
hai semua selamat membaca karya saya semoga suka๐ธ
ย
di mobil angga
ย
dimas pun mengendarai mobil angga dengan kecepatan rata rata sedangkan di belakang angha sedang berusaha menenagkan vanya yang sedari tadi menangis di dalam pelukan angga
"sudah lah kau tenang ok aku ada di sini..." ujar angga menenangkan vanya
"dim apakah sudah kau urus orang itu" tanya angga
"sudah tuan" jawab dimas fokus menyetir sesekali melirik keadaan vanya
"sudah tenang aku sudah membereskan pria itu sekarang kau bisa tenang maaf aku hampir gagal menjaga mu.."ucap angga sambil membelai rambut vanya
angga terus membelai rambut vanya sampai tidak medengar suara tangis setelah dilihat ternyata vanya sudah tidur
" cantik.."ucap angga pelan sambil mengusap pipi vanya yang basah karna air mata
"apa anda menyukai nona tuan.." tanya dimaa sedikit takut
"entah lah,tapi hatiku sakit ketika melihat ia menangis" jawab angga masih fokus memandangi wajah vanya yang salah satu pipi.nya memerah akibat tamparan tadi
"itu tandanya anda jatuh cinta pada nona tuan,saya hanya mwmberi saran jika anda memang mencintai sebaik nya anda mengatakannya pada nona tuan sebelum terlambat dan nona sudah tidak ada di sisi anda baru anda menyadarinya dan itu membuat anda menyesal tuan,karan saya pernah mengalami itu saya terlambat menyadari perasaan saya dan setelah dia meninggal karna kecelakaan saya baru menyadarinya" ucap dimas memberi saran pada angga
dimas dulu adalah sosok yang hangat dia pernah dekat dengan seorang wanita cantik yang bernama liya memiliki sifat ramah dan baik hati hal itulah yang membuat dimas nyaman berada di dekat nya namun dimas tak kunjung mengadalam
perasaannya karna masih merasa ragu apakah dia benar benar mencintainya atu hanya sekedar merasa nyaman saja hingga suatu ketika subuah kecelakaan tragis yang melibatkan liya dan membuat nya meninggal dunia barulah saat itu dimas menyadari perasaanny dan dia sangat menyesal dan sejak itu pula sifat dimas berubah menjadi dingin namun di balik itu semua masih tersimpan sebuah rasa penyesalan yang sangat dalam
ย
kembali ke angga
ย
"anda coba jalani saja dulu tuan perlakukanlah nona dengan baik buat dia merasa bahagia cinta itu bisa tumbuh kapan saja tuan jangan sampai anda terlambat menyadari itu" ucap dimas sambil fokus menyetir tak terasa mereka sudah samapi di rumah
"kita sudah sampai tuan" ucap dimas lalu keluar dari mobil membukakan pintu untuk angga ,angga pun keluar menggendong vanya masuk ke dalam
sesampainya di dalam angga di sambut oleh para pelayan
"selamat siang tuan.." ucap para pelayan
"hemm.." jawab angga sambil terus berjalan menuju kamar meninggalkan para pelayan yang sedang berpikir apa yang terjadi pada nona muda nya itu kenapa penampilannya seperti itu
saat itu suasana rumah sedeng sepi karna papa dan mama angga sesang pergi ke luar negri untuk menjenguk nenek angga yang tinggal di prancis,mereka mengabatri angga lewat telfon tadi karan mereka pergi buru buru
sesamapai nya di kamar angga langsung membaringkan vanya dengan hati hati kemudian meyelimutinya,angga terus menatap wajah teduh vanya 'mulai sekarang aku akan selalu melindungimi,entah kenapa hati ku terasa sakit melihat mu menangis apakah aku benar benar mencintai mu' gumam angga dalam,sesaat kemudian angga hendak beranjak namun terhentu saat vanya memegang tangannya angga pun berbalik menatap vanya yang sedang tertidur
"ibu...ibu jangan pergi vanya merindukan ibu hiks...hiks..." ucap vanya dalam tidur nya
"ternyata dia hanya bermimpi" ujar angga berusaha melepaskan gengganman vanya
"ibu kumohon jangan tinggalkan vanya sendiri ibu vanya janji akan menjadi anak yang baik..hiks...hiks..." ujar vanya terus menangis
karana merasa kasihan angga pun mengalah membiarkan vanya memegang tangan nya dan memlih berbaring di samping vanya dan mengisir rambut vanya dengan tangan nya tak lama angga pun ikut terlelap bersama vanya dan entaj sejak kapan merrka tidur sambil berpelukan
**๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
VOTE DAN
FAVORIT YA
sampai jumpa di episode selanjut nya๐๐**