Suffering Becomes Happiness

Suffering Becomes Happiness
bab 32



   Kemudian Pak Joko menjawab....


"Baiklah kalau begitu dek.!! Sekarang saya akan segera mandi dulu dan ganti baju, baru setelah itu saya akan mengantarkan undangan tersebut.!!"


Ucap pak Joko kepada Pak Hartono.


   Kemudian Pak Hartono merespon ucapan Pak Joko tersebut....


"Silakan mas.!!"


Ucap Pak Hartono kepada Pak Joko, sembari memberikan lembaran-lembaran surat undangan kepadanya.


   Kemudian Pak Joko langsung berangkat mandi terus ganti baju, lalu setelah itu tak lupa Pak Joko segera membagikan surat undangan tersebut kepada para pekerja terlebih dahulu. Karena kebetulan hari itu adalah hari Sabtu, jadi besok mereka semua libur kerja. Jadi agar lebih gampang, maka Pak Joko memberikan undangan tersebut kepada para pekerja tersebut pada saat itu juga, sembari memberitahukan kepada mereka semua agar mereka semua bisa menghadiri undangan dari Pak Hartono tersebut. Dan kebetulan acara tersebut akan berlangsung pada malam Senin. Setelah Pak Joko selesai membagikan surat undangan tersebut kepada para pekerja, maka beliau langsung menuju ke rumah anaknya atau menantunya di desa sebelah, untuk menyampaikan atau memberikan surat undangan dari Pak Hartono yang telah diamanatkan kepadanya tersebut, dengan mengendarai sepeda motor miliknya.


   Sedangkan Pak Hartono sendiri, beliau langsung mengedarkan surat undangan kepada para tetangganya. Dan memang karena undangan tersebut lebih banyak dari yang sebelumnya, maka Pak Hartono bukan hanya tetangga terdekatnya saja yang diundang, tapi Pak Hartono juga mengundang beberapa teman-temannya. Termasuk juga Pak Hartono menuju ke sekolah dasar tempat mendiang istrinya dulu mengajar. Tujuan Pak Hartono menuju ke sekolah tersebut ialah; bermaksud untuk mengundang seluruh para guru yang mengajar di sekolah tersebut. Dan kebetulan semua para guru yang ada di sekolah tersebut waktu itu berjumlah 10 orang, termasuk seorang guru yang menyewa rumah Ibu Sumiatun "istrinya." Kemudian mengetahui pada waktu Pak Hartono mengundang para guru yang ada di sekolah tersebut, dan guru yang menyewa rumah dari ibu Sumiatun itu juga berada di sana, maka kemudian Pak Hartono langsung menelpon Pak Joko, untuk menyuruh pak Joko agar membatalkan mengundang pak guru tersebut. Karena beliau sudah diundang oleh dirinya di sekolah. Kemudian setelah Pak Hartono selesai mengundang para guru tersebut, kemudian beliau langsung berangkat pulang.


   Lalu sesampainya di rumah, Pak Hartono langsung menemui istrinya. Kemudian Pak Hartono mengajak istrinya tersebut untuk ikut bersamanya ke makam almarhumah Ibu Farida, untuk nyekar atau ziarah. Lalu kemudian ibu Sumiatun menyanggupi ajakan dari suaminya tersebut, lalu kemudian mereka berdua segera berangkat ke makam almarhumah Ibu Farida untuk berziarah ke makam tersebut.


   Sedangkan Pak Joko yang waktu itu juga sudah berada di rumah anaknya tersebut, maka beliau langsung bertemu dengan anaknya. Dan kebetulan waktu itu menantunya juga ada di rumah, karena memang hari itu adalah hari Sabtu, jadi menantunya tersebut memang lagi libur. Terus Pak Joko langsung berbicara kepada anak dan menantunya tersebut, sembari memangku cucunya, yakni anak dari "Ratna"  anak pak Joko tersebut.


   Kemudian Pak Joko berbicara....


"Jadi begini nduk.!! Bapak ke sini karena mendapat tugas dari Pak Hartono, yaitu agar Bapak menyampaikan surat undangan ini kepada suamimu.!! Karna kebetulan Pak Hartono mengundang "Untung" suamimu.!! Pak Hartono mengundang kalian, karena beliau besok malam akan mengadakan peringatan atau selamatan dalam rangka memperingati 100 hari wafatnya almarhumah Ibu Farida istri dari Pak Hartono. Jadi saya harap supaya Untung bisa menghadiri undangan Pak Harto tersebut.!! Dan satu lagi.!! Ada titipan pesan dari Ibu kamu dan tante kamu yakni ibu Sumiatun, kalau bisa kamu nduk.... agar terlebih dahulu berangkat ke sana terlebih dahulu untuk membantu kegiatan di sana, terutama membuat keperluan-keperluan terkait dengan acara tersebut


!! Entah itu membuat kue, atau menanak nasi, atau memasak yang lain-lain.!! Itu pesan dari tantemu ibu Sumiatun dan ibumu.!! Ya.... Kalau kamu ada waktu, atau dapat izin dari suamimu sekarang.!? Kalau kamu memang ikut sekarang sama bapak, ya tidak apa-apa.!! Atau setidaknya besok juga tidak apa-apa, dengan diantar oleh suamimu Untung.!? karena pelaksanaan itu sendiri berlangsungnya besok malam.!!Bagaimana Ratna.??"


Tanya Pak Joko kepada anaknya tersebut.


   Lalu Ratna sang anak tersebut menjawab....


Kayaknya lebih baik besok saja saya ke sana pak.!! Jadi kalau saya ikut Bapak sekarang kayaknya kurang tepat pak, berarti saya harus menginap di sana.!! Jadi besok biar saya minta anterin sama mas Untung saja.!! jadi besok pagi-pagi sekali saya akan ke sana, dan walaupun besok itu pulangnya agak malam, nggak apa-apa.!! Kan besok malam mas Untung akan ke sana, memenuhi undangan dari Pak Hartono.!! Jadi pas mas Untung pulang nanti, saya ikut dengan mas Untung pulangnya.!! Kan enak pak.!?"


Ucap anaknya tersebut kepada Pak Joko.


   Kemudian Pak Joko berkata lagi....


Ucap pak Joko kepada Ratna tersebut, sembari menyodorkan sebuah bungkusan kepada Ratna....


   Kemudian anak dan menantunya tersebut bertanya kepada sang bapak....


"Apa itu Pak.??"


Sudahlah.... Terima saja nduk.!! Itu bapak dan ibu ada rezeki.!! Kebetulan tempo hari yang dulu, panen ikan lele milik Pak Hartono lagi sukses dan berhasil menembus target dengan maksimal. Jadi selain lele tersebut bagus, harga waktu jualnya pun waktu itu juga bagus. Jadi bapak dikasih bonus oleh pak Hartono.!! Jadi bonus tersebut saya serahkan kepada kalian, untuk dipergunakan olehmu dan keluargamu, untuk keperluan apa saja.!! Yang penting menggunakannya dengan baik.!! Itu saja pesan dari bapak.!!"


Ucap pak Joko kepada anak dan menantunya tersebut.


Ucap Pak Joko....


   Setelah beberapa waktu kemudian.... Karena dirasa sudah cukup, maka Pak Joko segera berpamitan untuk kembali kerumah pak Hartono kepada anak dan menantunya tersebut.


   Pak Joko berkata....


"Baiklah kalau begitu.... Karena saya rasa sudah cukup, maka bapak akan segera kembali ke rumah Pak Hartono.!!  Dan ingat baik-baik pesan Bapak, jaga baik-baik cucu Bapak ini.!!"


  Ucap pak Joko kepada anaknya tersebut, sembari melepaskan cucunya dari pangkuannya dan berucap salam....


"Assalamualaikum.!!"


   Kemudian anak dan menantunya tersebut menjawab....


"Waalaikumsalam.!!  Hati-hati ya pak.!!"


   Kemudian Pak Joko segera melangkah keluar dari rumah tersebut, dan langsung menuju ke sepeda motornya, lalu kemudian beliau langsung berangkat kembali ke rumah pak Hartono.


   Kemudian setelah Pak Joko telah pergi, maka Ratna beserta suaminya masuk ke kembali ke dalam rumah.  Dan mereka segera membuka bungkusan yang tadi diberikan oleh bapaknya tersebut.  Maka mereka segera duduk di kursi ruang tamu rumah, sembari membuka bungkusan itu secara bersama-sama.  Setelah bungkusan tersebut dibuka, lalu mereka terkejut dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.... Ternyata bungkusan tersebut berisi uang sebanyak 10 juta.....mengetahui uang sebanyak itu yang diserahkan oleh bapaknya tersebut, maka mereka sejenak terdiam dan saling pandang. karena bagi mereka, uang tersebut lumayan banyak.  Lagi pula seumur-umur Pak Joko belum pernah ngasih uang sebanyak itu kepada mereka.  Ya.... maklum saja, karena memang Pak Joko semenjak kumpul bersama mereka dikenal tidak mempunyai pekerjaan tetap, hanya bekerja serabutan.  Sedangkan Untung menentu Pak Joko itu sendiri, memang bekerja di pemerintahan kabupaten menjadi PNS, tapi hanya pegawai bawahan saja, maka honornya pun tidak begitu besar.  Jadi apa yang didapati hari itu, bagi mereka adalah merupakan suatu anugerah yang sangat luar biasa.  Maka setelah mereka mengetahui dan menghitung uang tersebut, maka mereka segera mengucap syukur dengan ucapan "Alhamdulillah....!!"


Lalu kemudian mereka berdua saling berpelukan sebagai tanda senang dan bersyukur, karena telah mendapatkan rezeki yang lumayan banyak.


   Memang uang yang diserahkan kepada anaknya tersebut oleh Pak Joko, adalah uang bonus dari Pak Hartono yang beberapa waktu lalu diberikannya kepada Pak Joko sebagai tanda terima kasih dari Pak Hartono. Karena Pak Joko dinilai berhasil dan sukses merawat ikan lelenya dengan baik.  Dan berkat keberhasilan Pak Joko dalam merawat ikan lele milik Pak Hartono tersebut, itu terbukti setelah ikan tersebut dipanen.  Ikan lele hasil dari perawatan Pak Joko tersebut memang memenuhi standar. Selain ikan lele tersebut kualitasnya bagus dengan hasil yang berlimpah, lagi pula pada saat itu harga dari ikan lele tersebut tergolong sangat mahal. Jadi berkat keberhasilan itu, maka Pak Hartono tidak segan-segan memberikan bonus kepada Pak Joko, yaitu berupa uang 10 juta.  Dan itu pun di luar dari hasil gaji mereka berdua.  Jadi selain dari bonus 10 juta tersebut, Pak Joko dan istrinya yaitu ibu Sumarni tentunya dalam bekerja di rumah Pak Harto tersebut, mereka berdua digaji.  Dan gaji mereka adalah 100.000 per hari.  itu pun mereka terima dalam seminggu sekali.  Jadi selain dari uang yang diserahkan kepada anaknya tersebut, Pak Joko dan ibu Sumarni saat ini sudah lumayan banyak uangnya. Karena memang mereka berdua dalam bekerja di rumah tersebut tidak dipotong uang makan.  Karena urusan makan, mereka tidak diperhitungkan oleh pak Hartono dan ibu Sumiatun.  Jadi gaji mereka utuh 100.000 per hari, dan per orang.  Dan hasil gaji dari pekerjaannya tersebut, oleh Pak Joko dan ibu Sumarni ditabung.  Karena mereka punya cita-cita, yaitu mereka ingin seperti Pak Hartono.  Jadi mereka ingin menabung untuk membiayai cucunya kelak jika sudah masuk sekolah, dan melanjutkan pendidikan cucunya tersebut sampai kelak ke perguruan tinggi, atau Bila perlu sampai cucunya tersebut menjadi orang yang sukses. Jadi dengan alasan itulah Pak Joko dan istrinya menabung hasil kerjanya tersebut.  Dan rencana itu memang sengaja dirahasiakan oleh mereka berdua, dengan tidak menceritakannya kepada sang anak dan menantunya, begitu juga dengan ibu Sumiatun.  Jadi yang tahu rencana tersebut hanyalah mereka berdua, yakni Pak Joko dan istrinya, Ibu Sumarni.  sedangkan sang cucu tersebut, sekarang masih berumur 6 tahun.  Jadi 1 tahun lagi cucunya tersebut akan masuk kelas 1 di bangku sekolah dasar.