
Rama beserta istri dan anaknya serta Della segera berangkat.
Ryan terlihat sangat senang sampai melompat lompat dipangkuan Rama yang sedang memangkunya.
"Pelan pelan dong Ryan, Papa capek nih" Kata Rama. Ryan menatapnya lalu mencubit wajahnya sampai Rama mengaduh.
"Kayaknya Ryan gemes banget sama kamu ya mas hahaha" Sila tertawa diikuti tawa Rama
"Oh ya sayang, nanti aku akan menandatangani kontrak kerja sama dengan seseorang, aku akan menyelesaikan itu dulu ya setelah itu aku akan bergabung dengan kalian" Kata Rama
"Oke sayang" Sila mengacungkan jempol
Tak berapa lama mereka pun sampai ke mall milik Rama.
Manager mall yang bernama pak Andi langsung menyambut kedatangan mereka dan mengantarnya ke bagian playground.
Sila dan Della memilih duduk di bangku dekat playground sedangkan Rama mendatangi ruangan manager untuk melihat laporan baru setelahnya dia akan menemui kliennya.
"Nyonya saya ke toilet dulu ya" Kata Della
"Oh, iya sini kain gendongnya saya bawa" Kata Sila mengambil kain gendong dan meletakkannya di bahunya.
"Kamu Sila kan?" Tanya seorang pria paruh baya yang tiba tiba datang menghampirinya.
"Pak Bandi" Kata Sila yang langsung berdiri karena kaget melihat managernya saat bekerja di hotel dulu (Lihat season 1 eps 'Dipecat')
"Saya tidak menyangka akan bertemu kamu disini" Kata Pak Bandi tersenyum
"Iya pak, saya ikut suami makanya tinggal disini " Kata Sila
"Iya pak" Kata Sila
"Wah tampan juga ya anak kamu" Kata Pak Bandi memuji
"Terima kasih pak, Bapak bersama siapa kesini?" Tanya Sila
"Saya bersama istri muda saya" Menunjuk seorang wanita cantik dan seksi yang sedang duduk di restaurant mall tersebut yang letaknya bersebelahan dengan playground.
"Wah Cantik sekali" Kata Sila memuji istri Pak Bandi
"Tentu saja istri saya Cantik, saya kan kaya. Kalau wanita sepertimu mana mungkin saya mau. Kamu kan suka menggoda pria kaya walaupun dulu penampilanmu pas pasan sekarang saja kamu jadi cantik tapi sayang kamu tidak se-seksi istri saya" Kata Bandi dengan entengnya
"Apa maksud Bapak berkata begitu? Saya tidak pernah menggoda si tua bangka itu. Dan kenapa Bapak harus menghina saya" Kata Sila mulai kesal
"Ah maaf, saya jadi mengenang masa lalu ya. Yang saya tau kamu itu orang miskin dan kampungan, tapi sekarang kamu terlihat cantik dan terawat. Dapat om om kaya ya" Goda Pak Bandi
"Pak kalau bapak cuma mau ngajak ribut tolong pergi dari sini" Kata Sila tegas
"Siapa kamu berani mengusir saya, asal kamu tau ya manager mall ini adalah abang kandung saya. Seharusnya kamu yang di usir dari sini. Dan saya berada disini karena abang saya bilang pemilik mall ini akan datang bersama anak dan istrinya dan dia akan mempertemukan saya dengan mereka dan mendapatkan kontrak kerja sama dengan beliau" Kata Pak Bandi menyombongkan diri
"Ada apa sih sayang" Istri muda Pak Bandi menghampiri mereka
"Lihat lah sayang, dia adalah karyawan hotel yang dulu aku pecat karena tertangkap basah sedang menggoda laki laki tua" Kata Pak Bandi
"Ha? masa sih sayang? kok nggak tau malu banget sih" Kata Istri Pak Bandi memandang rendah. Sebut Saja dia Viona
"Iya sayang padahal dulu dia sangat jelek sekali loh, sekarang pasti sudah ngegaet om om kaya atau mungkin dia adalah selingkuhan dari om om sayang" Kata Pak Bandi yang arah omongannya sudah kemana mana.