Serendipity Affection

Serendipity Affection
Menikah Lagi



Hingga, Para Tetua dari Keluarga Tama pun mengadakan pertemuan tertutup dengan Laras dan Gilang yang hadir disana, bahkan Zara pun ada disana.


.


"Sudah 5 tahun dan menantu bungsu belum juga mengandung, bagaimana ini, Gilang? Laras?" Tetua 1


"Laras, kami tidak pernah mempermasalahkan kamu mau dari Keluarga semiskin apapun, yang kami harapkan kamu bisa melahirkan seorang anak minimal seorang anak perempuan saja," Tetua 2


"Kakek, Laras-" Gilang


"Kakek," Laras menyela


Gilang dan semua menatap Laras,


"Aku tidak tau kapan aku akan hamil dan aku sudah bosan ditanyakan seperti itu terus, Gilang juga tidak mau bercerai denganku padahal aku sudah meminta untuk bercerai, hampir setiap hari aku meminta untuk bercerai namun tak digubris. Aku tidak mau disalahkan karena tak bisa memberikan keturunan, karena itu, aku akan membiarkan Gilang menikah lagi," Laras


"APA!!!????" Semua jelas terkejut


"Iya, aku akan membiarkan Gilang menikah lagi, dengan siapapun terserah, aku akan memberikan waktu 1 tahun supaya wanita bisa hamil, jika wanita itu hamil, Gilang harus menceraikan aku, aku gak akan meminta harta gono-gini. Dari awal aku gak tau jika aku akan menjadi menantu kalian, aku yang harusnya menekan karena aku yang ditipu oleh Pewaris kalian. Kita selesaikan baik-baik, karena aku gak mau mati diracuni sama seperti Istri Pertama Ayah Mertua. Nyawaku lebih penting daripada harta Keluarga Tama, dan satu lagi, jangan menyentuh Keluarga aku di Bali, Papaku gak punya masalah apapun dengan kalian," Laras


Semuanya saling berbisik,


"Laras, aku gak mau menikah lagi, hanya kamu satu-satunya istriku," Gilang


"Aku bukan tokoh antagonis, aku gak mau dibilang jahat karena tak membiarkan suaminya merasakan menggendong bayi. Sebelum menikah, aku selalu memperingatkan kau Gilang, aku bisa melepaskan apapun yang ingin kulepaskan," Laras


Gilang menunduk sedih,


"Baiklah, kalau begitu. Kami sudah putuskan, Gilang akan menikah lagi dengan Zara, Zara akan diberikan waktu selama 1 tahun bersama Gilang, jika Zara hamil sebelum satu tahun selesai, Laras akan bercerai dengan Gilang. Laras, kamu juga akan mendapatkan kompensasi, anggap saja sebagai membayar hutang karena Gilang telah menipumu sebelumnya," Tetua 1


"Apa!? Tapi Kakek-" Gilang


"Gilang, kamu tak punya hak berpendapat, kamu telah mengecewakan kami karena salah memilih wanita untuk dinikahi, untungnya Laras pintar dan bersedia bercerai darimu dan semua ini bisa diselesaikan dengan baik-baik," Tetua 2


"Kakek, aku yang bodoh karena percaya dengan Gilang. Aku tidak bisa menyiapkan pesta pernikahan, aku akan berlibur selama 2 minggu di Bali, kalian bisa menyiapkan pesta pernikahan itu. Dan, dari dulu aku sangat ingin ke Korea, karena itu aku akan kesana selama beberapa bulan supaya tidak menggangu pengantin baru, bolehkan Kakek," Laras


"Tentu saja, aku akan menyuruh seseorang menyiapkan segala sesuatu," Tetua 2.


.


.


.


Gilang menjadi sangat sedih karena Laras akhirnya menyampaikan pendapat untuk bercerai kepada para Tetua, bahkan yang lebih buruk dirinya harus menikahi Zara.


.


.


.


Disisi lain, di sebuah rumah tingkat sederhana, seorang pria sedang merasa sangat marah, berbagai barang hancur karena amarahnya,


"Tenanglah, kau bisa merusak semuanya, Dion,"


Dion menatap Riku,


"Bagaimana aku bisa tenang??! Si Gilang Gila itu akan menikah dan mengkhianati Bunga, bagaimana aku bisa tenang Riku!?" Dion


"Lahh itu kan keputusanmu untuk menyatukan Gilang dan Bunga. Kau harusnya lebih mengenal Keluarga Tama lebih baik dariku, beruntung Bunga masih hidup tidak seperti Nyonya sebelumnya yang dibunuh oleh Nyonya Arina," Riku


"Cih!! Aku harus segera menemui Gilang dan mempertanyakan hal ini," Dion


"Percuma, Keluarga Tama tidak akan mendengarkanmu," Riku


"Sial!!" Dion mengumpat.


.


.


.


2 minggu kemudian, Gilang dan Zara resmi menikah secara sirih, Gilang bahkan tak berniat memasuki kamar pengantin jika saja para Tetua tidak memperbolehkan Gilang keluar.


Gilang merasa cemas karena Laras bahkan sama sekali tidak menghubunginya sejak Laras meninggalkan Mansion.


.


.


.


Disisi lain, Laras sedang berada di Korea, menikmati hidup sebagai pengangguran kaya raya, Laras melakukan sedot lemak dan bahkan melakukan perawatan lainnya yang membuat Laras jauh lebih cantik dari sebelumnya.