
Dan di saat bersamaan Rico pun mulai sadar,Riko melihat dan mendengar Llilia yang sedang berdoa "Siapa gadis itu, dan aku dimana aku",ucap Rico dalam hatinya,
Selesai Llilia sholat, Lilia sangat senang melihat Rico yang telah sadar di sehingga dia lupa membuka mukenah nya yang ia ambil dari mushola, dia sangat terlihat cantik dengan mukenah itu
"Co akhirnya kamu membuka mata mu,aku sangat khawatir pada mu co"
Namun Rico yang masih lemah, belum bisa membuka mulut nya dan bicara, dia hanya mengedipkan matanya
Lilia langsung bergegas memanggil Lolita untuk memeriksa Rico
"Syukur lah,dia sudah baik baik saja, hanya keadaan nya saja yang masih lemah, dan kamu Lilia kamu bisa istirahat sekarang , nanti kalau terjadi apa apa kamu bisa memanggil dokter lain nya, karna aku harus pulang sekarang untuk beristirahat, karna jam tugas ku telah selesai aku akan pulang, dan aku akan kerumah sakit lagi setelah pulang dari kuliah besok , oiya satu lagi kamu sangat cantik dengan mukenah itu, lalu nanti sebaik nya kamu kembalikan mukenah itu ke musholah setelah kamu sudah selesai memakainya"
"Heheh baik lah Lolita, kamu hati hati di jalan ya dan terimakasih"
"Oiya, aku telah menyiapkan makan dan ini selimut untuk mu"
"Terimakasih banyak Lolita, kalian memang sahabat yang baik sekali"Lilia memeluk Lolita
"Ya sudah, aku pulang dulu ya lilia"Lolita pun pulang
Dan lilia duduk di samping Rico, Lilia bercerita tentang apa yang telah ia alami hari ini, namun Rico hanya bisa mendengarnya saja, Rico ingin sekali bicara namun Rico masih lemah sekali
"Kamu sungguh wanita yang baik Lilia, dan kamu juga wanita yang cantik terimakasih telah menjaga ku"Ucap Rico dalam hatinya
"Dan sebaik nya, kamu istirahat sekarang co agar kamu cepat pulih"Rico pun kembali tertidur
Lilia memberitahukan kepada claudia kalau Rico telah sada,Claudia pun ikut senang dan lengah mendengar nya
Claudiya memberi tau ayah Rico, dan ayah Rico segera menuju rumah sakit mendengar itu
"Ah, di mana ini"Carlos mulai sadar, hey…hey…"Carlos memanggil Ahmad
"Hmmm, syukurlah kamu sudah sadar"
"Ternyata kamu, kenapa kamu menyelamatkan ku, bukankah aku pernah jahat kepadamu, dan untuk apalagi aku hidup sekarang, sedangkan aku tidak mempunyai kedua kaki ku lagi"Carlos sambil menangis
"Tenang lah saudaraku bukankah kamu masih hidup sekarang, dan kamu masih diberi kesempatan oleh yang mahakuasa, untuk kamu bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi"
"Tapi apa guna nya lagi aku sekarang, bahkan untuk mengurus diriku sendiri saja aku tak bisa, dan aku sudah di buang dari keluargaku, aku tidak punya siapa siapa lagi disini sekarang, dan apa kah kamu tidak membenci ku karna sebenar nya, aku lah yang telah menabrak Rico teman mu"
"Aku sama sekali tidak membenci mu, aku hanya saja aku membenci sifat jahat yang ada dalam dirimu, dan sekarang apa guna nya itu sekarang kamu sudah menerima akibat nya dan kamu tidak perlu khawatir, aku akan membantu mu"
"Maaf kan aku,aku sungguh minta maaf,aku sungguh menyesal sekarang, tolong maaf kan aku"
"Iya, dan kamu juga harus meminta maaf pada Rico dan Llilia, sekarang kamu istirahat agar kamu cepat pulih"
"iya terimakasih, aku sangat tidak berguna sekarang, aku hanyalah orang cacat, dan lebih baik aku tiada aku tidak mempunyai harapan lagi untuk hidup"
"Saudara ku kamu tidak boleh bicara seperti itu, semua ini takdir yang telah di berikan yang maha kuasa kepada mu, harus tabah dan sabar menjalaninya, tidak ada takdir yang buruk untuk hamba hambanya, maaf aku juga tidak merasakan apa yang yang kamu rasakan, mungkin kalau aku di posisi mu aku juga akan begitu, namun apakah tiada akan menyelesaikan semuanya,lebih baik hidup dan memperbaiki segalanya, dari pada tiada yang kita belum tau apa yang sebenar akan terjadi, lebih baik sebelum tiada, kita menyiapkan sebanyak banyak nya bekal selagi kita bisa,saudaraku bukan kah kamu masih beruntung sekarang, Allah masih memberimu kesempatan untuk itu"
Carlos menangis sejadi jadinya"Terimakasih Bro, ya aku akan menerima ke adaan ku sekarang, ini adalah hukuman untuk ku, karana telah menjadi orang yang jahat, dan sekarang bantu lah aku untuk menjadi orang yang semestinya, terimakasih banyak bro dan mulai sekarang aku akan masuk Islam, dan tolong ajarkan aku lebih banyak lagi"
"Allahamdulillah,kamu bisa memanggil ku Ahmad dan kebetulan, ayah ku pernah mendiri ka sebuah madrasah untuk para anak yatim yang tidak memiliki orang tua, dan di sana banyak ustad dan ustadzah yang menjadi sukarelawan untuk mengajar di sana, disana juga ada asrama untuk tempat tinggal, selama aku disini, aku juga belum berkunjung ke sana, dan setelah kamu sembuh aku akan membawamu ke sana, namun bagaimana dengan kuliah mu"
"Terimakasih banyak Mad, kamu sungguh orang yang baik, aku akan mengikuti mu kesana dan belajar di sana, aku tidak akan berkuliah lagi karna sudah tidak mempunyai apa apa lagi sekarang, aku hanya memiliki satu mobil dan itu akan ku jual, dan ku sumbangan kan ke madrasah milik ayah mu itu"
"Baik lah kalau itu ke putusan mu saudaraku, aku sangat senang mendengar nya, semoga Allah selalu melindungi mu"