Sacred Love

Sacred Love
bab 34



Makanan pun telah di sajikan untuk mereka, dan Claudia pun makan dengan lahap nya


"Hey, pelan pelan tak ada ingin mengambil makanan mu itu"Ucap Rico yang melihat Claudia yang makan dengan lahap nya


"Hahaha, kenapa? baru kali ini melihat seorang wanita makan begini?"Ucap Claudia


"Hahaha, kamu tu ya Claudia memang benar benar gadis yang entah aku juga tak mengerti"


"Sudah jangan memikirkan ku, habisi si saja makanan mu itu"


"Iya iya, terserah kamu saja deh Claudia"


Selesai mereka makan, mereka pun kembali untuk ke dalam rumah sakit, saat berjalan Rico pun mendapat telpon dari ayah nya


"Nak, cepat lah kemari , Ahamad dalam bahaya sekarang dia sedang kejang kejang dan sekarang dokter Lolita sedang memeriksanya"Ucap ayah Rico di telpon


Mendengar itu Rico pun langsung berlari menuju ke ruangan Ahamd, Claudia yang melihat reaksi Rico pun ikut berlari


"Co ada apa !"


"Gawat Claudia Ahmada sedang mengalami kejang kejang sekarang, sebaiknya kita cepat"Ucap Rico


mendengar itu Claudia langsung berlari secepet nya, sesampai di ruangan Ahamd, Lolita sedang memeriksa Ahamd


"Lolita bagaimana ke adaan nya?"Tanya Claudia


"Claudia, Ahmad kehilangan banyak darah, dan kami telah memberi transfusi pada nya, namun sepertinya darah yang kami berikan kurang, karena itu tubuhnya tidak kuat untuk menahan obat obat yang kami berikan, sekarang aku harus segera mengambil stok darah dulu"


"Baik lah Lolita"Kini Claudia sangat panik melihat ke adaan Ahmad


"Yaaa Allah mad, tolong bertahan lah aku mohon"Ucap Claudia


Lolita pun kembali keruangan Ahamad dengan tergesa gesa


"Gawat, stok daranya habis"Ucap Lolita


sekitar Caludia,dan Rico terdiam terlihat takut di wajah mereka


"Bu Lolita bagaimana dengan sekarang,Bu tolong lah apakah bisa menggunakan darah saya Bu"Tanya ayah Rico dengan panik nya


"Baik lah saya cek dulu darah bapak apakah cocok untuk Ahamd"Lolita mengecek darah Law namun Lolita melihat banyak tato di tubuh law


"Tidak bisa pak, karena bapak banyak tato nya"Ucap Lolita


"Haaaaa,"Law menghela nafas


"Lalu bagaimana Bu Lolita, tato sialan pulang dari sini aku akan menguliti semuanya,tolong lah Bu Lolita "Tanya law yang semakin panik


"Lolita bagaimana dengan darah ku Lolita"Ucap Rico


Lolita pun kembali mengecek darah Rico, namun Rico tensi darah Rico tidak memungkin kan dia untuk mendonorkan darah nya ke pada Ahmad


"Co walau darah mu cocok, namun tensi darah mu terlalu rendah, aku tidak ingin mengambil resiko"Ucap Lolita yang kini semakin panik


"Ahhhh, rumah sakit brengsek, bisa bisa nya kekurangan stok darah"Teriak Lolita


"Kamu kenapa Claudia? ada apa dengan mu kenapa kamu malah menangis"Tanya Lolita yang heran


"Aku tidak tau, air mata ku keluar dengan sendirinya melihat Ahmada yang seperti ini, Lolita cepat lah periksa aku jangan buang buang waktu"Desak Claudia


Setelah di periksa tenyata golongan darah Claudia cocok dengan Ahmad


"Allahamdulillah, akhirnya, Claudia darah mu cocok Caludia ayo sekarang kita taransfusi langsung tak ada waktu untuk menyiapkan darah mu ke kantong"Ucap Lolita


Claudia pun berbaring di sebelah Ahamd dan Lolita pun segera melakukan tugas nya,


10 menit berlalu kini kejang kejang pada Ahmad mulai mereda


"Allahamdulillah"Ucap Rico dan Lolita


"Ahhh, jantungku hampir copot rasanya, haaa untung saja tepat waktu"Ucap Lolita


"Syukurlah akhirnya Ahamd dapat melewati masa kritis nya"Rico yang lengah melihat ke adaan Ahmad, Sedangkan kau kini terduduk lemas di lantai sangking lengah nya dia melihat Ahmad


"Caludia terimakasih banyak atas bantuan mu, aku akan selalu mengingatnya"Ucap Rico pada Claudia


"Iya Co tenang saja, sudah seharusnya kan kita saling tolong menolong"Claudia yang kini tersenyum kembali, seperti beban nya telah hilang


"Ya sudah Claudia dan semuanya, aku permisi dulu, kepanikan ini menguras tenaga ku, aku ingin istirahat sebentar, dan aku kan Kembali lagi nanti untuk memeriksa, jika tensi darah Ahmad sudah kembali normal aku akan melepaskan selang itu dari kalian berdua, dan Rico kamu sebaik nya beli makanan yang banyak proteinnya dan berikan kepada Claudia agar tidak terjadi sesuatu pada nya"Ucap Lolita


"Baik Lolita, aku akan membelikan sekarang"Ucap Rico yang langsung pergi


"Iya Lolita kamu tenang saja, aku bukan orang yang lemah"Ucap Claudia


"Hahaha, Kamu tu ya, sudah lah jangan sok kuat, aku sudah lama sekali menjadi teman mu"


"Hehe, iya deh Lolita"


"Ya sudah aku pergi, pak jika terjadi apa apa segera panggil aku ya"Pesan Lolita pada ayah Rico


"Iya Bu, baik lah"


Lolita pun meninggalkan ruangan itu, Claudia yang berbaring bersebelahan dengan Ahmad pun, memandang wajah Ahmad


"Hmmm, syukur lah Mad kamu mulai baik baik saja, Jangan kan sedikit darah Mad, semua darah ku pun aku rela memberikan nya ke pada mu, untuk sekian lama aku tak melihat air mataku hari ini aku melihat nya Kemabli, mad cepat sembuh banyak yang ingin ku lakukan bersama mu"Ucap Claudia dalam hati nya


"Nona Claudia, sebaik nya nona istirahat dan tidur Aku akan berjaga di luar, jika ada apa apa panggil saja aku"Ucap ayah Rico


"Iya, dan satu lagi kamu harus menghilangkan semua tato mu itu mulai dari sekarang"


"Iya nona, nona tenang saja saya akan menghilangkan semuanya,sudah lah hari ini menjadi pelajaran bagi ku untuk depan nya"


"Bagus kalau kamu sadar,ya sudah aku mau tidur dulu"


"Baik lah nona"


Ayah Rico pun menunggu di depan ruangan sedangkan Claudia yang kini merasa lemas pun tertidur