My Wife Is Mafia

My Wife Is Mafia
part 8



di bawah semua prang sudah berkumpul menunggu angga,di sana juga ada dimas yang sedang menunggu bos nya untuk berangkat ke kantor,tak lama kemudian angga turun dari tangga dan berjalan ke arah mwja makan


"pagi sayang..." sapa yulis


"pagi...." jawab angga dengan muka datar nya dan segera duduk


setelah di rasa sudah berkumpul semua mereka pun mulai sarapan,vanya dengan sigap mengambil kam makan untuk angga dan diri nya,mereka pun mulai makan dengan tenang


"bik...." panggil yulis


"iya nyonya.." jawab bibi


"makanan ini terasa berbeda dari biasa nya siapa yang memasak.." tanya yulis


"ehm... itu nyonya.. nona muda yang masak nyonya..."jawab bibi dengan gugup


" benarkah... ini kamu yang masak sayang... "tanya mama yulis pada vanya


" eh iya ma..apa makanan nya tidak enak.."tang vanya


"ini enak sekali sayang...mama nggak tau kalau kamu pinter masak sama kayak ibu kamu dulu...mama beruntung punya menantu kayak kamu...ya kan pah.." ucap yulis


"iya mah...kita beruntung punya menantu kaya kamu ..." jawab bayu


"makasih ma...pa.." ucap vanya dengan seyum manis nya yang bisa membuat semua orang mabuk kebayang(lebay lu thor๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚)


jadi ini masakan istri gue pintar juga dia masak ku kira dia hanya bermanja dan menghambur hamburkan uang seperti gadis lainnya pikir angga


mereka swmua kembali makan dengan tenang, selesai makan angga pun berangkat ke kantor bersama dimas yang selalu mengikutinya dari belakang swmentara vanya sedang mengambil tas di kamar nya kemudian ikut pamit


"mah...pah..vanya juga pamit berangkat kerja juga ya mah.." ujar vanya sambil mencium punggung tangan ke dua mertua nya


"loh kamu kerja juga sayang.." tanya yulis


"iya mah,vanya cuman bantu jagain butik peniggalan ibu aja...vanya juga udah ijin sama mas angga.." ucap vanya


"oh..gitu,kamu berangkat sama pak anton ya sayang" ujar yulis


"nggak usah ma vanya berangkat sendiri aja naik taxi nanti vanya juga sekalian mau ambil mobil vanya di rumah ayah..." ujar vanya


"ya udah hati hati ya sayang" ucap yulis


"iya mah... assalamu'alaikum"


vanya berjalan ke luar dari rumah dan mwnyuruh pak satpam untuk membuka gerbang nya


"permisi...pak tolong bukain gerbang nya" ucapa vanya


"wh iya non.." jawab pak satpam langsung membuka gerbang


"nona mau keluar..biar saya antar nona.." tanya pak anton yang sedari tadi duduk mengombrol dengan satpam


"nggak usah pak..,saya udah pesan taxi" tolak vanya


"silahkan nona..." ujar pak satpam


"eh iya makasaih...saya pamit berangkat dulu ya pak.." ujar vanya sambil berlalu ke luar


"iya nona.." jawab pak anton dan pak satpam


vanya pun memasuki taxi yang ia pesan tadi dan berangakat menuju butik nya,30 menit kemudian vanya sampai di sebuah butik yang tidak terlalu besar tapi cukup terkenal di sana,vanya pun berjalan masuk ke dalam butik tersebut


"selamat pagi mbak vanya..." sapa para kariawan


"pagi..." jawab vanya tak lupa dengan senyum manis nya,vanya merupakan orang yang ramah tethasap kariawan nya maka dari itu semua kariawan yang bekerja di sana merasa beruntung bisa bekerja di tempat vanya


"pagi vanya sayang..." terdengar suara cempreng yang memanggil nama nya siapa lagi kalau bukan sahabatnya sekaligus menejer di butik nya yaitu amel


"apaan sih brisik rau nggak.." ucap vanya dengan nada jengkel nya


"ye bu lu mah gitu sama gue....huhuhu..." ucap vanya pura pura nangis


"bodo amat...oh ya gue ke ruangan gue dulu ya lo anter semua berkas yang harus gue kejain ke ruangan gue.." ujar vanya


"siap bu bos.." jawab amel


vanya pun berjalan ke arah ruangannya


****AMEL


sahabat sekaligus menejer di butik vanya,memliki sifat yang bar bar,ramah,dan juga baik sayang sama vanya udah di anggep sodara sendiri tapi amel belum tau kalau vanya seorang mafia


hay semua jangan lupa like, komen, dan vote ya buat dukung author๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜****