
LOHA......😅 MAAFKAN SAYA YANG BARU UP YAH...
MASIH SETIA DI SINI KAN??🤗🤗
HAYOO KITA BIKIN YASMIN MENDERITA DULU... MUNGKIN CHAPTER SELANJUTNYA AKAN MEMBUAT KALIAN BAPER KALI YAH WKWKWKWK
STAY TERUS YAH.... JANGAN LUPA BUAT DUKUNG AUTHOR DENGAN VOTE YAH😁😁
Asyifa masih saja cemberut tak mau di ajak bicara, dia memandang ke sembarang arah.
"Asyifa masih marah sama Ayah?" tanya Zidan masih fokus pada jalanan di depan nya.
Asyifa membuang muka menghadap ke jendela mobil.
"Ya udah, Ayah minta maaf buat yang tadi siang, kamu sih bikin Ayah gemes ajah, jadi begitu kan" saut Zidan.
Anak gadis nya itu, kena hukum karena keisengan nya terhadap anak buah nya Zidan, Dia harus meminta maaf kepada semua bawahan Zidan dengan cara mencium tangan mereka yang terkena oli, dan karena itu lah wajah Syifa terutama kening dan hidung nya jadi hitam, dan itu membuat Syifa ngambek sampai sekarang.
"Beli es krim mau?"tawar Zidan, Asyifa masih bergeming.
"Oke, kalau gitu, Ayah tambahin cake coklat,susu stroberi, dan eemmm apa lagi yah" ucap Zidan meledek, Asyifa terlihat menelan ludah, dia sedikit melirik Zidan.
Zidan yang menyadari itu jadi menahan tawa, Dia tau, Asyifa tidak akan kuat menahan godaan tentang makanan kesukaan nya itu.
" Yakin nih, nggak mau?" ledek nya lagi.
"Oh, ya sudah, berarti semua nya Ayah kasihkan ke Reyyan saja yah, kan niat nya Ayah mau ngasih ke kamu, tapi karena kamu ngambek ya... mending Ayah kasih ke Reyyan ajah" ucap Zidan menggoda.
Zidan mengeluarkan ponsel nya dan hendak menelpon Reyyan. Tapi gerakan nya di halangi oleh Syifa dengan memegang lengan Zidan saat hendak menempelkan benda itu di telinga nya , membuat Zidan tertawa.
Ada suara dari seberang telepon sana, membuat Asyifa dan Zidan saling memandang dan detik berikutnya mereka tertawa konyol, dan mematikan panggilan nya.
"Jadi gimana nih?, kita ke rumah Ayah atau langsung ke Restoran Bunda?" tanya Zidan.
"Ke rumah Ayah ajah, nanti es krim nya di habiskan sama si gendut" jawab Asyifa.
Zidan mendengar kata gendut langsung tertawa, dia tau siapa yang di maksud.
Akhirnya Ayah dan Anak itu melanjutkan perjalanan nya menuju ke rumah sang Ayah, lebih tepatnya calon Ayah.
💢💢💢💢
Zidan memarkirkan mobilnya di garasi, dia mengajak anaknya itu masuk ke dalam.
Syifa berlari ke dapur setelah meminta izin pada Ayah nya untuk mengambil apa yang di tawarkan tadi. Dia begitu senang sampai tidak memperdulikan sekitar.
Dia mengambil es krim dengan wadah besar, dan membawa nya ke meja makan.
"Aduh...cucu Oma ini, seneng banget kayanya" sapa Oma menghampiri Asyifa.
Asyifa seketika menghentikan suapannya dan menoleh.
Dia mendapati sang Oma yang sedang duduk di samping nya.
Dia cengar-cengir saja karena malu ketahuan.
"Eh... Oma.. maaf Oma, Syifa nggak nyapa Oma dulu" ucap Asyifa tak enak.
"Enggak apa-apa kok" jawab Oma dan tersenyum.
Tak berselang lama, Zidan ikut bergabung dengan mereka. Dia duduk di samping Asyifa.
" Oh ya Zid, kamu kapan mau fitting baju pengantin nya?" tanya Risma.
"Eemm... kayak nya akhir pekan ini deh Mah, soalnya Annisa nya lagi banyak pesanan catering kata nya, nanti aku tanya lagi deh kapan pastinya" jawab Zidan tersenyum.
" Oh, ok, hal yang baik jangan di tunda-tunda Zid" nasihat Mama.
Zidan tersenyum mengangguk.
"Ya udah Mama mau ke supermarket dulu ada sesuatu yang mau Mama beli soalnya" pamit Mama.
"Mau di anterin nggak nih?" tawar Zidan.
" Enggak usah, nanti Mama sama supir ajah, kamu temenin Syifa ajah" tolak Mama, dan berlalu pergi.
💢💢💢💢💢
Di lain tempat, Vita begitu heboh dengan apa yang di lihat nya, seperti nya dia begitu puas akan hal itu.
"Nis,Nisa....!" panggil Vita heboh.
"Liat tuh berita di TV, hahaha puas banget aku liat nya" jawab Vita antusias.
Annisa melihat berita infotainment yang di tampilkan stasiun televisi tersebut, dia terdiam, ntah dia harus senang atau sedih, dia tidak tahu.
Di infotainment itu, di berita kan bahwa Model ternama ter ciduk menyerang mantan istri pertama dari suami nya, dan juga itu di buktikan dengan tayangan video saat Annisa dan Yasmin saat mereka di supermarket waktu itu.
"Kena karma tuh orang, kenapa nggak dari dulu ajah yah?, ah tapi gak papa lah, gitu ajah aku udah seneng banget" ucap Vita masih dengan tawa nya.
"Nggak boleh begitu Vit " tegur Annisa.
"Ah kamu mah terlalu baik" kesal Vita.
Vita jadi kesal sendiri melihat respon dari teman nya itu, ini nih, kalau teman baik nya pake banget, kadang bikin kesel kalau tak sepemikiran dengan kita.
"Dia tuh, pantas dapetin semua itu, dia terlalu jahat tau nggak" sewot Vita.
" Entah lah, aku nggak tau harus ngerespon seperti apa" jawab Annisa lelah.
Dia memejamkan matanya dan bersandar di kepala sofa, beberapa menit kemudian dia sudah berkelana dalam mimpi indah nya.
"Nis?, yah dia tidur, hufftt ... sudah lah" gumam Vita melihat bos nya itu sudah terlelap.
Dia membenarkan posisi Annisa dan menyelimuti tubuh bos nya itu.
" Selamat tidur calon pengantin" ucap Vita lirih dan segera berlalu.
💢💢💢💢
Bian hari ini sudah di perbolehkan pulang, setelah pertemuan dengan sang kakak yang menjadi obat ampuhnya untuk sembuh, tapi dia tetap saja berwajah murung seperti tidak rela harus pulang.
" Bian kenapa kok murung begitu?" tanya sang Ayah yang sedang beberes.
Yasmin tidak ikut menjemput Bian karena skandal nya membuat dia berdiam diri di dalam rumah.
Aditya melarang nya untuk ikut menjemput karena bila dia ikut, akan membahayakan kesehatan Bian yang baru saja sembuh, tentu nya para paparazi akan membuntuti nya dan menyebabkan ketidak nyamanan nya sang putra.
Mau tidak mau Yasmin menyetujui apa yang Aditya ucapkan.
"Bian mau Kakak Yah, kok kakak nggak datang sih Yah?" tanya Bian sedih.
seketika Aditya menghentikan aktifitas nya.
"Kakak Bian lagi ada urusan sayang, pulang sama Ayah ajah yah, nanti kapan-kapan Ayah ajak Bian main sama kakak, oke" ucap Aditya
Bian hanya mengangguk menurut.
💢💢💢💢💢
Asyifa sedang duduk sembari menonton film kartun kesukaan nya.
Zidan menghampiri nya dan duduk di samping Asyifa.
Asyifa yang melihat kedatangan Zidan menoleh dan tersenyum.
"Yah, kalau Ayah nikah sama Bunda, nanti tinggal nya dimana Yah?"
Asyifa memulai percakapan.
"Asyifa mau nya dimana?" tanya Zidan balik.
"Syifa mau nya sama Nenek Yah, kasian Nenek kalau di tinggal sendiri, kan Nenek nggak ada yang nemenin Yah" jawab Asyifa.
"Ayah sih oke ajah, yang penting sama kalian berdua" jawab Zidan tersenyum.
"Sama kita apa sama Bunda ajah nih" goda Asyifa.
"Ya sama kalian berdua lah, percuma dong kalau Ayah nikah sama Bunda tapi nggak sayang sama kamu, kan niat nya Ayah itu mau lindungin kalian sayang"
"Jangan tinggalkan kita ya Yah" ucap Asyifa sendu.
Zidan yang mengerti tersenyum hangat.
"Enggak sayang, kalau Ayah lupa ingatkan Ayah yah, kamu tau kan dapetin Bunda kamu itu perjuangan nya panjang, jadi Ayah nggak akan menyia-nyiakan kesempatan yang kalian beri pada Ayah"
Asyifa jadi terharu mendengar ungkapan Zidan, dia pun merengkuh leher Zidan, dan di balas sayang oleh Zidan.
JANGAN LUPA UNTUK KLIK LIKE DAN COMMENT YAH MAN-TEMAN 😊.
VOTE NYA YANG PUNYA POIN BANYAK BAGI-BAGI 🤗 TERIMA KASIH 😊.