
Sudah 2 bulan Rama bekerja di Mini Market milik Seno.
Sejak kehadirannya kini Mini Market Seno menjadi Ramai dan hampir setiap hari mereka kehabisan stok di gudang.
Seno sangat senang dengan kinerja Rama yang luar biasa. walaupun sebenarnya pesonanya lah yang luar biasa.
Siang itu Rama ijin untuk membeli makanan dan mengantarnya pulang sebentar karena istrinya sedang ngidam.
Seno mengizinkannya.
Rama membeli sekotak cake coklat yang diinginkan istrinya. setelah dia membayar dan hendak keluar. seseorang memanggilnya.
"apa anda pak Rama" tanya seorang bapak tua yang berpakaian rapi
"iya benar, ada apa ya pak?" tanya Rama
"ah syukurlah, perkenalkan saya Pak wibowo. begini pak saya minta waktu 10 menit bisa?" kata pak wibowo
Rama mengangguk dan mereka pun duduk di cafe dekat situ.
"begini pak, saya dengar dari pegawai bapak bahwa bapak sudah tidak memimpin perusahaan lagi. apakah bapak mau bekerja bersama saya?" tanya pak wibowo
"apa bapak tau konsekuensinya jika menerima saya?" tanya Rama
"saya tau pak, tapi bapak jauh lebih berpengaruh dalam bisnis saya. orang pintar seperti bapak sangat disayangkan jika hanya menjadi pegawai biasa" kata Pak wibowo
"begini pak jika bapak mau bekerja dengan saya, bapak akan saya tempatkan sebagai kepala manager" kata pak wibowo lagi
Rama berpikir keras. lalu menjawab
"terima kasih atas tawaran bapak tapi maaf saya tidak bisa menerimanya" kata Rama sopan
"apa? kenapa? apa bapak mau selamanya jadi karyawan mini market?" tanya pak wibowo
"mencari gaji besar memang susah pak, tapi mendapat dan menjaga kepercayaan itu lebih susah. sekali lagi maafkan saya pak" Rama pergi meninggalkan Pak wibowo yang menatapnya dengan tatapan kesal.
aku tidak akan mau merusak kepercayaan seno. sudah cukup selama ini aku menuruti egoku. kini sudah saatnya aku menuruti kata hatiku
Rama berjalan menuju parkiran dan pulang kerumah mengantar pesanan istrinya sekaligus makan siang.
Di mini market Seno sedang berbicara dengan seseorang diruangannya.
"bagaimana pak, apa bapak mau menerima tawaran saya?" tanya Pak Ferdi
"maaf pak, itu kurang masuk akal bagi saya. bapak mau berinvestasi dengan jumlah banyak tapi saya harus memecat pak Rama" kata Seno
"saya hanya ingin menyelamatkan tempat saya berinvestasi karena saya dengar dia di black list didunia bisnis" kata pak Ferdi
"maaf pak, saya akan tetap mempertahankan pak Rama. berapa pun yang bapak berikan saya tidak akan melepaskan Pak Rama" kata Seno
Ferdi keluar dengan wajah kesal. dia gagal menjalankan tugas dari oma Rama.
"katakan pada wibowo, saat aku sudah bangkit lagi, dia orang pertama yang akan aku hancurkan. dan kau yang kedua" kata Rama saat Ferdi melewatinya.
Ferdi berhenti dan menoleh.
"sepertinya anda harus bermimpi untuk bisa bangkit lagi dan menghancurkan kami" kata Ferdi tersenyum licik
"kita lihat saja siapa yang akan bersimpuh dikaki siapa" kata Rama tersenyum mengejek lalu pergi meninggalkan Ferdi yang manatapnya kesal.
Rama menghampiri Seno.
"terima kasih kamu mau mempertahankanku" kata Rama
"kamu temanku. pasti akan ku pertahankan dan kinerjamu. siapa pun akan memperebutkanmu" kata Seno
"kamu berlebihan, aku akan kembali bekerja" Rama berlalu pergi
flashback on
"apa bapak tau saat ini pak Ram sedang ditawari pekerjaan oleh pak wibowo yang kaya itu, ini fotonya. tadi saya melihatnya saat membeli kue ini untuk bapak. jadi utuk apa anda mempertahankannya?" kata Ferdi
"saya yakin dia akan menolak. karena dia sangat menghargai pertemanan kami" kata seno
"anda terlalu naif, kita lihat saja apa yang akan terjadi" Ferdi melangkah pergi meninggalkan seno dengan wajah kesal"
flashback off