
Hari ini adalah pertemuan semua guru dan anggota OSIS. Beberapa hari ini memang Saga dan semua anggota OSIS kerap kali mengadakan rapat untuk membuat materi presentasi yang akan di lakukan di depan semua guru.
Semuanya pun sudah berkumpul tapi terlihat satu bangku yang masih kosong, hingga tak berselang lama seorang wanita yang masih terlihat sangat cantik datang dengan langkah terburu-buru dan nafas yang terlihat terengah-engah. Pak Bima beranjak dari kursinya dan mempersilahkan wanita itu untuk duduk.
"Maaf sudah membuat kalian menunggu. Bisa kita mulai saja." kata wanita itu dengan tersenyum manis.
"Mungkin untuk para OSIS ada yang belum mengenalku jadi aku akan memperkenalkan diri dulu. namaku Pricilla panggil saja Bu Pricil atau bu Cilla. mungkin mulai sekarang dan seterusnya aku akan lebih fokus pada sekolah ini karena studiku sudah selesai beberapa bulan yang lalu dan aku berterimakasih sekali pada semua guru yang sudah mau membimbing semua siswa disini. kalau begitu bisa kita mulai saja sekarang. " kata Pricilla yang membuat semuanya mengangguk.
Saga pun berdiri dan mulai berpresentasi mengenai sekolahnya. Ada banyak sekali yang perlu di kembangkan lagi di sekolahnya dan semua guru menyetujuinya dengan Bu Pricilla yang menjadi donatur terbesar di sekolah itu.
"Mendengar presentasi yang luar biasa ini aku merasa sangat beruntung karena banyak siswa berprestasi yang ada di sekolah ini. Beberapa terakhir ini aku berfikir akan membiayai anak-anak yang kurang mampu dengan fasilitas lengkap tapi syaratnya mereka harus giat belajar dan mempunyai tujuan yang jelas juga mempunyai prinsip dan ambisi yang kuat untuk membangun dirinya menjadi siswa yang cerdas dan berprestasi." kata Bu Pricilla yang membuat semua guru terkejut namun juga langsung setuju .
"Bu Fika, aku serahkan tugas ini pada mu dan siapkan sesegera mungkin agar banyak siswa yang masuk ke sekolah ini dan berasa terbantu dengan adanya jalur beasiswa." lanjutnya.
"Baik Bu." jawab Bu Fika.
Saga menatap Bu Pricilla sembari terus berfikir karena menurutnya wajah Bu Pricilla sangat tidak asing baginya Ia pun memutar otaknya dan mengingat semua kejadian yang pernah ia lalui dan ternyata ia mengingatnya ketika saat di lampu merah dan tak sengaja ia berkontak mata dengan beliau. Tapi ia merasa kenapa ada yang aneh dengan kemunculan tiba-tiba Bu Pricilla. Apakah sesuatu akan mematahkan asumsinya atau justru hanya perasaanya saja
"oh ya saya juga sudah mendengar kabar yang telah terjadi di sekolah kita ini menyangkut para siswa yang meninggal dunia dan saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya " kata Bu Pricilla
rapat pun berakhir dan kini Saga dan teman-temannya tengah berkumpul di kantin sembari terus membicarakan apa yang baru-baru ini terjadi dan dialami oleh mereka. Saga juga bermaksud ingin memberitahu keberadaan Mia pada teman-temannya hari itu juga karena menurutnya itu adalah hal penting yang harus ia segera beritahukan kepada teman-temannya agar mereka bisa membantu mencari sesuatu yang bisa digunakan sebagai media untuk Mia.
Karena suasana kantin yang tengah sepi membuat Saga langsung mengalihkan pembicaraannya dan tidak mau bertele-tele lagi. disana juga ada Mia yang hanya diam duduk di meja sebelahnya Sambil menggigit kukunya.
"Sebenarnya selama ini aku tidak melakukannya sendirian, ada yang membantuku tapi kalian tidak mengetahuinya." kata Saga yang membuat semuanya menatapnya.
"Jadi kau punya teman lain selain kami?" tanya Raja yang terlihat seperti tidak suka.
"Ya bisa dikatakan begitu. sekarang dia ada disini." kata Saga.
"Dimana?" tanya Alin penasaran.
Saga menunjuk meja kosong yang membuat teman-temannya kebingungan dan hanya menganggap Saga bercanda saja, tapi sesuatu yang di lakukan oleh Mia membuat semuanya langsung terkejut bukan main.
"Hahaha jangan bercanda kau." kata Alin dengan menatap malas Saga.
"Aku tidak bercanda, bukankah barusan kalian melihatnya sendiri." kata Saga.
"Kenapa manusia ini tidak percaya dengan keberadaan ku. Hmmm...." gumam Mia dengan berfikir dan tiba-tiba akal jahilnya pun datang.
"Apa yang ingin kau lakukan?" tanya Saga dengan menatap ke arah Mia.
Jika yang Saga lihat adalah berwujud manusia biasa, lain halnya dengan ketiga temannya yang melihat Saga berbicara dengan angin. tentu itu membuat mereka semakin merasa aneh dengan Saga.
"Aku tahu kalian tidak akan mungkin percaya begitu saja tapi sekarang bantu aku mencari benda Yang akan di gunakan sebagai media untuknya." kata Saga.
"Apa yang kau maksud?" tanya Raja bingung.
"Kamu jangan bicara disini Saga. cari tempat lain saja." kata Mia
Saga dan teman-temannya pun menuju ke ruang lab dan mulai berbicara dengan serius. Ia juga mengatakan jika sebelumnya ia pernah melihat kepala sekolah di jalan dan anehnya kalungnya juga terus bergetar.
Ia juga mengatakan jika pertarungan yang sesungguhnya baru akan di mulai, semua yang di lakukan sebelumnya hanya untuk menghentikan sementara saja. mereka harus menyiapkan dengan matang dengan segala kemungkinan yang akan terjadi
"Kau yakin dengan itu?" tanya Raja.
"Temanku yang mengatakannya padaku." kata Saga.
"Kau percaya pada makhluk seperti itu? Ayolah Saga kau tau bukan percaya pada hal tak kasat mata itu dosa." timpal Dini.
"Aku tau itu tapi kalian tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi." ujar Saga.
"Dia wanita atau pria?" tanya Raja penasaran.
"Wanita, seperti seumuran dengan kalian berdua." kata Saga dengan menatap Alin dan Dini.
"Heh salah saya sudah berusia 36 tahun tahu!" seru Mia dengan tidak terima.
"Yayaya terserah kau saja." ujar Saga tanpa menatap.
"Lu serius Ga?" tanya Raja lagi
"Aku tidak pernah seserius ini." kata Saga dengan malasnya.
"Sepertinya aku punya ide. bagaimana kalau menggunakan boneka sebagai medianya." kata Alin yang membuat semuanya saling menatap.
"Itu yang saya maksud ah kenapa kamu jadi bodoh sekali seperti si tengil itu." kata Mia dengan merapikan anak rambut yang menghalangi wajahnya.
"Ga kau masih utang penjelasan pada kami. setelah pulang sekolah aku akan ke rumahmu dan kau harus menceritakan semuanya tanpa terlewat." kata Raja.
"Ya itu benar sekali." timpal Alin dan Dini yang menyetujui perkataan Raja
Hai everyone aku update lg ini setelah sekian lama Hiatus hehehe makasih udh nungguin hhi doakan semoga sehat selalu dan lancar upnya