
Setelah beberapa saat mereka saling pandang karena mendengar ucapan Icha tersebut yang menurut mereka sangat serius, maka Pak Hartono dan ibu Sumiatun berbicara kepada Icha.
Lalu Pak Hartono berkata....
"Baiklah Icha.... Karena hal ini menurut kami sangat penting masalahnya, jadi kami akan berembuk dulu.!! Untuk sementara tutup dulu HANDPHONE nya, dan biarkan kami berembuk dulu.!! Lalu setelah kami buat keputusan, maka kami yang akan menelpon Icha.!! Jadi tunggu kami berembuk dulu ya Icha.??"
Mendengar ucapan dari Pak Hartono tersebut maka di jam jawab....
"Baiklah Pah... Icha tunggu kabar dari papa dan Ibu.!!"
Ucap Icha sembari menutup teleponnya dengan berkata "Assalamualaikum.!!"
Kemudian Pak Hartono dan ibu Sumiatun menjawab.... "Waalaikumsalam.!!"
Beberapa saat kemudian setelah menutup HANDPHONE nya, lalu Pak Hartono dan Ibu Sumiatun segera berembuk.
Pak Hartono berkata kepada ibu Sumiatun....
"Bagaimana ini Bu.?? Anak kita rupanya sudah jatuh cinta kepada Adit, dan bahkan mereka sudah jadian.?! Apa kira-kira menurut Ibu hal itu tidak mengganggu pendidikan Ica sendiri Bu.?? Atau mungkin apakah mereka bisa mengendalikannya.?? Karena bukan apa-apa ini Bu... Terus terang saya sangat khawatir dengan mereka.!! Karena mereka adalah anak muda yang jelas-jelas mereka tidak berpengalaman atau belum mempunyai pengalaman dalam hal bercinta, takutnya mereka tidak bisa menguasai atau mengendalikan hubungannya tersebut, atau bagaimana.!? Jadi terus terang saya sangat bingung Bu.!! Menurut Ibu bagaimana.??"
Ucap pak Hartono kepada istrinya....
Kemudian ibu Sumiatun menjawab....
"Begini mas.!! Menurut Ibu sih... Kita memang wajar sebagai orang tua merasa khawatir dengan anak kita.!! Apalagi Icha sekarang tidak bersama kita, dan bahkan ada di negeri orang lagi.!! Tapi kita harus ingat mas, yang namanya kodrat ya tetap berjalan dan berlaku.!! Begitupun dengan Icha sebagai seorang anak muda ya mungkin sudah waktunya atau sudah masanya dia mengenal apa itu cinta.!! Saya rasa itu wajar-wajar saja, karena bagaimanapun juga kita sebagai orang tua tidak bisa serta merta ikut terlalu dalam dalam urusan itu.... Artinya masalah percintaan anak kita itu, menurut Ibu sih kita serahkan saja kepada Icha.!! Toh yang memiliki rasa itu Icha, dan yang memilih laki-laki pun juga Icha.!! Jadi kita sebagai orang tua sebaiknya kita mendukung saja, dengan cara mengontrol mereka dengan masukan-masukan yang sekiranya bisa dijadikan pedoman oleh mereka berdua.!! Karena betul apa kata mas tadi, mereka adalah anak muda. Tapi yang paling penting menurut Ibu sih... Kita sebaiknya mendoakan mereka saja dengan yang terbaik, agar mereka bisa menjalani hubungannya dengan baik tanpa mengganggu dengan studinya.!! Dan terutama mereka selalu selamat selama berada di sana.!! Itu sih menurut Ibu mas.!! Bagaimana menurut mas.??"
Tanya balik ibu Sumiatun kepada sang suami....
Mendengar ucapan dari istrinya tersebut maka Pak Hartono menjawab....
"Iya juga sih Bu.!! Betul kata ibu.!! Saya setuju sama ibu.!! Lagi pula saya percaya kepada Icha.... Karena meskipun Icha bukan anak kandung saya sendiri, tapi saya hafal betul watak Icha dan kelakuan Icha.!! Karena Icha mulai kecil sudah saya jadikan anak angkat sewaktu Ibu Farida masih ada. Jadi kesimpulan saya sih Buk.... Saya sangat setuju dengan Ibu.!! Lagi pula jangankan saya.... Ibu sendiri yang mengandungnya dan melahirkannya, tentu lebih hafal watak Icha.!! Dan memang betul kata Ibu sih.... Yang namanya cinta tidak akan bisa di intervensi oleh siapapun.!! Jangankan Icha yang jelas-jelas seorang anak muda, buktinya saya sendiri meskipun sudah tua... Waktu saya jatuh cinta pertama sama Ibu, wah.... Indahnya bukan main.!! Jangankan gunung nggak saya daki, walaupun laut sedalam apapun itu sewaktu saya mencintai Ibu, akan saya arungi dan saya selami.!! Itu saya rasakan sendiri Bu.!!"
Ucap pak Hartono dengan nada gombal kepada istrinya....
Ibu Sumiatun yang mendengar kata-kata gombal dari sang suami, kemudian berkata....
" Ih...Mas apaan si ah.... gombal deh.!! Kayak anak muda aja.!! Tuh lihat uban di kepala, malu deh ah.!!"
Ucap ibu Sumiatun kepada sang suami dengan nada manja....
Kemudian Pak Hartono yang mendengar ucapan sang istri tersebut kemudian tertawa...
"Ha...ha....ha...ha...ha....!!"
Tak lama kemudian.... Maka ibu Sumiatun segera menyuruh suaminya tersebut agar segera menelpon Icha, untuk memberi kabar keputusan tentang masalahnya tersebut.
Dan kemudian Pak Hartono segera mengambil HANDPHONE nya untuk segera menelpon Icha, dan sekaligus memberi keputusan tentang permasalahan Icha tersebut.
Kemudian setelah Pak Hartono mulai menelpon Icha dengan panggilan video CALL, kemudian Icha langsung menerimanya dan berucap salam....
"Halo "Assalamualaikum" papa.!!"
Kemudian Pak Hartono dan ibu Sumiatun menjawab....
"Waalaikumsalam" Icha.!!"
Kemudian Icha langsung menanyakan hasil keputusannya mengenai permasalahannya tersebut kepada Pak Hartono dan ibu Sumiatun.
Icha berkata....
"Bagaimana Pah, Ibu.!! Apa Papa dan Ibu sudah mempunyai keputusan.?? Icha pengen dengar apa keputusan papa dan ibu.!!
Tanya Icha kepada kedua orang tuanya tersebut....
Ibu Sumiatun berkata....
"Begini Icha.... Kami sudah berunding tadi dengan papamu, dan kami memutuskan bahwa kami menyetujui hubungan kalian, dan kami juga mendukung apa yang telah menjadi keputusan kalian.!! Tapi kami berpesan sama Icha, agar Icha bisa membawa diri atau menjaga diri baik-baik di sana, baik dalam hal hubunganmu dengan Adit, ataupun pendidikan Ica sendiri.!! Jadi kami dalam hal ini mendukung penuh apa yang sudah menjadi keputusan Icha. Karena kami sebagai orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik buat anaknya... Jadi pesan kami Jangan kecewakan kami ya nak.!! Kami tahu Icha sudah besar, Icha sudah dewasa.!! Jadi menurut ibu, Icha sudah bisa membedakan mana yang terbaik dan mana yang tidak.!! Sekali lagi Ibu berpesan kepada Icha, teruskanlah apa yang menjadi cita-cita Icha.... Apapun itu.!! Kami sebagai orang tua di sini akan terus mendoakan Icha dengan yang terbaik. Dan jangan lupa salam kami kepada teman-temanmu yang lain termasuk Adit, serta sampaikan salam kami bahwa kami telah menyetujui hubunganmu dengan Adit.!! Tapi Ibu mau nanya nih kepada Icha.!! Apakah Adit juga sudah memberitahukan tentang hubunganmu dengan dia kepada orang tuanya, atau bagaimana Icha.??"
Tanya ibu Sumiatun kepada Icha....
Kemudian Icha menjawab pertanyaan ibunya tersebut....
"Iya benar Ibu.!! Malah Adit yang menyuruh kepada saya untuk segera memberitahukan tentang hubungan ini kepada Papa dan Ibu.!! Dan Adit pun demikian, dia akan memberitahukan tentang hubungannya dengan saya kepada orang tuanya. Karena menurut Adit hubungan ini bukan main-main.!! Artinya Adit tidak mau sembarangan atau tidak mau kucing-kucingan tentang hubungan ini. Jadi Adit maunya semuanya harus mengetahui, karena bagi Adit hubungan ini adalah sangat istimewa bagi dia.!! Dan Adit pun berprinsip" sekali dirinya berpacaran, maka pacarnya tersebut akan dibawa ke pelaminan.!! Itu ucapan Adit. Jadi saya sangat mempercayainya.!! Apalagi kami di sini semua tahu siapa Adit.!! Adit adalah pemuda yang sopan, selain ganteng dan pintar.!! Karena memang dia adalah seorang anak dari ustadzah di kota Malang. Jadi Mamanya Adit adalah anak seorang ustadz di kota Malang, dan ustad itu pun adalah ustad terkenal.!! Dan memang kalau Papanya Adit adalah dosen di Universitas Brawijaya tempat Icha kuliah dulu, dan mereka pun dalam hubungan kekeluargaannya adalah sangat kental dengan religi, atau keagamaan.... Saya tahu itu Bu.!! Jadi Ibu jangan khawatir ya, tentang hubungan kami ini.!! Dan Icha berjanji tidak akan mengecewakan Ibu dan papa di sana.!!"
Ucap Ica kepada orang tuanya tersebut ...
Kemudian ibu Sumiatun dan Pak Hartono berkata....
"Baiklah kalau begitu Icha... Kami percaya kepada kamu, dan jangan lupa kamu baik-baik di sana nak ya.!!jangan lupa salat dan berdoa, dan jangan telat makan, selalu fokus pada pelajaranmu atau studimu di sana nak ya.!?
Lalu Icha menjawab....
"Baiklah Ibu, papa.... Ica akan ingat-ingat selalu pesan Ibu dan papa.!! Baiklah kalau begitu udah dulu ya.!!" "Assalamualaikum.!!"
Ucap Icha kepada keduanya....
Kemudian ibu Sumiatun dan Pak Hartono menjawab....
"Waalaikumsalam.!!"
Kemudian setelah menyelesaikan pembicaraannya, Icha lalu menutup ponselnya. Lalu setelah itu Icha berteriak senang kemudian merangkul teman-temannya dengan erat sembari berucap: "Alhamdulillah.!! Terima kasih ya "Allah.!! Engkau telah mengabulkan doaku.!! Hai teman-teman... Kalian dengar sendiri kan bokap dan nyokap gue udah merestui hubungan gue dan Adit.!! Jadi gue hari ini senang sekali.!!"
Ucap Icha kepada teman-temannya tersebut....
Kemudian teman-temannya tersebut menjawab....
"Asik... Wah beruntung betul lu Icha.!! Bokap dan nyokap elu udah ngerestui nih.!! Wah kita jadi iri nih jadinya.!!"
Ucap teman-temannya tersebut....
Kemudian Icha berkata lagi kepada teman-temannya....
"Iya nih.!! Eh kalian tahu nggak.!! Hari ini yang paling senang adalah gue menurut gue.!! Karena kekhawatiran gue sekarang udah nggak ada lagi.!! Karena selama gue jadian ama Adit, yang menjadi beban pikiran gue itu adalah bokap dan nyokap gue.!! Karena kenapa.!? Karena gue takut mereka nggak ngerestui gue ama Adit.!! Tapi nyatanya sekarang mereka semua merestui.!! Jadi kalian bisa bayangin sendiri bagaimana senangnya gue.!! Iya nggak.!?"
Ucap Icha kepada teman-temannya tersebut....
Kemudian teman-temannya berkata lagi kepada Icha....
"Eh Icha.... Elu jangan girang dulu, atau jangan GR dulu.!! Elu musti nelpon Adit deh
!! Kata elu Adit juga mau ngabarin hubungannya ke Bokap dan nyokapnya.!? Iya kalau direstui... Kalau nggak.!? Jadi menurut kita sih... Elu musti nanya deh.!! Coba telepon Adit.!! Ya mudah-mudahan aja sih... Adit juga direstui oleh bokap dan nyokapnya.!! Kalau nggak gimana dong.!?"
Ucap teman-temannya kepada Icha....
Kemudian Icha merespon ucapan teman-temannya tersebut....
"Iya juga sih... Bener juga kata-kata kalian.!! Iya kalau Adit direstui, kalau nggak gimana ya.!? Oh ya deh... Kalau gitu gue telpon Adit aja kali ya.!? Mudah-mudahan Adit juga direstui ama bokap dan nyokapnya.!!"
Ucap Icha kepada teman-temannya...
Kemudian teman-teman Icha kompak menertawakan Icha dengan nada meledek....
"Ha ha ha ha ha ha.....!!"