sangat menikmatinya.!


   Karena selain gerakan-gerakan dari Dansa tersebut sudah mereka kuasai, mereka juga sangat menjiwai.!


    Karena memang, mereka berdua statusnya memang berpacaran....


    Dan ditambah lagi, keserasian dari mereka berdua dalam memperagakan atau melakukan gerakan-gerakan Dansa tersebut sangatlah cocok...


   Di mana sang cowok yaitu Adit, memang berpostur tubuh tinggi, berkulit putih, dan ganteng.!


    Sedangkan Icha juga berpostur tinggi, berkulit putih, dan cantik, sehingga menambah keindahan dari gerakan-gerakan yang mereka peragakan tersebut.!


   Karena seperti yang telah diuraikan dari awal, selain dari gerakan dan kekompakan dalam peragaan Dansa tersebut, maka juga yang dinilai tentang kemesraannya.!


   Jadi pantas saja kalau gerakan-gerakan mereka sangatlah kompak dan luwes lagi mesra, karena memang mereka berdua sama-sama dimabuk cinta.!


   Semua mata tertuju kepada mereka berdua, dan mereka semua terpanah melihat gerakan-gerakan yang mereka peragakan, tak terkecuali dengan om Robert.!


    Beliau lagi-lagi merasa puas dan bangga dengan keponakannya tersebut, karena di samping beliau sebagai Dosen dari seluruh Mahasiswa-mahasiswa yang ada di tempat itu, bagaimanapun juga beliau adalah "Om" dari Adit itu sendiri...


   Karena memang, om Robert tersebut adalah saudara kandung dari papanya Adit.!


    "Dan benar saja...!"


Lagi-lagi atraksi kelompok nomor satu tersebut, sangatlah menjadi perhatian dari segenap antara kelompok-kelompok dari Mahasiswa-mahasiswa tersebut.!


   Karena mereka menilai di waktu itu juga, kayaknya mereka berdua lagi-lagi akan memenangkan "CHALLENGE" tersebut.!


    Karena mereka menyaksikan mereka berdua, dalam atraksinya sangatlah sempurna tanpa cela sedikitpun...


   Setelah beberapa waktu kemudian, maka waktu yang telah ditentukan untuk mereka berdua telah sampai.!


   Maka seiring dengan waktu tersebut, lalu keduanya segera mengakhiri gerakan-gerakan Dansa mereka.!


   Lalu kemudian mereka berdua segera kembali ke tempat kelompoknya, dengan diiringi tepuk tangan yang meriah dari segenap para Mahasiswa, beserta Dosen dan para Panitia...


   Icha dan Adit segera berkumpul kembali dengan kelompoknya, dengan disambut tepuk tangan oleh teman-teman kelompoknya...


   Mereka semua merasa bangga, dengan apa yang telah keduanya tunjukkan tadi...


   Dan mereka juga merasa senang, karena rupanya pertunjukan Dansa yang dilakukan oleh kedua temannya tersebut, rupanya banyak disukai oleh teman-temannya yang lain.!


    Dan itu terlihat dari sorak-sorai yang meriah, dari seluruh yang ada di tempat itu...


    Sedangkan Icha sendiri bersama Adit merasa ada kebanggaan tersendiri, dan mereka merasa sangat puas dengan apa yang telah ditunjukkannya tersebut.!


   Karena mereka merasa sudah mengeluarkan kemampuannya secara maksimal, dan merasa sudah menunjukkan yang terbaik di "CHALLENGE" yang terakhir tersebut.!


   Setelah satu persatu dari kelompok tersebut dipertandingkan, dan sudah selesai dalam menunjukkan kebolehannya dalam berdansa tersebut, maka seluruh segenap para Dosen dan Panitia segera berdiskusi, untuk menentukan kelompok yang mana yang kira-kira akan jadi juara di pertandingan itu.!


   "Dan memang saat itu, waktu sudah agak malam..."


   Maka tak lama kemudian, om Robert segera mengumumkan kepada mereka semua lewat pengeras suara, bahwa pemenang dari pertandingan Dansa tersebut jatuh pada kelompok nomor (1) yaitu grup Icha dan teman-temannya...!


  "Ya...!


  "Rupanya mereka lagi-lagi memenangi pertandingan yang ketiga kalinya tersebut...."


   Dan memang apa yang ditunjukkan oleh mereka, bukan hanya dongeng belaka...


   jadi pantas saja, kalau mereka selalu menjadi juara di pertandingan-pertandingan acara tersebut...


   Hal itu dikarenakan bukan karena mereka semua adalah rekrutan dari om Robert, dan bahkan bukan karena Adit adalah keponakan om Robert sendiri, tapi kemenangan mereka memang murni semata-mata karena mereka memang sangat luar biasa dalam menunjukkan kebolehannya tersebut.!


    Dan dalam uraian tentang mengumumkan kemenangan mereka itupun, om Robert tidak serta-merta langsung memenangkan mereka begitu saja.!


   Akan tetapi om Robert mengumumkan kemenangan tersebut, lengkap dengan uraian-uraian dan alasan-alasan, kenapa kelompok yang dimenangkan tersebut memperoleh juara atau memenangkan pertandingan-pertandingan tersebut.!


   Dan hal itu menjadi alasan yang kuat bagi mereka-mereka, terutama para kelompok-kelompok dari mahasiswa tersebut, untuk tidak memprotesnya.!


   Karena disamping keputusan tersebut berdasarkan penilaian dari para Dosen itu sendiri, mereka semua juga sudah menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri.!


  Yaitu bagaimana kebolehan-kebolehan dan kelompok tersebut, yang telah menunjukkan mulai dari awal sampai akhir, ataupun dari pertandingan yang pertama sampai pertandingan yang terakhir tersebut.!


    Jadi tidak ada alasan bagi kelompok-kelompok yang lain itu, untuk tidak menerima kemenangan dari Icha dan teman-temannya tersebut.!


   Setelah pengumuman tersebut selesai diumumkan, maka Icha dan Adit beserta keempat temannya kembali merasa gembira dan senang, dengan mengetahui bahwa kelompoknya tersebut lagi-lagi memenangkan "CHALLENGE" yang terakhir tersebut.!


   Maka mereka kembali menyambut kemenangannya tersebut, dengan berpelukan satu sama yang lainnya...


   Sedangkan juara kedua dan ketiga di pertandingan itu, jatuh kepada kelompok nomor (9) dan nomor (20).!


    Dan kelompok tersebut juga menyambut dengan kemenangannya itu dengan gembira pula, walaupun mereka hanya mendapat juara kedua dan ketiga di pertandingan yang terakhir itu.!


   *Lalu setelah beberapa saat kemudian, maka seperti biasanya..."


   Para Dosen dan Panitia segera memberikan hadiah bagi para juara tersebut, dengan memanggil satu orang perwakilan dari masing-masing kelompok tersebut ke tengah-tengah lapangan, untuk menerima hadiah dari segenap para Dosen.!


    Dan setelah pembagian hadiah selesai, maka panitia segera mempersilahkan semuanya untuk segera bubar, dan kembali ke tendanya masing-masing.!


   Dan tidak lupa seperti biasanya, /Panitia juga memperingatkan kepada mereka terutama yang beragama Muslim, untuk menunaikan salat "Isya" terlebih dahulu sebelum mereka beristirahat.!


    Dan untuk para Mahasiswa yang bagian cowok juga seperti biasanya, mereka segera diperintahkan untuk menyalakan api unggun terlebih dahulu, sebelum mereka kembali ke tendanya masing-masing.!


   Karena sebentar lagi penerangan dari tempat tersebut akan segera dipadamkan, dan memang kebetulan waktu sudah menunjukkan pukul (11.00 malam.)


   Setelah beberapa saat kemudian, maka api unggun di tengah-tengah lapangan itu-pun sudah selesai dinyalakan.!


    Lalu tak lama kemudian, semua Mahasiswa yang bagian cowok yang sebelumnya bertugas menyalakan api unggun tersebut sudah selesai dengan tugasnya, yaitu menyalakan api unggun di tengah-tengah lapangan itu, kemudian mereka kembali ke tendanya masing-masing untuk beristirahat..


   Dan tak lama kemudian, penerangan di tempat itu mulai dipadamkan, dan Mereka-pun semuanya segera beristirahat.!


    Sedangkan jadwal kepulangan mereka itu sendiri, itu dijadwalkan akan dilakukan sore hari.!


    "Jadi tepatnya," besok seharian mereka semuanya masih ada jadwal untuk melakukan kegiatan lain di tempat itu...


   Karena memang tinggal satu kawasan yang belum mereka kunjungi atau masuki, yaitu tepatnya adalah hutan yang tepat berada di depan mereka tersebut.!


   Maka selain mereka menjaga tubuh agar besok bangun pagi dengan badan yang fit, setelah mulai dari tadi mereka beraktivitas di tengah-tengah lapangan tersebut dengan melakukan pertandingan-pertandingan yang banyak menguras tenaga, maka mereka semua harus menjaga badan mereka, agar tetap segar esok harinya...