
"Iya tentu saja, ayo kamu mau kemana,hahaha heyyy teman teman apakah kalian mendengar itu, Lilia mengajak ku pergi"
"Hahaha iya Carlos, sebaik nya kalian cepat pergi"Ucap dua teman Carlos
Lilia pun membawa Carlos ke penghujung kampus
"Lilia kita mau ngapain ke sini"
"Ya, kamu akan tahu setelah melihat nya"Lilia sambil senyum menatap Carlos, yang membuat Carlos tidak sabar untuk melihat apa yang akan di lakukan lilia,
baru sampai mereka di penghujung kampus
Arteta seorang boxing, langsung mencengkram Carlos claudiya dan Miranda langsung memegang ke dua tangan Carlos
Arleta, langsung memukul carlos tentu saja bobot pukulan Arleta sudah terlatih, Carlos tidak dapat melawan mereka
Mereka berlima tertawa melihat Carlos yang babak belur"Heyyy brengsek, kalau kamu belum siap untuk di pukul mulai sekarang belajar lah utuk tidak memukuli orang"Ucap Arleta
"Dasar, wanita wanita gila, apa salah ku, dan kamu Lilia aku tidak menyangka kamu hanya ingin menjebak ku"
"Ya kalau tidak untuk ini, aku males banget bicara pada mu"
"Ni makan"Lilia menonjok Carlos
"Itu untuk kamu yang selalu mengganggu ku"
"Dan salah nya kamu kamu telah mengganggu Ahmad ni untuk mu"Giliran Claudiya yang menonjok Carlos
Carlos terkapar, mereka berlima pun meninggalkan Karlos sambil tertawa senang
"Hahahaha claudiya, aku tidak menyangka Lilia ternya juga bisa menonjok seseorang"
"Hahah iya Arleta, aku juga baru pertama kali melihat nya"
"Iya habis nya dia selalu mengganggu ku"
"Kalian bertiga memang hebat"Ucap Lolita dan Miranda sambil mengacungkan jempol,Mereka berlima pun menuju kantin
"Heeyyy kalian berdua, sebaik nya kalian menjemput Carlos di penghujung kampus sana"Ucap claudiya pada dua teman Carlos
"Bukan kah dia pergi bersama kamu Lilia "
"Kalian apakan dia"
"Banyak tanya, pergi sana !!!"Teriak arleta, Mereka berlima pun tertawa
Ahmad dan Rico datang,mereka duduk di meja agak jauh dari mereka berlima"Heyy mad kamu liat mereka berlima sengat senang sekali kelihatan nya"
"Iya biarkan saja co"
"Haaa, pasti ada ada saja yang mereka lakukan,
pasti mereka membuat onar lagi"
15 menit kemudian
"Brengsek kamu"Carlos menepuk meja Ahmad dan Rico
Riko yang spontan langsung berdiri dan mencengkram baju carlos
"Apa maksud mu,kamu jangan kelewatan ya carlos, aku bisa dengan mudah nya melenyapkan mu"Carlos terdiam mendengar ucapan Rico tentu saja Carlos sangat takut kepada Rico yang seorang mafia
"Heyy, tenang dulu co, ini semua gara gara teman mu itu, apakah kamu tidak melihat muka ku ini,gara gara dia aku di hajar oleh lima perempuan gila itu"Carlos sambil menunjuk ke arah claudiya cs
Mendengar itu,Riko tertawa terpingkal terpingkal dan membuat semua orang heran,karna baru kali itu Rico tertawa sangat senang
"Kamu, kamu di hajar mereka berlima haha"
"iya, apa yang lucu, apa yang salah"
"Hahahah tidak, tidak, sebaik nya kamu pergi sebelum aku yang mengajar mu"Carlos pun pergi
"Aduh Mad, perut ku sakit sekali mendengar nya, tidak ku sangka mereka berlima bisa berbuat begitu, yaaa kalau di pikir pikir apa sih yang tidak bisa mereka lakukan, namun kenapa itu gara gara kamu Mad"
"Ya, aku juga tidak tahu co"
"Apakah Carlos yang telah memukul mu Mad,kalau memang benar dia, aku juga akan melakukan hal yang sama , bahkan dia akan lebih buruk dari itu"
"Hehe tidak co, dan itu juga perbuatan yang di larang co
Iiya deh Mad"