
Setelah beberapa saat kemudian... Tiba-tiba ibu Sumarni menghampiri mereka untuk memberitahukan bahwa waktu sudah menunjukkan jam istirahat siang, atau jam makan untuk para pekerja. Begitupun dengan Pak Hartono dan ibu Sumiatun, mereka diingatkan oleh ibu Sumarni bahwa makanan telah siap di ruang makan di dalam rumah bagi mereka.
Ibu Sumarni berkata....
"Mohon maaf dek.... Ini sudah masuk jam makan atau jam istirahat siang bagi para pekerja.!! Begitupun dengan Adek, saya telah mempersiapkan makanan di meja makan di rumah untuk Adek.!! Silakan kalian makan dulu.!! Oh iya... Mas Joko mana dek.??"
Tanya ibu Sumarni kepada mereka....
Lalu ibu Sumiatun berkata kepada kakaknya tersebut....
"Oh iya.... Itu mas Joko mbakyu.!! Dia lagi ngecat pagar di samping rumah.!! Silahkan Mbak Yu panggil mas Joko saja.!!"
Ucap ibu Sumiatun kepada kakaknya sembari menunjukkan posisi Pak Joko kepada kakaknya tersebut, dan mengajak suaminya yakni Pak Hartono untuk makan siang di ruang makan di rumahnya.
Kemudian Pak Hartono dan Ibu sumiatun segera masuk ke dalam rumah, dan langsung menuju ke ruang makan, lalu mereka makan siang bersama. Sedangkan ibu Sumarni langsung menghampiri suaminya, yaitu Pak Joko yang saat itu sedang mengecat pagar rumah tersebut.
Kemudian ibu Sumarni berkata kepada suaminya....
"Pak... Tolong bantuin saya untuk mengeluarkan makanan dari dapur ke teras belakang rumah.!! Kebetulan ini sudah memasuki jam istirahat siang atau jam makan.!!"
Kemudian suaminya tersebut menjawab....
"Oh... Iya baiklah Bu.!!"
Kemudian mereka berdua langsung menuju ke dapur dan mengeluarkan makanan dari dapur tersebut, lalu dibawa ke teras belakang rumah. Dan setelah makanan tersebut selesai mereka bawa semua ke teras belakang rumah tersebut, lalu Pak Joko kemudian langsung memanggil para pekerja tersebut untuk segera rehat dulu dari pekerjaannya, dan mengajak semuanya untuk makan siang bersama sama dengannya.
Setelah mereka semua selesai makan siang, lalu kemudian seperti biasanya mereka segera mandi dan salat zuhur secara bergantian. Setelah mereka selesai salat zuhur, maka mereka beristirahat sejenak dengan duduk-duduk sambil ngobrol dan minum kopi sembari menghisap rokok. Dan baru setelah masuk ke jam kerja lagi, maka mereka segera melaksanakan dan meneruskan pekerjaannya tersebut. Sedangkan Pak Joko seperti biasanya, beliau juga meneruskan pengecatan pagar yang sebelumnya dikerjakannya tersebut.
Beberapa saat kemudian, datang pak Hartono dan langsung menghampiri para pekerja tersebut. Beliau segera melihat-lihat para pekerja tersebut yang sedang melaksanakan pekerjaannya sembari mengecek bahan-bahan material takutnya ada yang kekurangan. Dan setelah bahan-bahan tersebut dicek oleh pak Hartono, maka diketahui bahwa bahan material waktu itu yang lagi menipis atau hampir habis yaitu pasir, dan batu bata. Maka Pak Hartono langsung memanggil Pak Joko yang saat itu lagi melaksanakan pengecatan pagar.
Pak Hartono berkata....
"Mas... Mas Joko... Ke sini dulu sebentar.!! Ada yang saya mau bicarakan sama mas Joko.!!"
Kemudian Pak Joko yang mendengar dirinya dipanggil oleh pak Hartono, maka segera menunda pekerjaannya yang sedang mengecat pagar tersebut. Dan segera menghampiri Pak Hartono yang waktu itu ada di sekitar para pekerja.
Kemudian Pak Joko bertanya kepada Pak Hartono....
"Iya ada apa dek.?? Adik memanggil saya.!?
Tanya Pak Joko kepada Pak Hartono....
Kemudian Pak Hartono berkata kepada Pak Joko....
"Jadi begini mas.... Kebetulan saya lihat bahan-bahan material ini ada yang lagi menipis.!! dan kayaknya hanya cukup untuk dipakai besok saja.!! Dan kebetulan yang menipis bahan-bahan tersebut adalah pasir, dan batu bata. Jadi saya harap mumpung masih siang, mas segera membelinya ke toko bangunan agar besok tidak terburu-buru untuk membelinya.!! Karena kalau kita mendatangkan bahan-bahan tersebut besok, kemungkinan takutnya bahan tersebut tidak datang waktu besok juga.!! Jadi kalau kita membelinya sekarang, walaupun bahan-bahan tersebut akan di antarkan besok, jadi kita tidak khawatir. Karena sekarang stok masih cukup.!! Bagaimana menurut mas.??"
Tanya Pak Hartono kepada Pak Joko....
Lalu Pak Joko menjawab pertanyaan Pak Hartono tersebut....
Kemudian Pak Hartono segera memberikan sejumlah uang kepada Pak Joko, lalu kemudian Pak Joko segera berangkat ke toko bangunan untuk membeli barang-barang yang dimaksud.
Setelah beberapa saat kemudian, maka Pak Joko sudah datang dari toko bangunan untuk membeli bahan-bahan material yang dimaksud. Kemudian Pak Joko langsung menghadap Pak Hartono yang saat itu beliau sedang duduk di kursi belakang rumah.
Rupanya bahan yang dibeli tersebut akan dikirim besok pagi oleh pemilik toko bangunan tersebut, karena jadwal pengiriman sebelumnya kepada pelanggan dari toko tersebut, kebetulan saat itu lagi padat. Jadi hal itu oleh Pak Joko segera dikabarkan atau dikasih tahu kepada Pak Hartono. Kemudian Pak Hartono menyikapinya biasa-biasa saja, karena memang stok bahan material yang dibeli tersebut kalau untuk hari itu dan besok masih cukup. Jadi Pak Hartono mengatakan kepada Pak Joko agar sebaiknya menunggu saja barang tersebut kalau memang akan diantarkan besok. Lalu setelah itu kemudian Pak Joko segera kembali ke pekerjaannya yaitu mengecat pagar rumah tersebut.
Waktu pun terus berjalan.... Setelah datang waktu sore, maka semua para pekerja tersebut segera menghentikan pekerjaannya. Karena memang sudah datang waktu jam istirahat atau jam pulang. Jadi mereka seperti biasanya sebelum mereka pulang, maka mereka semua sarapan dulu yang mana Ibu Sumarni sebelumnya sudah menyiapkan makan untuk mereka semua. Lalu mereka setelah selesai makan, para pekerja tersebut semuanya berpamitan pulang kepada Pak Hartono dan Pak Jok. Begitupun dengan Pak Joko... Seperti biasanya setelah Pak Joko selesai sarapan bersama para pekerja tersebut, maka Pak Joko memberi makan ikan-ikan lele terlebih dahulu, dan menghidupkan lampu-lampu penerangan di kolam tersebut, lalu setelah itu membenahi alat-alat tukang yang sebelumnya ditinggalkan oleh para pekerja, lalu dikumpulkan menjadi satu dan ditaruh di satu tempat seperti biasanya. Lalu setelah itu Pak Joko segera mandi dan sholat ashar.
Lalu setelah malam tiba, kemudian Pak Hartono dan ibu Sumiatun meneruskan rencananya... Yaitu akan memberitahu tentang rencananya yang akan memperingati 100 hari wafatnya Ibu Farida kepada Pak Joko dan ibu Sumarni. Maka ibu Sumiatun dan Pak Hartono segera memanggil mereka berdua ke ruang tamu rumah tersebut.
Kemudian setelah mereka berdua dipanggil, maka segera mereka semuanya berkumpul di ruang tamu tersebut. Kemudian Pak Hartono dan ibu Sumiatun berkata kepada mereka berdua....
"Jadi begini Mbak Yu dan mas Joko.!! Maksud kami memanggil kalian berdua ke sini, karena ada yang kami akan bicarakan kepada kalian berdua.!!"
Ucap ibu Sumiatun kepada keduanya....
Kemudian ibu Sumarni dan Pak Joko bertanya dengan nada penasaran....
"Memangnya ada apa sih dek kalian memanggil kami.?? Dan pembicaraan apakah kiranya yang akan dibicarakan kepada kami berdua, kok kami jadi penasaran dek.??"
Tanya ibu Sumarni kepada saudaranya tersebut dengan nada penasaran....
Kemudian ibu Sumiatun mempersilahkan suaminya untuk menjelaskan kepada mereka....
"Silakan mas.... Mas saja yang menjelaskan kepada mereka, agar lebih detail dan lebih jelas.!!"
Ucap ibu Sumiatun kepada suaminya....
Kemudian Pak Hartono mulai menjelaskan kepada mereka....
"Begini mas dan Mbak Yu.... Kebetulan satu minggu lagi bertepatan dengan 100 hari wafatnya Ibu Farida istri saya.!! Jadi hari itu kami akan memperingatinya dengan cara yang seperti biasanya, tapi kali ini agak beda sedikit dari yang kemarin. Kalau yang kemarin kami memperingati 40 hari wafatnya istri saya tersebut dengan cara agak sederhana, maka untuk yang kali ini yaitu peringatan 100 hari wafatnya Ibu Farida istri saya ini akan lebih meriah sedikit.!! Jadi untuk mengantisipasi dalam hal ini persiapan tersebut termasuk perlengkapan-perlengkapan atau barang-barang yang akan dibeli, maka kami akan membahasnya dengan kalian.!! Jadi kami mohon agar mbak yu dan mas Joko memberikan masukan kepada kami, bagaimana sekiranya untuk pelaksanaan yang kali ini agar bisa sukses dan tanpa ada kendala.!! Dan memang sih... Waktunya masih agak jauh.!! Tapi berhubung peringatan yang 100 harinya ini agak lebih meriah, jadi menurut kami perhitungannya ya harus lebih awal agar lebih detail.!! Jadi menurut Mbak Yu dan mas bagaimana.??"
Tanya Pak Hartono kepada Pak Joko dan ibu Sumarni....
Kemudian ibu Sumarni menjawab pertanyaan Pak Hartono tersebut....
"Oh iya dek... Jadi menurut saya sih, langkah dek Hartono itu sudah benar.!! Karena kalau tidak diperhitungkan jauh-jauh hari, maka acara tersebut jadi agak rancu.!! Karena bagaimanapun juga, dek Hartono sekarang kan lagi sibuk-sibuknya.!! Termasuk mengurusi pembangunan di belakang rumah.!! Jadi masalah ini seharusnya memang begitu, yaitu harus diperhitungkan dari awal.!! Dan lagian kalau memang dek Hartono dalam pelaksanaan peringatan 100 harinya Ibu Farida itu sendiri akan dilaksanakan lebih meriah dari peringatan sebelumnya, yaitu 40 harinya, maka otomatis harus diperhitungkan lebih awal, baik masalah biaya" ataupun tenaga.!! Jadi menurut saya sih.... Kalau masalah belanja atau membeli bahan-bahan keperluan untuk pelaksanaan tersebut, mungkin tidak harus besok atau lusa.!! Jadi pembeliannya tersebut bisa kurang dari 3 hari dari pelaksanaan itu sendiri, atau empat hari saya rasa itu cukup dek.!! Tapi yang terpenting menurut saya, dek Hartono harus memperhitungkan yang lain dulu.!! Termasuk tenaga yang akan mengerjakan dalam hal ini baik yang akan membuat kue, atau yang lain-lain.!! Itu menurut saya sih dek.!!"
Ucap Ibu Sumarni kepada Pak Hartono dan ibu Sumiatun....
Lalu ibu sumiatun merespon kakaknya tersebut dengan berkata....
"Iya benar Mbak Yu... Kebetulan tadi pagi hal itu sudah kami diskusikan sama mas Hartono termasuk apa yang jadi usulan dari Mbak Yu tadi, yaitu masalah tenaga.!! Jadi kami membahas itu tadi pagi bahwa pelaksanaan kali ini memang agak beda, artinya lebih meriah dari pelaksanaan yang sebelumnya. Jadi pelaksanaan yang sebelumnya Yang terkesan lebih sederhana saja.... Waktu itu masih ada Icha yang membantu kita, sedangkan kali ini Icha sudah tidak ada di sini.!! Dan lagi pula pelaksanaan tersebut lebih meriah lagi ketimbang yang sebelumnya. Jadi otomatis kita memang harus memakai tenaga yang lebih.!! Nah oleh sebab itu kami membahasnya tadi pagi, dan kami berinisiatif akan menyuruh beberapa orang tetangga khususnya ya ibu-ibu dalam hal ini untuk membantu mengerjakan pekerjaan-pekerjaan terkait dengan hal itu.!! Terus yang kedua mengenai yang disinggung oleh Mbak Yu tadi, yaitu masalah pembiayaan.!! Jadi begini Mbak Yu.... Tadi pagi kami juga telah membahasnya tentang hal tersebut... Jadi saya tadi pagi sempat ditegur oleh suami saya tentang hal itu.!! Masalahnya saya dalam hal pembiayaan berniat untuk menyumbang atau memakai uang pribadi saya, tapi mas Hartono menepisnya atau menolaknya.!! Kata beliau, kalau masalah biaya beliau sudah mengantisipasinya. Jadi kalau masalah dua hal tersebut kami rasa sudah CLEAR.!! Jadi untuk ke depannya sampai dengan tiba pada pelaksanaan tersebut, kami hanya memohon parsitipasinya kepada mbak yu dan mas Joko.!! Kami rasa itu saja. Bagaimana mbak yo dan mas Joko.??"
Tanya ibu Sumiatun kepada keduanya....