
Namun Claudia belum dapat menerima kenyataan itu,
Claudia membayangkan betapa tersiksanya Ahamad selama ini yang berjuang dengan penyakitnya, dan begitu besar cinta Ahamad ke pada nya,
Dalam kesedihan yang mendalam yang di rasakan Rico dan law, mereka pun meminta agar Ramos menunjukan di mana Ahamad sebenar kini berada
"Nak Rico dan pak Law saya sangat berharap kalian bisa mengikhlaskan Ahamad, karna saat dia pergi stelah bertemu dengan saya, wajahnya tersenyum dengan manisnya, seolah olah kematian sama sekali tidak menakutkan baginya melain kan saya melihat itu lah yang sangat ia inginkan karna dia juga bilang itu adalah tempat seharusnya dia untuk kembali, dia seperti akan pulang kerumahnya,sehingga saya pun tidak dapat menolak atas permintaan nya yang ingin merahasiakan semua ini dari kalian terutama Claudia anak saya yang sangat ia cintai dan dia sangat ingin melihat kalian semua bahagia walau Tampa dirinya, dan saya sangat yakin sekali dia adalah orang yang baik dan pasti Allah memberi tempat yang seharusnya ke pada nya"Ucap Ramos pada semuanya
"Ya paman benar, saudara ku itu sungguh orang yang sangat baik,dia selalu memikirkan perasaan orang lain, dia juga banyak membawa perubahan dalam hidup kami, jika itu yang ia inginkan saya ikhlas untuk nya"Jawab Rico yang kini mengerti apa yang di lakukan Ahmad semata Samata hanya tidak ingin mereka bersedih
"Baik lah mari ikut saya"Ramos yang mengajak mereka semua
Ramos pun mengajak mereka semua ke sebuah tempat pemakaman dan di sana Ramos menunjukan sebuah makam, dan berkata itu lah makam nya Ahamad
seketika itu semua nya tak kuasa menahan tangis mereka
Claudia pun seketika itu berjalan ke samping makam itu dan terduduk lemas, sambil mengusap usap makam itu
"Mad, maafkan aku yang selam ini tidak tau akan penderitaan mu, maafkan aku yang egois ini Mad dan mungkin dalam hidup ini hanya kamu lah orang yang aku cintai, Mad terimakasih atas segalanya aku berjanji kepada mu aku akan menjaga matamu baik baik"Ucap Claudia yang sambil tersenyum namun sambil bercucuran air mata melihat makam itu
"Saudara ku, aku harap kamu dapat tenang di alam sana, dan mulai sekarang aku kan selalu mengirimkan doa untuk mu, kamu tenang saja kami semua di sini baik baik saja seperti yang kamu ingin kan, dan oiya saudara ku besok adalah hari di mana aku akan melamar Lilia, seperti yang kamu harapkan terimakasih saudara ku, walau hanya sebentar bisa bersama mu, namun kamu adalah saudara terbaik yang pernah ada"Ucap Rico dengan tulus nya
sedangkan law sendri kini berlutut di makam Ahamad itu
"Nak, kepergian mu ini sungguh membuat ku sedih namun seperti yang kamu inginkan aku akan tetap bahagia nak, dan mulai sekarang sesuai ke inginan mu paman akan memeluk Islam, agar paman dapat meminta kepada Tuhan agar kamu di berikan tempat terbaik di sisinya"Ucap law
Mereka di mengabiskan waktu di makam itu hingga sore hari
Setelah mereka semua sudah merasa tenang mereka semua pun pulang ke rumah nya masing masing, namun wajah mereka masih murung,
Dan saat itu Lilia pun mengirimkan pesan kepada Rico
"Assalamu'alaikum"Pesan lilia pada Rico
Melihat pesan itu Rico pun langsung menelpon Lilia, namun Rico tidak menceritakan apa yang terjadi kepada Ahamad, karna Rico tau Lilia juga sangat dekat dengan Ahmad tentu itu akan membuat Lilia sedih
Di situ Lilia yang tau Rico sedang tidak baik baik saja mencoba mengibur Rico, hingga Rico Kemabli tersenyum dan tertawa
"Hmm, aku sangat mencintaimu Lilia, terimakasih telah menerima ku ke dalam hidup mu"Ucap rico yang sangat bersyukur memiliki Lilia
"Hehe, iya Co , terimakasih juga telah mencintai ku"Jawab Lilia dengan lembutnya
Sedangkan Claudia yang kini masih murung dan selalu kepikiran Ahmad pun pergi keluar, dan dia menuju sebuah bar, namun saat di perjalan dia teringat akan kata kata Ahamad tentang buruk nya minuman minuman keras,
"Astaghfirullah"Ucap Claudia yang mengurungkan niat nya, dan dia terus berjalan hingga sampai di taman dia duduk di bangku di taman itu sambil menatap bintang bintang di langit
"Haaa, aku akan ikhlas mulai sekarang, karna ini bukan lah perpisahan, dan aku akan menjadi wanita lebih baik lagi, sehingga suatu saat nanti aku bisa bersatu Kemabli dengan mu mad"Ucap Claudia pada dirinya sendri
Malam itu saat Claudia sedang tertidur entah kenapa Claudia kembali memimpikan Ahamad, di mimpinya Ahamad kembali menemui nya dengan wajah yang sangat tampan dan berseri seri, dia kembali memimpikan Ahamad yang mengatakan cinta kepada dan Ahamad memasangkan cincin di jari manisnya
"Tenang saja ,jika sudah waktu nya kita pasti akan di pertemukan Kembali Claudia, jadi bersabarlah dan jangan lupa senyum mu itu adalah senyuman terbaik yang tak sengaja pernah ku lihat, maka dari itu tetap lah untuk tersenyum, dan di mana pun kamu berada aku selalu bersama mu"Ucap Ahamad dengan lembutnya memegang pipi Claudia
Di mimpi itu Claudia dan Ahamad sangat bahagia sekali mereka berlarian seperti tidak ada beban di sebuah Padang yang penuh dengan bunga
Hingga pagi pun datang Ramos yang telah menunggu claudia untuk pergi ke acara lamaran Rico dan Lilia pun pergi ke kamar Claudia untuk membangunkan nya, namun di sana Ramos melihat Claudia tersenyum dengan bahagianya dalam tidur nya, dan Claudia sempat menyebutkan nama ahamad dalam tidurnya itu sehingga Ramos menjadi heran
"Hmm, sungguh aku baru pertama kali melihat cinta yang seperti ini, hingga dalam mimpi pun kalian dapat bertemu dengan bahagia nya, sungguh Allah itu maha besar"Ucap Ramos
Dan di saat itu Claudia pun terbangun dan kaget melihat ayahnya yang telah berdiri di samping nya
"Astaghfirullah, ayah bikin kaget saja"Ucap Claudia
"Hehe, ya kamu lihat ini sudah jam berapa, ayo cepat siap siap nanti kita telat loh"
"Apa ! ahhhhh kenapa tidak Bagun kan aku lebih awal ayah"Claudia yang kini langsung bangun dan langsung bersiap siap
Melihat tingkah Claudia yang tergesa-gesa itu pun Ramos menjadi lega melihat Claudia yang sepertinya sudah baik baik saja
Di sana semua orang dapat bercanda dan tertawa, Claudia dan teman teman nya pun mengirim Poto kebahagian itu kepada Lolita, Lolita yang di tempat barunya juga ikut mendoakan kebahagian untuk Lilia dan Rico, dia juga berkata dia akan datang ke acara pernikahan Rico dan Lilia
yang membuat kebahagiaan itu menjadi lengkap, kini Claudia pun sudah baik baik saja,
Dua bulan berlalu di mana hari yang di tunggu tunggu telah tiba, mereka semua pun kini sudah mendapatkan gelarnya, namun setelah itu mereka akan menjalani kesibukan mereka masing masing dan tidak tau dapat berkumpul apa tidak lagi kedepannya
kabar itu pun sampai ke pada Ahamad, Ahamad pun juga turut bahagia mendengar wisuda mereka, dan kini Ahamad telah membuka sebuah toko eskrim di mana bibi dan paman Ujang yang kini membawa nya, sedangkan Alya selalu menyempatkan diri setelah pulang dari kerja untuk bertamu dengan Ahamad, Alaya selalu menyetorkan hapalan nya kepada Ahamad, bibi dan paman Ujang sangat berharap Alya dan Ahamad bisa menjadi pasangan, karna Alaya adalah orang yang sangat cantik dan juga sangat baik kepada Ahamad
Di hari itu Caludia pun ke makam Ahamad dengan membawakan bunga,
"Mad allahamdulillah akhir nya aku telah mendapatkan gelar ku, oiya mad hari ini seperti biasanya aku juga selalu tersenyum, dan apa kamu tau hari ini, tu si Miranda selalu saja menjadi wanita yang paling heboh heheh, hmmm dan mulai sekarang aku aku akan berkerja dan memimpin perusahaan ku sendri, tapi kamu tenang saja mad seperti biasanya setiap hari aku akan menyempatkan diri datang kesini"Ucap Caludia di depan makam itu, ternyata Claudia setiap hari nya selalu datang ke makam Ahamad untuk bercerita apa yang terjadi pada nya di setiap harinya, Claudia pun seolah olah merasa Ahamad mendengar setiap cerita nya sehingga itu membuat Claudia menjadi senang,
"Hmm, aku pulang dulu ya mad karna hari ini kami semua akan merayakan ke lulusan kami, dah mad, assalamu'alaikum"Claudia yang meletakkan Bunga di atas makam Ahamad lalu pergi
Hari itu mereka merayakan kelulusan mereka, dan mereka juga tidak lupa mengirimkan Poto Poto Lucu mereka ke Lolita, namun saat ini usia kandungan Lolita sudah besar, Lolita sangat senang sekali melihat kebahagiaan mereka, namun kini hanya ucapan dari Ahamad dan orang tuanya lah yang menguatkan nya
Waktu berlalu mereka mulai menjalankan kehidupan mereka masing masing, Arleta kini fokus untuk melatih tim nya untuk ikut kejuaraan MMA internasional, sedangkan miranda yang belum tau akan berbuat apa masih menjadi pengangguran yang serba berkecukupan, Lilia dan Rico sendri kini membangun sebuah butik untuk pakaian muslim dan muslimah dan semua perlengkapan sholat, serta Alquran dan buku buku lainya yang menyangkut Islam, tokoh itu untuk masa depan mereka nanti setelah menikah
sedangkan Claudia sendri kini telah memimpin perusahaan nya sediri, sehingga Claudia menjadi Dirut termuda, tentu Claudia juga memiliki beberapa cabang perusahaan
Kehidupan mereka setelah kuliah pun menjadi kehidupan yang sesungguhnya nya, mereka sekarang di sibukkan dengan banyak pekerjaan,
Namun seperti yang di ucapkan Claudia selalu saja menyempatkan untuk bercerita di makam Ahamad
Sedangkan Ahamad sediri hingga kini masih saja menolak siapa saja yang ingin bersama nya karna dia masih sangat mencintai Claudia,
"Hmm, mad mad, aku sudah lama sekali bersama mu namun kamu masih saja memikirkan wanita itu yang mungkin kini dia telah bersama orang lain"Ucap Alya
"Hehe, Alya begitu lah cinta, karna cinta berasal dari Allah, aku tidak punyak hak untuk menyesal atau pun bersedih karenanya, percayalah alya aku yakin suatu hari nanti kamu juga akan menemukan orang yang sangat mencintai mu, hingga kamu akan bahagia setiap kali kamu mengingat nya dan kamu tetap lah Adik terbaik ku"
"Haha, iya deh Abang Ahamad, oiya aku dengan 2 hari lagi Rico dan Lilia akan menikah, apakah kamu juga tidak ingin menemui mereka sekarang mad?"Tanya Alya
"Hmm, Tampa aku pernikahan itu juga akan tetap berjalan Alya"Jawab Ahamad
"Oiya Alya bagaimana hari ini?"Tanya Ahmad
"Hmm, seperti biasanya hari ini biasa biasa saja, namun ketika bertemu dengan mu saja hari ini menjadi luar biasa haha"Goda Alya pada Ahmad
Hari itu Alya pun seperti biasanya mengobrol bersama Ahmad setelah ia pulang kerja dan menyetorkan hapalan nya,
di perjalanan pulang Alaya selalu memikirkan kisah cinta Ahmad dan Claudia yang menurut nya cinta seperti mereka sangat sulit untuk di temukan di jaman ini
"Yaaa, sekarang aku percaya bahwa cinta yang suci itu benar ada nya, hingga tiada sedikit pun kesedihan di dalam nya, walau mereka tidak bertemu namun tetap saja mereka seolah olah bersama, dan aku sangat salut dengan itu, haaa mad mad andai saja kamu mau bersama ku pasti aku akan menjadi wanita paling bahagia di dunia ini"Ucap Alya pada dirinya sendri
Hari ini adalah hari yang di nantikan oleh Lilia dan Rico
Acara pernikahan mereka pun di langsung kan, semua orang pun datang, acara itu sangat meriah sekali namun Lolita yang kandungan nya sudah membesar pun member alasan bahwa dia tidak bisa datang ke acara pernikahan itu
Semua orang berbahagia untuk Rico dan Lilia, di sana mereka kembali bertemu dan berkumpul
Mereka sudah banyak berubah terutama dengan pikiran mereka yang kini mulai dewasa
Mereka pun tertawa saat mengenang masa masa kuliah mereka
dan juga bersedih mengenang Ahamad yang tak kunjung kembali, namun saat itu Claudia pun menceritakan semuanya kepada teman teman nya itu, hingga selai acara pernikahan, mereka semua datang ke makam Ahamad, termasuk Lilia dan Rico
Mereka sangat tidak menyala bahwa Ahamad telah pergi meninggalkan mereka untuk selamanya, Lilia dan Rico pun mencarikan kebahagiaan mereka di depan makam Ahamad itu,
Hingga mereka pun satu persatu mengucapkan apa yang mereka rasakan di depan makam Ahamad, hanya Claudia saja yang tetap tersenyum, seolah oleh melihat Ahamad juga tersenyum kepadanya.
Dan kisah ini pun selesai
Bagi teman teman yang menyukai kisah ini harap beri nilai sebagai dukungan untuk saya, agar saya lebih percaya diri lagi untuk membuat kan seri keduanya yang tentunya akan lebih menarik dan lebih seru lagi,
Bagi teman teman yang telah membaca terimakasih atas dukungannya salam hangat dari saya untuk kalian semua Terimakasih