Perfect Revenge

Perfect Revenge
Bab 29. Cinta Gila



Mendengar ancaman Ivana membuat Talita mengurungkan niatnya untuk memberitahukan Aditama siapa sebenarnya Rosa.


Wanita itu kini di rundung kesedihan pasca mengetahui siapa kedua orang tua kandungnya.


Meskipun tak di pungkiri ia bahagia saat dirinya tahu bahwa Adi adalah ayah kandungnya namun Talita merasa sangat bersedih karena orang tuanya sudah membuat Ibu Ratna menderita.


"Maafkan kedua orang tuaku yang sudah menyakiti hatimu Ibu. Aku tahu jika diriku tak pantas memanggil mu Ibu apalagi menjadi anakmu, tapi bagaimana lagi aku sudah terlanjur menyayangimu. Bahkan aku sempat berharap jika aku adalah putri kandung mu, meskipun itu mustahil tapi entah kenapa aku selalu merasa jika kau adalah ibu kandung ku," ucap Talita terisak di depan pusara Ratna


Cukup lama Talita mengunjungi makam mendiang ibu angkatnya hingga membuat gadis itu tak mau pulang jika Gala tak datang menghampirinya.


"Kenapa kamu jadi begini, katakan padaku apa yang terjadi?" tanya Gala saat mengetahui Talita tak mau pulang ke rumah


Wanita itu tak mau menceritakan masalahnya kepada Gala, namun Gala langsung bisa menebak jika Talita seperti itu karena Ivana.


"Sudahlah jangan terlalu diambil hati setiap ucapan Ivana. Wanita Iblis itu sangat pandai bersilat lidah jadi jangan percaya dengan semua ucapannya karena tidak semua ucapannya benar. Kadang kala ia suka memainkan kata-kata untuk membuat bingung musuh-musuhnya,"


Mendengar ucapan Gala membuat Talita langsung bangun dari pusara sang ibu.


"Kau benar, kenapa aku jadi melow hanya karena kata-kata Ivana yang belum tentu benar. Thanks ya Ga sudah ingetin gue," ucap Talita mengusap air matanya


"Nah gitu dong sayang, baru calon bini gue," sahut Gala kemudian memeluknya erat


*********


Sementara itu Rosa mulai merasa mual-mual hingga beberapa kali wanita itu harus memuntahkan makanan yang telah dimakannya.


Karena takut, Rosa kemudian menelpon Ivana untuk memberitahukan keadaannya kepada ibunya tersebut.


Setelah menelpon Ivana Rosa kemudian mengikuti saran wanita itu untuk memeriksakan kondisinya ke klinik bersalin yang disarankan oleh Ivana.


"Sudah berapa lama kamu mengalami mual muntah seperti ini?" tanya sang dokter


"Baru hari ini dok," jawab Rosa


"Kapan terakhir menstruasi?"


"Saya sudah telat dua hari dok," jawab Rosa


Dokter kemudian meminta Rosa untuk memberikan urine mya untuk di uji di laboratorium.


Dokter segera bergegas ke laboratorium untuk memeriksa urine Rosa. Tak lama wanita itu kembali dam memberi tahu Rosa jika ia hamil.


Seketika wajah cantik Rosa berubah menjadi pucat pasi.


Ia benar-benar ketakutan saat mengetahui dirinya mengandung anak Rehan.


Ia takut ibunya akan murka jika mengetahui kehamilannya. Bukan hanya itu yang menjadikan Rosa begitu takut kepada ibunya adalah ia takut jika ibunya menyuruhnya menggugurkan kandungannya.


Meskipun ia tahu jika bisa mendapatkan Gala namun ia merasa tak masalah apalagi ia sudah mendapatkan Rehan yang jauh lebih baik dari Gala menurutnya.


meskipun miskin setidaknya Rehan adalah cowok penyayang yang romantis yang selalu berusaha membahagiakan dirinya.


Ia tahu jika ibunya tidak akan menyetujui hubungannya dengan Rehan untuk itulah ia berniat untuk menjalankan hubungan backstreet dengan Rehan.


Ia bahkan sengaja menyembunyikan kehamilannya dari ibunya karena tak ingin mengugurkan kandungannya karena ia sudah terlanjur mencintai pria itu.