
Claudia dan yang lain nya juga tidak menyangka bawah Carlos kini sudah menikah bahkan dengan wanita yang sangat Sholeha sepertinya
"Haha, Masya Allah Han, aku sungguh gembira mendengar nya, dan semoga kalian selalu di lindungi Allah dan menjadi keluarga yang sakinah"
Kini Claudia dan yang lain nya mulai sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada Carlos
"Hehe, terimakasihnya Mad, maaf tidak memberi tahu mu, karena aku tidak tau caranya untuk menghubungi, dan sebenar nya kami juga baru menikah satu Minggu yang lalu Mad, karena sifa yang selalu menjaga ku di sana, dan aku mulai jatuh cinta pada nya sehingga aku memberanikan diri untuk bicara pada pak kiyai untuk meminang nya, awal nya aku hanya pasrah saja karena pak kiyai juga menyerahkan seluruh keputusan itu ke pada Sifa, dan akhirnya ya allahamdulillah karena aku yang tampan ini Sifa pun menerima ku haha"Jelas Sarhan kepada Ahmad
"Iiii, apa sih kak aku sama sekali tidak melihat itu mau Kaka tampan atau tidak Sifa juga akan menerima Kakak kok"Sahut Sifa yang mendengar penjelasan Sarhan
"Carlos, aku sangat iri sekali padamu"Ucap Rico
"Hehe, Oiya Co aku juga datang kesini untuk minta maaf ke pada mu, karena sebenar nya aku lah yang telah menabrak mu, dan Lilia aku juga minta maaf karena pernah berniat jahat ke pada mu, waktu itu aku sungguh telah di buatkan oleh rasa marah sehingga niat jahat terlintas di benak ku , dan aku sudah sadar sekarang, aku juga sudah menerima akibat dari kelakuan ku, dan lihat ini"Sarhan mengangkat sedikit kain yang menutupi ke dua kaki nya yang telah tidak ada
"Astaghfirullah, Carlos apa yang terjadi , dan ya sudah lah aku juga sudah baik baik saja, masalah itu sudah lupakan kamu juga sudah mengakui kesalahan mu dan kenapa dengan ke dua kaki mu itu"Tanya Rico
"Iya Carlos apa yang sebenar terjadi"Lilia dan Claudia yang juga bertanya
"Terimakasih Rico karena sudah memaafkan ku, kaki ku telah di ambil oleh ayah mu, karena kesalahan ku"
"Apa!!! ayah ku? kamu jangan bercanda ya carlos?"Rico kaget sekali mendengar bahwa ayahnya lah yang memotong kaki Carlos
"Iya kamu jangan bercanda Carlos"Sahut Lilia dan Claudia
"Hmmm, aku tidak bercanda, waktu itu setelah aku menabrak mu, aku lari ke apartemen ku dan bersembunyi di sana, namu di saat aku akan kabur aku di tangkap oleh anak buah ayah mu, aku di bawa ke kediaman mu, lalu di sana ayah mu yang sangat marah dengan ku pun memotong kaki ku, karena kemarahan ayah mu pada ku, ayah ku pun membuang ku dari keluarga, stelah itu ayah mu menyuruh anak buah nya membuang ku ke jalanan, aku kehilanganmu harapan ku untuk hidup lalu Allah dengan sengaja mendatangkan Ahamd untuk menyematkan ku, setelah pengobatan Ahamd pun membawa ku sebuah madrasah yang kini aku tinggal di sana, dan di sana aku juga sudah memeluk Islam dan nama ku bukan lah lagi Carlos tapi Sarhan"Jelas Carlos pada Rico
"Yaa allah, aku tidak menyangka ayah ku sungguh orang yang kejam, maafkan lah ayah ku car, eeee, Han aku tidak menyangka dia akan melakukan hal sekejam itu kepada mu"Ucap Rico
"Iya Co, tidak apa apa semuanya sudah berlalu dan kini kamu lihat, Allah telah menggantinya dengan lebih baik"Ucap sarhan sambil menunjuk sifa
"Oiya, aku Claudia"Claudia memperkenalkan diri kepada Sifa
"Aku Lilia"Salam kenal Sifa
"Aku Rico"Salam kenal
"Iya salam kenal semuanya"Ucap Sifa
"Oiya, Sarhan aku turut prihatin kepada mu, maaf kan sikap ku yang dahulu juga keterlaluan ke pada mu"Lilia yang meminta maaf kepada Sarhan
"Iya Lilia, sudah lah semuanya ini juga sudah berlalu dan yang terpenting sekarang aku sangat senang bisa bertemu dengan kalian"Sarhan tersenyum pada semuanya
"Oiya mad, kenapa kamu tidak pernah cerita selama ini tentang Carlos, eee Sarhan maksud nya?"Tanya Claudia
"Hmm, aku telah berjanji ke pada nya untuk tidak menceritakan hal ini, karena dia sendri yang menjelaskan kepa Rico, dan Rico kemari lah kamu juga han"Panggil Ahmad,Rico dan Sarhan pun mendekat
"Mad, tentu saja aku juga kesini untuk memberitahu mu sesuatu, uang hasil menjual mobil ku separuh nya sudah ku gunakan untuk membangun madrasah itu menjadi sebuah pesantren agar madrasah itu mendapatkan banyak guru yang dapat mengajar di sana, dan tentu saja agar lebih banyak murid lagi di sana, heyy kamu berucap seperti orang yang akan meninggalkan kami"Ucap Sarhan
"Haha, tidak Han ya siapa tau mungkin aku akan pergi jauh setelah ini, atau mungkin aku akan meninggalkan dunia ini karena takdir siapa yang tau, dan aku sangat senang mendengar nya kamu memang hebat Han"Ahamd memuji Sarhan
"Mad, kamu tidak berniat akan pergi kan?"Tanya Rico
"Mad, aku ini saudaramu jika ada suatu hal kepada mu kamu bisa menceritakan nya kepada ku, lagian juga sekarang kamu adalah Abang ku mad"
"Hehe, iya Co kamu tenang saja aku tidak akan pergi kemana mana, apa salah nya aku mengingat kan kalian, dan satu lagi Co sepertinya kamu dan Lilia sangat dekat, apa yang terjadi pada kalian?"
"Hey Mad awas saja jika kamu berniat ingin pergi tanpa memberi tahu kepada kami"Ucap Claudia yang kini mendekati Ahmad
"Hehe, tidak Claudia tidak"
"Ya , awas saja jika itu terjadi, kemana pun kamu pergi aku pasti akan menemukan mu, dan aku akan langsung membunuh mu"Ucap Claudia
"Kak Sarhan, bukan kah itu berlebihan sekali"Bisik Sifa
"Hmmm, iya dia memang orang nya seperti itu, itu hanya ucapan nya saja kamu tenang saja, sebenarnya perempuan itu orang yang baik, hanya saja dulu nya dia orang yang suka marah marah sebelum bertemu dengan Ahamd"Bisik Sarhan kembali ke pada Sifa, ternyata Sifa takut mendengar ucapan Claudia, Claudia sih terlalu blak blakan
"Hehe, iya Claudia dan untuk kamu Claudia kamu harus lebih bisa mengendalikan emosi mu, dan terus lah belajar, apakah kamu tidak melihat istrinya Sarhan, bukan kah dia begitu cantik dengan tertutup begitu"Ucap Ahamd
"Hmm, iya iya mad, suatu hari nanti aku juga akan begitu untuk mu, hehehe"Claudia yang malu malu
"Woy, kami juga ada di sini loh"Ucap Rico yang mendengar perkataan Claudia, yang membuat Claudia mundur karena malu
"Oiya, Co bagaimana tentang kamu dan Lilia?"Ahmad Kemabli bertanya
"Hehe, sebenar nya aku dan Lilia juga segera ingin menikah, hanya saja Lilia ingin menunggu setelah kita lulus kuliah Mad"Ucap Rico yang tersenyum malu
"Allahamdulillah, aku turut senang mendengar nya Co, namun tetap saja kalian harus menjaga jarak kalian itu, karena kalian bukan kah muhrim dan kalian juga saling menyukai, tentu saja itu akan mendekatkan kalian kepada zina,dan zina itu adalah perbuatan yang keji yang sangat di karang oleh Allah Co , zina juga terbagi menjadi beberapa golongan dan Sarhan apa kah kamu mengetahui golongan itu?"Tanya Ahmad pada Sarhan
"Hehe, maaf Mad aku sekarang masih belajar dan belum banyak yang aku ketahui, aku sekarang masih belajar menyempurnakan sholat ku, serta bacaan Al-Qur'an ku Mad"Ucap Sarhan yang belum banyak mengetahui
"Hmm, iya itu juga sudah bagus, tak perlu terburu Han dalam mempelajari semuanya, yang terpenting pas"
"Hehe iya mad"
"Sarhan saja tidak tau apa lagi kami"Ucap Lilia dan Claudia
"Hmm, ya kalian akan tau sekarang, Sifa tolong jelaskan kepada mereka tentang macam macam zina ini"Ucap Ahamd pada Sifa
"Baik lah kak, Sifa akan menjelaskan nya"Sahut Sifa mendengar permintaan Ahmad