
Ahmad pun dan pak imam pulang, namun pak imam memiliki keperluan dan Ahmad pulang sendirian,
di perjalanan Ahmad akan pulang kerumahnya anak buah dari ayah Riko langsung membius Ahmad dari belakang sehingga Ahmad tidak sadarkan diri
Ahamad pun di bawa ke gudang halaman belakang rumah Rico
"Bos kami telah melakukan perintah bos dan sekarang anak itu telah kami ikat di gudang belakang"Lapor salah tau anak buah ayah Rico
"Hahaha, bagus jaga dia jangan sampai dia lolos, besok setelah pulang ke rumah , aku akan mengurusnya"Ucap ayah Riko pada anak buahnya
Sedangkan Ahmad kini belum sadar kan diri dengan posisi duduk tangan terikat dan mulut yang di ikat dengan kain
Sedangkan Claudia di rumah nya, semua orang di rumah nya sekarang berdiri di depan pintu kamarnya Ayah bibi dan lainya mereka semua berkumpul di depan pintu kamar Claudia
"Masya Allah tuan, Bibi tidak menyangka ternyata nona pandai mengaji dan suara nya bagus sekali tuan"Ucap bibi,
Yang ternyata mereka semua mendengarkan Claudia yang sedang mengaji
"Iya Bi, anak aku sangat senang sekali anak ku akhirnya, Masaya nak aku tak mampu berkata apa apa lagi sekarang"Ramos sangat terharu dengan itu
"Iya tuan, kami sangat senang sekali melihat nona kami yang sekarang"Ucap mereka semua
Saat mereka semua sedang asik berbicara, Claudia yang telah selesai mengaji pun mendengar mereka dan membuka pintu
"Astaghfirullah, Eeee kenapa ayah dan kalian semua berkumpul di depan kamar ku"Ucap Claudia yang kaget melihat mereka
"Hahaha, Masaya Allah anak ku,kami berkumpul di sini karena mendengar mu mengaji"Ucap Ramos dengan senang nya
"Iya nona, suara nona bagus sekali, kapan kapan Bibi ingin belajar mengaji bersama nona"Ucap bibi
"Iya nona kami juga"Ucap mereka yang berkerja di rumah Claudia
"Hahaha, Bibi terlalu berlebihan, Aku belum terlalu landai Bi"Ucap Claudia
"Hmmm , setidak nya nona bisa mengajarkan kami untuk mengenal huruf nya, agar kami bisa membacanya"Rayu bibi pada Claudia
"Hmmm, iya deh Bik iya"
"Hehe terimakasih nona"
"Nak, ayah sungguh tak menyangka kamu akan berubah seperti ini"Ucap Ramos
"Hehe ,ayah Claudia tidak berubah sama sekali ayah, hanya saja Caludia ingin menjadi seorang wanita yang seharusnya, seperti yang Ahmad katakan"
"Hem ,hem Ohhhh Ahmad lagi?"Ramos menggoda Claudia
"Hehe, jangan jangan nona kita menyukai si pemuda yang bernama Ahmad ini"Sahut bibi
"Apa sih bik hmmm"Caludia yang malu malu
"Hahaha, akhirnya bik aku akan mempunyai seorang menantu bik"Ucap Ramos yang senang
"Ayah…apa sih ayah, sudah ah Bi dan semuanya ayo kita makan, aku sudah lapar"Ucap Claudia
Mendengar itu mereka semua pun turun dan makan bersama di meja makan,
"Oiya nak, apakah kamu menyukai pemuda yang bernama Ahmad itu nak, dan kapan kamu akan mengajak nya kesini, ayah sangat ingin sekali bertemu dengan nya"
"Hmm, iya ayah besok besok aku akan mengajak nya kesini, dan kalau suka sih, hehehe"Claudia yang malu
"Hahaha, kamu tidak bisa berbohong ke pada ayah mu ini, namun awas saja si pemuda yang bernama Ahmad itu menyakiti mu, ayah yang akan langsung memberi pelajaran pada nya, hahaha ayah kan kuat"Ucap Ramos yang bercanda
Setelah mereka selesai makan Claudia kembali ke kamarnya
Claudia selalu terbayang kebersamaannya bersama Ahmad walaw itu mereka belum menghabisi banyak waktu bersama, namun Claudia telah menyukai nya,
"Aaaahhhhh, mungkin sekarang aku beneran jatuh cinta ke pada ahmad"Gumam Claudia
Malam itu pun berlalu
Ke esokan hari nya Ahmad tersadar, dia sangat kaget melihat kondisinya yang sekarang telah di ikat
"Ya allah apa yang sebenarnya terjadi, dan di mana ini"Ucap Ahmad dalam hatinya
Sedangkan di rumah sakit, Riko yang telah di di ijinkan untuk pulang pun bersiap, Rico sudah pulih dari sakit nya, setelah menyelesaikan segala urusan di rumah sakit Rico dan ayah nya pun pulang, di perjalanan Rico memberi pesan ke pada lilia