
Lilia langsung membuka surat tersebut.
"ʾas-salāmu ʿalaykum wa-raḥmatu -llāhi wa-barakātuh
Lilia aku mengirimkan buku buku ini utuk kalian semua
Di sana terdapat panduan sholat lengkap untuk kalian masing,dari mulia tata cara untuk mandi membersikan badan sampai doa doa yang bisa kalian hafalkan, aku juga telah menyiapkan nya untuk kalian semua
dan mungkin aku tidak akan masuk kuliah untuk beberapa hari Karena aku ingin mengunjungi suatu tempat
Serta aku doa kan, semoga Rico cepat sembuh seperti sedia kalah dan aku harap kita bisa belajar besama sama untuk memperbaiki diri.
Wassalam Ahmad"Lilia selesai membacakan nya
"Kemana dia sebenarnya dia pergi"Ucap claudia
"Ya mungkin saja dia punya urusan, dan di surat nya juga tidak di katakan dia kemana, namun dia masih saja sempat memperhatikan kita, dia sungguh orang yang bai, ya kan Claudia"
"Eh, iya Lilia"
"Oiya claudia ,ni bukunya dan sekalian kamu bawakan untuk arleta,Miranda,dan Lolita"
"Kenapa tidak kamu saja Lilia yang memeberikan nya, kan nanti mereka juga datang kesini"
"Ya mending kamu saja yang bawa kan, masih lama mereka ke sini nya, biar mereka langsung bisa baca baca di kampus"
"Hmm iya deh kalau begitu,ya sudah aku pergi dulu Lilia,Rico, kalian bisa lanjut kan drama kalian haha"Claudia menggoda mereka berdua,
mendengar itu Rico pun senyum senyum dan di lihat Lilia,Lilia menatap Rico seperti nya Lilia juga mulai merasakan sesuatu terhadap Rico
"Hem, Hem, aku blom pergi loh"
"hehe, apasih kamu claudiya"Lilia yang malu malu Claudiya pun pergi, dan kembali ke kampus, di
sepanjang perjalanan Claudia bertanya tanya kemana pergi nya Ahmad sebenar nya
"Ya sudah lah,dia juga hanya pergi beberapa hari"
Claudia sampai di kampus nya
Sedangkan Ahmad sekarang dan Carlos"Carlos, hari ini aku akan membawakan mu ke madrasah yang di bagun oleh ayah ku"
"Tapi bagaimana cara nya Mad, sedangkan aku tidak bisa berjalan"
"Ya sudah kamu naik ke punggung ku, aku akan menggendong mu sampai ke depan, kita akan menggunakan taksi kesana"
"Kamu serius Mad,aku berat loh"
"Iya aku serius,ayo"
"Kamu sungguh baik Mad, terimakasih aku berhutang budi pada mu"
"Sudah lah saudara ku, sudah seharusnya kita sesama manusia saling tolong menolong"
"Namun sebelum kita pergi ke madrasah itu, aku ingin kamu membawa ku ke sebuah bengkel mobil terlebih dahulu,aku akan menjual mobil ku dan menyumbangkan nya nanti disana"
Baik lah Carlos, ayo kita pergi"
"Oiya mad bagaimana dengan kuliah mu"
"hmm tenang saja, nanti aku akan bertanya kepada teman yang lain, tentang Mata kuliah yang tertinggal"
'Baik lah Mad"Carlos naik ke punggung Ahmad
Ahmad pun mengendong Carlos sampai ke depan, mereka menaiki taksi dan menuju bengkel tempat biasa Carlos menjual barang barang nya
Sampai mereka di bengkel Ahmad kembali mengendong Carlos ke bengkel itu, pemilik bengkel pun kaget melihat ke adaan Carlos
"Kamu kenapa Carlos, ada apa dengan kaki mu"
"Panjang pak cerita nya,aku tidak ingin membahas ini"
"Hahaha aku sudah tidak punya apa apa lagi pak, apa lagi kebanggaan, dan sekarang yang ada hanyalah hukuman untuk ku, karna telah menjadi manusia yang jahat"
"Haha nak, kamu harus tetap semangat ya, kamu pasti bisa melewati ini semua,dan ada apa kamu kemari"
"Iya pak terimakasih, aku kesini ingin menjual mobil ku"
"Ohh,namun mana mobil nya"
"Ini kuncinya, bapak bisa menjemputnya di parkiran kampus ku,tolong lah pak aku sangat membutuhkan uang sekarang"
"Ya baik lah nak melihat ke adaan mu, berapa kamu akan menjual nya"
"Menurut bapak berapa"
"Kalau BMW seperti itu, aku hanya sanggup 8rts juta"
Ahmad tercengang mendengar nominal itu
"Yang benar pak 8rts juta"Ucap Ahmad yang kaget
"Iya nak, saya tidak sanggup untuk membeli lebih tinggi dari itu"
"Ya sudah lah pak, baik lah aku terima 8rts juta itu" Ucap Carlos
Setelah menjual mobil nya, Carlos dan Ahmad pun pergi namun Ahmad membawa Carlos ke sebuah tokoh
"Ee, Mad apakah kita sudah sampai"
"Belum teman ku, hanya saja lebih baik kamu gunakan uang itu dahulu untuk membeli kursi roda dan tongkat untuk mu"Carlos yang mendengar pun tersenyum
"Kamu sungguh perhatian pada ku Mad,ya baik lah Mad ayo kita masu"
Mereka pun membeli kursi roda dan tongkat lalu mereka langsung menuju madrasah,sesampai mereka disana mereka pun masuk
Di depan gerbang Ahmad sangat senang sekali melihat madrasah itu masih sama dengan 15 tahun yang lalu sebelum mereka pindah ke Turki
Carlos yang melihat pun senang karna di sana banyak sekali anak anak kecil yang berlarian dan bermain dengan gembiranya, padahal mereka semua adalah anak anak yang tidak mempunyai orang tua
"Carlos, ku harap kamu betah tinggal disini"
"Iya Mad, aku pasti betah tinggal disini, karna banyak sekali anak anak yang lucu"
"Oh jadi kamu menyukai anak anak, ya sudah ayo kita masuk"
Ahmad mendorong kursi roda carlos dan mereka pun masuk,baru masuk mereka langsung di hampiri seorang anak yang mendekati mereka
Anak itu sangat lucu dan imut sekali, dia menghampiri karna melihat Carlos yang duduk di kursi roda dan tidak mempunyai kedua kaki
"Assalamualaikum paman"
"wa'alaikumusalam"9jawab Ahmad
"Paman, paman, apakah paman sakit"Anak itu bertanya pada carlos
"Enggak ko dek"
"Paman ini lolipop milik ku, aku berikan ke Paman ya, karna Bu Sifa selalu memberikan ku lolipop kalau aku merasa sakit, dan agar aku tidak menangis, paman ambil ya"Carlos meneteskan air mata menerima lolipop itu
"Ee paman jangan menangis, kan sudah aku berikan lolipop"
"Iya sayang iya, paman tidak menangis kok, paman hanya senang sekali rasa nya,oiya siapa nama mu"
"Aku Dila Pama ,oiya paman semoga paman cepat sembuh ya, agar paman bisa bermain bersama Dila,Dila pergi dulu ya paman, daah paman"Carlos sangat ter sentuh sekali dengan perlakuan anak itu
"Mad ,anak anak disini baik baik sekali, aku sangat senang bisa datang ke sini
"Syukur jika kamu menyukai nya, ayo kita masuk menemui kiyai"
"Iya mad"