
Aku dan Beelzebub pergi ke desa dimana aku menyuruh yang lainnya untuk menunggu, setelah mengatakan apa yang terjadi mereka juga menunjukkan ekspresi terkejut sama sepertiku.
"Rasanya kita terlibat hal yang buruk," kata Lena.
Sofia dan Lifa pun menunjukan pemikiran hal sama, tapi bagiku sebelum para kesatria tahu bahwa kami ikut membantu, aku akan menyelesaikan masalah ini dengan cepat.
Karena itulah sebelum malam tiba kami pergi ke tempat yang dimaksud Beelzebub mengunakan sihir teleportasi milikku. Aku hanya menyentuh bagian tubuh Beelzebub saat melakukan teleportasi, tempat apapun yang pernah dia kunjungi secara otomatis akan memindahkan kami secepat mungkin.
Dan begitulah kami berada di tempat ini.
Beelzebub bertanya ke arahku.
"Sekarang bagaimana?"
"Mudah saja, akan kubelah tempat ini."
Semua orang sekali lagi menunjukkan keterkejutannya.
"Leona, membelah benua ini menjadi daratan lain sungguh di luar logika," Sofia yang selalu diam turut mengutarakan isi pikirannya, lalu di susul Lifa.
"Itu benar."
"Tapi aku bisa melakukannya, lihat baik-baik."
Tanah ini hanya bagian dari dunia ini, aku hanya perlu membelahnya dan membawa potongannya ke tengah laut, aku berjalan sedikit menjauh dari mereka untuk berjongkok serta meletakkan tangan di dekat kakiku.
Kugunakan sedikit kekuatan sihir, dan selanjutnya.
Retakan mulai merambat sedikit demi sedikit.
"Apa kau tahu kekuatan seperti itu bisa menghancurkan dunia," teriak Beelzebub, padahal perbuatan kalian yang jelas menghancurkan dunia.
Aku memutuskan untuk tidak mengatakannya dan fokus mengerjakan apa yang telah kulakukan.
"Beelzebub tolong mendekat."
"Apa yang ingin kau lakukan padaku?
"Diam saja."
Aku meletakkan tanganku yang lain pada Beelzebub.
"Akan kupindahkan daratan ini ke tempat aman, sebaiknya kau memikirkan kemana kita akan pergi."
"Aku mengerti."
"Dimana ini?"
"Laut mati, tidak ada yang bisa mencapai tempat ini sejak ribuan tahun lalu."
"Dengan kata lain hanya kau yang pernah datang kemari," atas pernyataanku Beelzebub mengiyakan lalu melanjutkan.
"Untuk datang kemari banyak sekali monster maupun cuaca ektrim yang akan menghadang, aku perlu satu tahun untuk datang kemari."
Bahkan untuk raja iblis dia memerlukan waktu pajang. Terlebih sihir teleportasi hanya bisa digunakan apabila pemakaiannya sudah pernah datang ataupun menandai lokasinya.
Untukku sendiri sebuah pengecualian, dari sini tugas Beelzebub lah yang akan menjelaskan semuanya pada orang-orang di daratan yang baru ini.
Beelzebub membawa kami ke sebuah kastil megah dimana deretan pelayan telah menyambut kami, walau Beelzebub telah kehilangan kekuatannya dia masih mendapatkan hormat dari penduduk hingga membuatku sedikit iri.
Sementara aku hanya ditatap dengan pandangan gemas seolah mereka akan menyerangku kapan saja karena keimutanku, bukan berarti aku sombong aku terlalu imut untuk sebagian orang.
"Imutnya, imutnya, boleh aku pegang."
"Tunggu, kau memegang di bagian mana."
Seorang pelayan menyentuhku di dadaku, sebelum aku sadari tangannya sudah mulai menuju ke bagian yang tidak boleh dipegang, sebelum sampai sebuah tinju raja iblis menghantam wajahnya hingga dia menabrak tembok dengan bunyi keras.
"Mereka ini tamuku, bersikaplah sopan Astropedia."
"Maafkan aku, aku tidak bisa menahan diri hehe."
Astropedia adalah kepala pelayan di kastil ini, dia memiliki penampilan gadis di usia belasan tahun dengan dada besar serta tanduk dan ekor melekat di tubuhnya.
"Maaf soal barusan, namaku Astropedia.... aku adalah putri dari Fafnir si naga terkutuk."
Dia menjelaskan siapa dirinya sesungguhnya.
Lena mungkin sudah mengetahui siapa ayahnya hingga wajahnya memucat, untuk Lifa hanya memandang kagum sementara Sofia sudah berada di dekat Astropedia lalu menggigitnya.
"Kyaaa.."
"Apa ini? Uwah... dia menghisap darahku, aaah."
"Sofia tidak baik menggigit orang sembarangan," kataku tapi Beelzebub menghentikan.
"Biarkan saja, dia memang pantas mendapatkannya.. aku akan menunjukkan kamar kalian, saat makan malam aku sendiri yang akan memanggil kalian."
Sebuah pelayanan khusus yang diberikan tuan rumah, kurasa raja iblis tidak terlalu buruk juga.