Perfect Revenge

Perfect Revenge
Bab 38. Mari kita mulai lagi



Alvin terkejut saat melihat Gala di lobby gedung Aditama Group.


"Bukankah kau sudah menyuruh ku untuk menggantikan dirimu, lalu untuk apa kau datang ke sini,"


"Tentu saja karena aku ingin melihatnya, sudah hampir dua tahun setelah peristiwa itu aku tidak pernah melihatnya lagi," kenang Gala


#Flashback....


"Apa aku boleh meminta sesuatu?" tanya Talita


"Tentu saja, katakan saja?"


"Dulu aku sangat ingin punya punya pacar yang romantis yang selalu menyuapiku saat kita sedang jalan berdua,"


"Astaga, cuma itu saja!" sahut Gala


Talita langsung mengangguk, mendengar jawaban Gala.


"Kalau gitu tunggu sebentar," Gala segera pergi meninggalkan Talita


Tidak lama pemuda itu kembali membawa seporsi somay dan beberapa tangkai bunga mawar segar.


"Gak papa kan kalau hanya makan somay, soalnya cuma ada tukang somay di depan," tukas Gala


"Iya gak papa, aku suka kok,"


Gala kemudian memberikan bunga itu kepadanya.


"Meskipun awalnya aku tidak menyukaimu tapi tidak ku sangka aku akan tergila-gila padamu setelah mengetahui karakter aslimu. Meskipun kau terlihat jutek dan sedikit bengis tapi kamu tetap kalajengking ku yang manis dan itu yang membuat ku semakin mencintai mu. Sampai kapanpun kau akan tetap menjadi satu-satunya wanita yang kucintai dan tidak seorangpun yang bisa menggantikan posisimu di hatiku, I Love you my sweat Scorpio," ucap Gala kemudian mencium bibir Talita.


Talita menatap intens kearah pria itu, "Terimakasih sudah menjadi kekasih ku yang begitu tulus mencintaiku meskipun aku belum sepenuhnya bisa menjadi kekasih mu tapi percayalah jika aku sangat menyayangi dirimu lebih dari diriku sendiri. Jika suatu hari nanti aku meninggalkan dirimu maka jangan marah padaku dan kesal padaku. Karena aku meninggalkan kamu bukan karena aku ingin meninggalkan dirimu. Tapi aku melakukannya karena aku sangat menyayangi dirimu. Jadi bisakah kau tak memarahiku." ucap Talita


Benar saja semenjak kejadian hari itu Talita benar-benar menghilang membuat Gala begitu sedih karena kehilangan wanita itu.


Ia berusaha mencari tahu tentang Talita, namun ia tak kunjung menemukan gadis itu yang menghilang bagaikan di telan bumi


#Flashback Off


"Hmm, ternyata begitu rupanya, lalu apa kau berhasil menemukannya setelah hari itu?" tanya Alvin


Gala menggelengkan kepalanya, " Setelah hari itu Talita hilang bak ditelan bumi. Aku tidak bisa menemukan ia dimana-mana," jawab Gala


"Apa itu yang membuat kau marah padanya?" tanya Alvin


"Aku tidak Akan marah padanya karena aku tahu ia pasti punya alasan kuat meninggalkan aku. Dan itulah sebabnya aku sekarang berdiri di sini. Aku berharap akan bertemu lagi dengannya di sini, " jawab Gala


"Gala??" Rosa seketika terperanjat saat melihat sosok pemuda tampan dihadapannya.


"Apa kabar Ga, sudah lama aku tidak pernah melihat mu. Apa kau benar-benar bangkrut seperti rumor yang aku dengar selama ini?" tanya Rosa


"Anggap saja begitu," jawab Gala acuh


"Syukurlah, setidaknya aku bahagia akhirnya karena pria yang mengkhianati aku hidup menderita," jawab Rosa


"Jika kau sudah tahu bisnis ku bangkrut kenapa kau ingin mengajakku untuk melakukan merger perusahaan, apa kau tidak takut perusahaan mu ikut gulung tikar," jawab Gala


"Ah benar juga, tapi aku merasa tidak pernah mengundang mu dalam acara ini," jawab Rosa


"Lalu jika bukan kau yang mengundangnya lalu siapa?" tanya Rehan


Tosa mengangkat bahu saat mendengar ucapan suaminya.


Sementara itu di waktu yang bersamaan di Rumah sakit Harapan Kasih Jakarta.


" Bagaimana aku bisa hidup lagi, bukankah seharusnya aku sudah mati, tapi kenapa aku masih hidup?. Apa ini karena aku berhasil mengubah takdir ku di masa lalu hingga membuat kehidupan ku di masa sekarang juga berubah??"


Talita kemudian mengingat peristiwa terakhir yang ia alami sebelum wanita itu dinyatakan tewas.


" Aku masih ingat perselingkuhan mereka dan aku masih ingat dengan jelas bagaimana Rehan menampar aku yang sudah sekarat. Hari ini aku berjanji akan membalas mereka yang sudah membuat ku seperti ini. Seperti janjiku waktu itu aku akan melanjutkan pembalasan dendamku di kehidupan sekarang saat aku diberikan kesempatan hidup lagi. Aku ingin membuat kau merasakan apa yang aku rasakan," tukas Talita mengepalkan tangannya


Wanita itu segera mencari barang-barang miliknya di lokernya.


Saat ia menemukan ponselnya ia kemudian segera menghubungi Assisten pribadinya.


"Halo nona!" seru pria itu tak percaya


Ia segera datang ke rumah sakit begitu begitu Talita menyuruhnya untuk menjemputnya.


Setibanya di sana, ia segera menceritakan semua yang terjadi kepada Talita.


Sekarang aku tahu kenapa aku masih hidup, jadi semuanya benar-benar berubah karena aku yang sudah merubahnya.


"Hari ini Ibu Rosa dan Suaminya mengundang beberapa perusahaan besar untuk melakukan kontrak kerja sama untuk membantu kebangkitan Aditama Group," ujar pria itu.


Talita menyeringai mendengar ucapan asistennya.


Sekarang saatnya melakukan pembalasan jilid ke dua, kali ini akan ku pastikan kalian akan mendapatkan balasan yang setimpal atas apa yang sudah kalian lakukan padaku hingga aku terbaring di brangkar ini begitu lama!