Sacred Love

Sacred Love
Bab 26



"Hehehe, maaf Mad aku terlalu blak blakan"


"Iya Claudia, ayo pergi"


"Oiya Mad, setelah ini kamu mau kemana"


"Aku ingin menjenguk Riko"


"Ya sudah ayo"


Mereka pun berangkat dan Claudia masih mengikuti Ahmad dengan mobil nya karna semua barang bawaan Ahmad berada di mobil Claudiya.


Mereka pun sampai di rumah sakit dan langsung masuk,di sana ayah Rico yang sedang berjaga Lilia dan Lolita juga berada di sana


"Assalamualaikum"


"Waalaikumussalam"


"Eee, Ahmad , Claudiya, kalian datang barengan"Rico yang senang melihat Ahmad


"Mad, ayo kemari mad, aku ingin memberi tau sesuatu"


Ahmad pun duduk di sebelah Rico


"Ayah ini lah teman ku yang telah mengajariku tentang Islam, dan mad ayah ku telah mengizinkan ku Mad"


"Allahamdulillah, baik lah Co, nanti selesai magrib aku akan mengajarkan seorang iman untuk menuntun mu bersyahadat Co"


"Hehe, terimakasih Mad"


Ayah Rico nampak tenang mendengar itu, Lolita, Lilia dan Claudia turut senang mendengarnya, mereka bertiga pun mengucapkan selamat ke pada Rico


"Ohhh, jadi ini dia orang nya yang telah mengahasut anak ku, lihat saja kamu aku akan menghabisi mu"Ucap ayah Rico dalam hati


"Jadi ini nak Ahmad yang sering di bicarakan oleh Rico, wahh memang sungguh luar biasa kamu nak saya senang sekali bertemu dengan mu"


"Hmm, terimakasih pak"


"Baik lah, karna kalian di sini bapak tinggal sebentar ya"


Ayah Rico pun keluar dan diam memotret Ahmad


di depan rumah sakit ayah Rico mengeluarkan ponselnya dan segera menelpon bahannya


"Itu orang nya sudah saya post di group, ingat jangan tinggalkan bekas sedikit pun"


"Baik bos"


sementara itu di ruangan Rico mereka pun seperti biasanya Claudiya,Lilia dan Lolita bercanda dan bergosip


Ahamd dan Rico membahas tentang Rico yang ingin belajar membaca Alqur'an ke pada Ahmad, Namun Claudiya yang sedang mengobrol dengan teman nya sesekali melihat Ahmad yang membuat lolita cemburu,


"Hahaha, apa sih Lolita"


"Oiya claudiya, bukan kah tadi Ahmad ingin pergi ke tokoh terlebih dahulu"


"Iya sih, kami barengan juga ke tokoh tersebut, karna aku juga ingin membeli sesuatu, eee kalian tau tidak ternyata Ahamd pernah menyukai seorang wanita"


"Haaa, yang benar claudiya"


"Iya Lilia,Lolita, namun Ahmad sama sekali tidak pernah melihat wajahnya dan juga mereka tidak berpacaran bahkan duduk berduaan"


"Lah jadi, bagaimana, Ahmad bisa menyukainya dan apakah Ahmad tau wajah wanita itu"


"Aku juga tidak tahu sih, namun Ahmad berkata yang membuat ku hati ku menjadi entah bagaimana rasanya terhadap Ahmad"


"Hey claudiya, apakah kamu mulai menyukainya"


"Entah lah Lolita, namun saat berada di dekatnya aku merasa nyaman sekali, dan dia bilang pada ku, jika menyukai seseorang karna fisiknya bagaimana kita dapat mencintai Robb kita yang bahkan sama sekali kita tidak pernah melihat nya"


"Iya sih Claudiya, ucapan nya itu sangat benar, dan Ahmad selelu menggunakan hatinya"


"Ya itu Lilia"


"Dasar Claudia, bilang nya kalian saja,ternyata sekarang dia yang lebih dekat dengan Ahmad"Ucap Lolita dalam hati nya


"Baik lah semuanya, aku pamit pulang dulu, karna hari mulai sore soalnya aku ingin menemui iman terlebih dahulu untuk membicarakan tentang Rico"


"Iya Mad, terimakasih telah datang menjenguk ku"


"Hati hati Mad"Ucap Lilia dan Lolita


"Eeee, kamu mau kemana Claudiya"


"Ini Lilia, tadi barang barang Ahmad di letakan di mobil ku,karna dia tidak bisa membawa nya, diakan pakek motor, jadi sekarang ya aku juga ikut Ahmad untuk mengatar barang nya"


"Ohhh ,begitu iya oke deh Claudya, kalian berdua hati hati ya"


"Mad"panggil Rico


"Iya co ada apa"


"Ahmad, dan Claudiya, sepertinya kalian cocok sekali hehe"


"Hahah, Rico Rico, kamu ada ada saja, ya sudah aku pergi dulu , assalamualaikum"


"Wa'alaikumusalam"


Sedangkan Claudiya yang mendengar menjadi malu malu, namun Lilia senang sekali melihat Claudiya yang begitu sedangkan Lolita menyimpan cemburu terhadap Claudiya


Mereka pun pergi, tak lama mereka pergi Lolita pun pergi untuk bersiap siap untuk datang ke masjid tempat Ahmad akan mengajar