Suffering Becomes Happiness

Suffering Becomes Happiness
bab 56



   Setelah beberapa saat kemudian, Adit segera mengajak Icha untuk kembali meneruskan perjalanan mencari jalan keluar di hutan tersebut.!


   Maka keduanya-pun bergerak meninggalkan tempat tersebut...


   Dan walaupun Mereka berdua tidak tahu pasti ke mana arah yang seharusnya Mereka melangkah, tapi tetap di dalam hati Mereka berdua merasa yakin dan optimis, bahwa Mereka akan menemukan jalan keluar dari hutan tersebut...


   Dan memang, perjalanan Mereka tidak mudah di dalam hutan itu,!


   karena seperti yang telah diuraikan sebelumnya, hutan tersebut semakin jauh dimasuki, maka semakin sulit dan semakin lebat...!


   "Hal itu membuatereka berdua tambah berhati-hati dalam melangkah di dalam hutan itu....!"


   Mereka-pun secara perlahan namun pasti tetap melangkah, untuk mencari jalan keluar dalam ketersesatannya itu...!"


   "Ketika Mereka berdua semakin jauh melangkah di hutan tersebut, maka keduanya tiba-tiba secara tidak sengaja, samar-samar melihat sebuah benda besar yang berwarna putih di kejauhan, yang tepat berada di posisi depan mereka.!!"


   "Maka keduanya-pun saling bertanya tentang adanya benda tersebut,!!"


Karena Mereka berdua sama-sama tidak tahu, apa sebenarnya benda itu...!


   "Lalu Icha bertanya kepada Adit....!"


"Apa itu Dit.!! Gue melihat suatu benda yang besar berwarna putih.!! Tapi gue nggak tahu, benda apa itu ya.!?"


"tanya Icha kepada Adit."


   "Kemudian Adit menjawab...!"


"Entahlah....!! Gue sendiri juga nggak tahu Icha.!! Benda apa itu gerangan.!!"


"ucap Adit kepada Icha.!"


   "Kemudian Icha berkata lagi...!"


"Atau.... jangan-jangan....!! Ada orang lain di hutan ini.!! Apa mungkin ya... Itu adalah orang berkemah di hutan ini.!?"


   "Kemudian Adit berkata...!"


"Udahlah Icha.!! Daripada kita penasaran, dan bertanya-tanya.!! Gimana kalau kita samperin ke sana.!? Biar kita tahu, bahwa apa benda tersebut.!! Gimana Icha.??"


"ucap Adit dengan nada bertanya


kepada Icha.!"


   "Kemudian Icha menjawab...!"


"Oke Dit.!! Gue setuju.!! Ayo kita ke sana.!!"


   Maka kemudian Mereka berdua menuju ke tempat adanya benda tersebut, dengan agak mempercepat langkah keduanya...!!


   Dan memang, benda tersebut tidak begitu jelas.!


   Karena keberadaannya sendiri agak begitu jauh dari mereka...!


   "Namun benda itu jelas terlihat, meskipun agak samar-samar.!!"


  Karena warna dari benda itu sangat kontras, dengan dedaunan dan pepohonan di hutan tersebut...!


   Dan setelah beberapa waktu Mereka berjalan, maka keduanya sampai juga ke tempat benda yang dimaksud.!


   "Dan setelah Mereka berdua sampai di tempat, itu dan mengetahui bahwa apa benda tersebut....


Maka alangkah terkejutnya Mereka berdua dengan apa yang dilihat dan disaksikannya itu...!!"


   "Rupanya... Benda itu adalah sebuah badan pesawat kecil, yang jatuh di hutan tersebut.!!"


   "Maka setelah Mereka mengetahui itu semua, lalu keduanya sejenak saling terdiam, dengan perasaan yang kacau.!!"


   Karena yang ada dalam benakereka berdua, adalah bercampur aduk antara "bingung" "seram" dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya...!


   Karena perasaan Mereka saat berada di tempat badan pesawat yang jatuh di hutan itu, cukup membuat Mereka merinding dan ngeri.!!


   "Mereka berdua membayangkan, betapa suatu kejadian yang "Dahsyat" telah terjadi di hutan itu, dengan adanya badan pesawat yang jatuh di hutan tersebut...!"


   "Dan suasana di saat itu-pun cukup membuat Mereka berdua mencekam.!!"


   "Kemudian Icha berkata kepada Adit...!"


"Aduh.... Serem banget Dit.!! Gue nggak sanggup melihatnya.!! Karena, terus terang aja gue takut.!! Karena gue ngebayangin.!! Betapa dahsyatnya kejadian pada waktu pesawat ini jatuh dari ketinggian di hutan ini.!!"


"ucap Icha kepada Adit, dengan nada ketakutan sembari memegang lengan Adit saat itu.!"


   "Lalu kemudian Adit menjawab...!"


"Tenang Icha.!! Tenang.!! nggak usah takut.!! Kan-ada gue di samping elu.!! Lagi pula... Menurut gue... Inilah yang dinamakan petualangan.!! Ya.... Anggap aja ini semua adalah suatu pengalaman yang sangat luar biasa.!! Kan-udah gue katakan ama lu sebelumnya.!! Apapun Yang terjadi, dan apapun yang ada di hutan ini... Nggak usah lu khawatirkan.!! Yang penting,Kita berdua aman dan selamat.!! Jadi, gue mohon ama elu... Hal ini nggak usah terlalu di khawatirkan.!!"


"ucap Adit kepada Icha, dengan nada tenang.!"


   Memang dengan adanya hal itu, bukan hanya Icha yang merasa ngeri dan takut...!


   "Adit-pun juga demikian...!


"Karena Bagaimana tidak, di tengah-tengah hutan yang lebat dan sepi, dan Mereka hanya berdua dengan menyaksikan pemandangan yang ada di depan mata Mereka tersebut, tentu saja hal itu sangat mencekam..!!"


   Akan tetapi, sebagai seorang cowok yang notabene adalah seorang pelindung pada saat itu, apalagi Adit adalah kekasihnya, maka Dia mau tidak mau harus menampakkan keberanian dan kejantanannya.!


   "Agar kekasihnya tersebut, merasa aman dan nyaman berada di sisinya.!"


   "Kemudian Adit berkata kepada Icha...!"


   "Lalu Icha menjawab...!"


"Enggak ah.!! Gue takut Dit.!!"


   "Kemudian Adit berkata lagi...!"


"Udahlah... Jangan takut.!! percaya deh ama gue.!! Kita periksa aja badan pesawat ini.!! Siapa tahu ada sesuatu yang bermanfaat bagi kita... Ayolah.!!"


"ucap Adit dengan nada memaksa, sembari menarik tangan kekasihnya tersebut.!"


   Kemudian Icha memberanikan diri, dengan mulai melangkah mengikuti Adit, sembari memegang tangannya dengan perasaan ketakutan...


   Dan Mereka-pun mulai mendekati badan pesawat itu dan memeriksanya.!


   Dan memang, badan pesawat yang jatuh itu sangat memprihatinkan...


   Kondisi badan pesawat tersebut terpotong menjadi tiga bagian, dengan kedua sayap yang terpisah dari badan pesawat.!!


   Sedangkan badan pesawat itu sendiri terpotong menjadi dua...!


  "Tapi anehnya...!"


Ruang kemudi pilot masih utuh dengan kaca penutup, dan lengkap dengan pintunya.!


  Sedangkan beberapa potongan dari pesawat itu, sudah mulai berkarat...


   Dan itu menunjukkan, bahwa kejadian jatuhnya pesawat kecil itu rupanya sudah lama terjadi...!


   Dan pada saat Mereka memeriksa satu persatu di beberapa bagian potongan badan pesawat itu-pun, Mereka tidak menemukan apa-apa.!


   "Termasuk sang pilot yang membawa pesawat itu sendiri...!"


   "Rupanya... Kejadian tersebut selain sudah lama terjadi, Mereka berdua beranggapan, bahwa kejadian itu sudah tertangani oleh Pemerintah setempat.!


   "Karena kalau tidak, tentu saja di dalam pesawat atau di dalam ruangan pilot itu masih ada korban dari pilot itu sendiri.!!"


   Atau paling enggak, barang-barang milik pilot itu sendiri tentunya masih ada...


   Dan itu terbukti, sewaktu Mereka memeriksa badan pesawat itu tidak menemukan apa-apa, termasuk mesin dari pesawat itu sendiri sudah kosong.!!


   Jadi, rupanya setelah kejadian jatuhnya pesawat tersebut, sudah dilakukan evakuasi oleh Pemerintah setempat.!


   Baik korban itu sendiri, ataupun barang-barang dan benda-benda yang dianggap penting, termasuk mesin dari pesawat itu sendiri.!


   Itu semua terbukti, dengan ketidak adanya semua barang-barang tersebut...


   Sementara di tempat lain, tim pencari baik dari "BNPB," ataupun dari tim om Robert sendiri, sejauh itu mereka masih belum menemukan keduanya.!


   "Namun Mereka semua tetap melanjutkan pencariannya, sedangkan waktu sudah beranjak sore.!"


   Namun Mereka semua tidak putus asa, dan terus melakukan tugasnya, yaitu mencari Icha dan Adit yang tersesat di hutan tersebut...


   Setelah beberapa waktu tim pencarian tersebut melakukan tugasnya, dan setelah Mereka menemukan jejak dari keduanya yaitu penemuan tempat persinggahan Mereka berupa bekas api unggun dan tempat tidur sebelumnya, maka kali ini tim dari "BNPB" menemukan jejak dari Adit dan Icha yang tersesat di hutan tersebut, yaitu berupa bekas tempat persinggahan keduanya.!


   Tim "BNPB" menemukan jejak itu berupa bekas persinggahan Mereka berdua, yaitu bekas mereka singgah berupa kayu-kayu kering yang dibakar.!


   Dan di sekitar sisa pembakaran tersebut terdapat tulang-tulang kecil menyerupai tulang kelinci, dan bekas itu-pun masih baru.!


   Maka seketika itu juga, tim "BNPB" segera memberitahukan kepada tim-tim yang lain termasuk tim dari om Robert.!


   Maka setelah semuanya mendengar penemuan tersebut, Mereka semua merasa lebih optimis dan yakin, bahwa keduanya bisa akan segera ditemukan di hutan tersebut.!


   Setelah tim "BNPB" menemukan tempat singgah Icha dan Adit di hutan tersebut dan selesai memeriksanya, kemudian Mereka semua berencana untuk melanjutkan pencariannya.!


   "Namun tiba-tiba nasib berkata lain...!!"


   "Di mana pada saat Mereka semua hendak melanjutkan perjalanannya, namun tiba-tiba hujan deras turun di hutan tersebut...!!"


   Maka semua tim pencari baik dari tim "BNPB" ataupun tim dari om Robert, segera saling berkoordinasi untuk beristirahat sejenak di hutan tersebut.!


   Kemudian semua para kelompok-kelompok dari tim itupun dianjurkan untuk mendirikan kemah di hutan tersebut, untuk berlindung dari hujan yang datang mengguyur Mereka di hutan itu.!


   Lalu semuanya dari kelompok-kelompok tim itu-pun, cepat-cepat mendirikan kemah masing-masing.!


   Lalu semua tim itu-pun segera berlindung di dalam kemah masing-masing kelompok itu.!


   Dan memang, mereka semua sudah mengantisipasi dalam pencariannya tersebut dengan membawa alat-alat yang lengkap...


   Dan juga kebutuhan-kebutuhan yang cukup untuk mereka semua dalam pencariannya itu,  termasuk tenda yang mereka bawa.!


   Hal tersebut selain sudah diperhitungkan untuk Mereka bawa semuanya, maka itu juga merupakan suatu keperluan khusus bagi Mereka semua, terutama dalam misi pencariannya tersebut...


   Akan tetapi, jikalau ada kekurangan atau keperluan lain yang cukup mendesak dalam misi pencariannya itu, semua tim dari pencarian itu tidak begitu sulit untuk melakukannya.!


   "Misalnya...!"


Mereka kekurangan kebutuhan dalam makanan, maka Mereka cukup mengontak sebagian anggota Mereka yang ada di tempat lain yaitu di perkemahan sebelumnya itu.!


   "Karena memang Mereka semua dilengkapi dengan radio panggil...!"


   Di mana dalam hal komunikasi lewat radio panggil tersebut, Mereka tidak membutuhkan sinyal seperti layaknya ponsel.!


   Jadi mereka dengan adanya hal itu, maka cukup mengontak atau memberitahukan ke tim yang lain yang berada di tempat tersebut, untuk mengantarkannya.!


   Selain dari hal yang disebutkan tadi, semua para tim tersebut dilengkapi dengan alat-alat canggih seperti kompas penunjuk arah.!


   Hal itu Mereka gunakan untuk mengantisipasi, agar Mereka semua tidak tersesat, ataupun salah arah untuk menuju tempat kembali dari awal sebelum Mereka masuk ke hutan tersebut.!