
Ke esokan harinya, Ahmad mulai berangkat kuliah lagi,sedangkan Lilia yang dapat kabar dari ayah Rico bahwa Rico sudah sangat membaik.
Lilia menyempatkan diri untuk menjenguk Riko dirumah Sakit,Lilia pun sampai dirumah Sakit
"Wah Nak sekarang kamu sangat cantik dengan pakaian yang tertutup"Puji ayah Rico yang melihat Lilia sekarang Telah mengenakan baju yang tertutup
"Terimakasih pak"
"Ya, silahkan masuk Bapak akan Keluar sebentar tolong jaga Riko dulu ya"
"Baik pak,"
Ayah Riko pun keluar utuk mencari udara segar, dan meminum segelas kopi,sedangkan Lilia mengajak Rico untuk berjalan jalan di taman Rumah Sakit.
Menggunakan kursi roda Lilia pun mendorong nya
"Terimakasih banyak ya Lilia,Oiya kamu sangat cantik sekali, coba saja dari dulu kamu begini mungkin semua pria akan gila melihat mu hahaha"Riko yang sekarang sudah membaik mulai mengguraui Lilia.
"Hehehe terimakasih co,kamu jangan berlebihan begitu bukan kah sudah seharus nya aku mengenakan yang beginian co,dan ini untuk pertama kalinya Aku melihat mu tertawa co,ternyata kamu orang nya asik juga"
"Hahaha iya karna kamu saja belum mengenal ku Lilia"
"Hahaha kadang Aku bingung co dengan mu dikelas tak pernah bicara,tak pernah ada orang yang ingin berteman dengan mu,aku kira kamu itu Orang yang menakutkan"
"Haha ya aku memang begitu, namun sekarang setelah mengenal Ahmad aku mempunyai teman karna dia tidak memandang dalam berteman"
"Yaa, benar juga sih Co, padahal kamu kan seorang Anak mafia yang terkenal di kota ini"
"Hmmm sudah,sudah jangan bahas itu aku tidak seperti Ayah ku,hanya saja orang orang saja yang takut kepada ku"
"Hahaha, iya deh Co"
Pada saat itu mereka pun Sampai di taman, ketika Lilia hendak duduk tidak sengaja baju Lilia tersangkut di kursi roda nya Rico, dan membuat nya akan terjatuh Rico pun segera menarik tangan Lilia, sehingga Lilia memeluk Rico,mereka mereka saling bertatapan satu sama lain
"Maaf co,maaf, apakah kaki mu sakit?"
"Hmm tidak lilia,sakit nya hilang ketika memandang mu,"Ucap Rico yang tersenyum manis kepada Lilia yang membuat Lilia menjadi malu malau
"Ah kamu biasa aja"
Rico yang melihat tingkah lilia pun tertawa.
Lilia pun duduk di bangku sebelah Rico dan Mereka pun bercerita
"Oiya Lilia,kapa ya Ahmad akan pulang,soalnya aku ingin segera bersyahadat untuk masuk Islam"
"Masya Allah, bagus tu Co,Oiya apakah kamu sudah membicarakan nya dengan ayah mu?"
"Belum sih Lili,namun nanti akan segera ku bicarakan pada nya"
"Iya deh co, lebih cepat lebih baik, dan aku juga ingin menanyakan sesuatu pada Ahmad?"
"Tentang apa Lilia,Jangan bilang tentang perasaan nya padu mu?"
"Hahaha, kamu jangan bercanda co dia mana mungkin tertarik ke pada ku,menatap ku saja dia tak pernah bagaimana dia bisa tertarik kepa ku,hmm, aku hanya ingin bertanya apakah dia bisa mengajarkan ku untuk membaca Al'quran, karna buku yang di berikan nya aku hanya bisa membaca latin nya saja, dan aku takut salah"
"Ohh seperti itu, ya sih aku juga,ya nanti kalau dia sudah pulang kita tanyakan bersama, aku juga sangat ingin bisa membaca Al Qur'an dan tau arti nya"
"Iya co Aku ingin membeli Alquran yang sekalian ada terjemahan nya"
"memang nya ada Lilia?"
"Ya, tentu saja ada"
"Ya baik lah, semoga Ahmad secepat nya pulang,agar kita dapat belajar bersama"