
Di sebuah mansion terdapat seorang gadis yang sedang berbica bersama dengan ayah nya.
"vanya,ayah akan menikah kan mu dengan anak sahabat mamah kamu"ucap pria paruh baya itu vanya
"apa maksud ayah vanya nggak mau dijodohkan yah,apalagi vanya belum kenal siapa orang itu"jawab vanya dengan nada terkejut nya
"ayah mohon vanya,ayah cuma ingin ada orang yang melindungi kamu kalau ayah udah nggak ada"ucap nya dengan nada memohon
"apa maksud ayah berbicara seperti itu, ayah nggak akan tinggalin vanya sendirian kan"tanya vanya pada ayah nya
"nak,sebenar nya ayah sebenar nya ayah mengidap penyakkt kangker otak stadium lanjut dan itu juga sudah tidak bisa disembuhkan lagi,ayah hanya ingin ada yang menjaga kamu setelah ayah tiada dan itu juga adalah permintaan terakhir ibumu sebelum dia tiada ,ayah mohon vanya kamu mau menikah dengan anak temen mamah kamu ya"ucap ayah vanya dengan nada sendu
"baiklah ayah vanya akan turuyi permintaan ayah dan ibu tapi ayah harus janji sama vanya kalau ayah akan nggak boleh nyerah dan terus berjuang agar ayah bisa sembuh"pinta vanya pada ayah nya
"baiklah ayah akan terus berjuang demi kamu,sekarang kamu boleh masuk kamar kamu dan istirahat besok malam sahabat ibu kamu akan datang kesini untuk melamar kamu"ucap ayah vanya sambil mengelus kapala anak kesayangannya itu
"baiklah ayah,kalau gitu vanya mau kekamar dulu ya,capek mau istirahat besok vanya juga harus mulai kerja"jawab vanya sambil beranjak dari tempat duduk menuju kekamarnya
Skip kamar vanya
20 meinet berlalu kini vanya sudah keluar dari kamar mandi dengan menggunakan piama tidur dan langsung menjatuhkan diri ditempat tidur berukuran king size.dai berbaring sambil mengingat apa yang di sampaikan oleh ayah nya tadi
"masa iya aku harus menikah dengan orang yang tidak aku kenal sih,tapi kalau itu permintaan ibu sih mana bisa aku nolak"vanya berbicara pada dirinya sendiri sambil menatap langit langit kamar nya
"bu,apa kah ibu benar benar menginginkan vanya untuk menikah dengan anak sahabat ibu,apakah ibu bahagia kalau vanya menikah dengannya,kalau memang itu keinginan ibu vanya akan menikah dengannya,vanya kangen sama ibu semoga ibu bahagia di sana"monolog vanya pada dirinya sendiri.
Setelah beberapa saat akhirnya vanya pun terlelap.
(Oh ya yang tadi berbicara di ruang tamu adalah vanya dan ayah nya,kalau kalian tanya kemana ibu nya vanya ibu nya vanya meninggal sejak usia 15 tahun karena kecelakaan saat pulang butik nya ,dan kejadian itu sempat membuat nya terpuruk tapi dia bangkit kembali mengingat dia masih mengingat dia masih memiliki ayah yang selalu menyayangi nya dia tak tega melihat ayah nya yang selalu menghawatirkannya.vanya juga berjanji akan membahagiakan ayah nya dan menjadi anak yang selalu berbakti kepada ayah nya).
Hai gays maaf ya kalaw ceritanya jelek soal nya author nya masih dalam proses belajar mohon di maklumi ya ๐.
JANGAN LUPA LIKE,VOTE,DAN KOMEN BUAT DUKUNG AOUTHOR NYA YA
bay bay sampai ketemu di part selanjut x ya salam kenal dari outhor ya๐๐๐****