Melodies Of Rain

Melodies Of Rain
#DELAPAN



Min Jun pamit pergi pada Cassandra untuk mengembalikan mobil milik Siwon yang dipinjamnya untuk menjemput dirinya di bandara. Mendengar itu Cassandra berniat ikut tapi ia ingin Min Jun mengantarnya menemui Hyun Su. Min Jun memberi tahu Cassandra Hyun Su tidak tinggal di rumahnya yang dulu lagi. Ia sudah pindah. Cassandra pun meminta Min Jun mengantarnya ke rumah yang di tempati Hyun Su sekarang. Sesuai permintaan Cassandra, Min Jun menurunkannya di depan rumah Hyun Su. Cassandra memencet bel beberapa kali dengan tak sabaran. Hyun Su yang berada di dalam rumah sempat jengkel dan berniat akan memarahi siapapun yang berada di balik pintu itu. Namun begitu pintu terbuka ....



"Kenapa lama sekali? Kakiku sampai pegal menunggumu membuka pintu," omel Cassandra yang langsung menyerobot masuk ke dalam rumah. Hyun Su sempat terbengong beberapa saat.


"Cassandra?" ucap Hyun Su begitu ia menyadari siapa wanita yang nyelonong masuk itu.


"Kenapa bingung begitu? Kau sudah lupa padaku, ya? Tidak pernah menghubungiku atau bertanya tentang kabarku?" kata Cassandra seolah tak bersalah.


"Kapan kau pulang? Dan ... siapa yang membawamu ke sini?" tanya Hyun Su


"Bukannya bertanya bagaimana kabarku dulu, malah menanyaiku hal lain," gerutu Cassandra.


"Ngomong-ngomong rumah barumu ini lebih nyaman dan rapi," lanjutnya setelah melihat-lihat kondisi rumah Hyun Su sebentar.


"Aku sudah lama tinggal di sini!" jelas Hyun Su nampak cuek.


"Aku minta Min Jun mengantarku kemari. Maaf kalau mengganggu. Aku hanya ingin tahu kabarmu. Aku senang melihatmu baik-baik saja! Malah sekarang kau terlihat jauh lebih baik dari pada dulu. Aku juga dengar dari Min Jun kalau kau sudah punya pacar. Aku ikut senang," tutur Cassandra.


"Cih ... Si pengadu," gumam Hyun Su.


"Kau jangan marah padanya. Aku yang memaksanya bercerita. Ucapannya padaku tadi sempat membuatku merasa bersalah. Aku pikir aku harus menemui mu untuk minta maaf," kata Cassandra.


"Memangnya kenapa kau merasa bersalah sampai harus minta maaf? Bukankah kita tidak memiliki hubungan apa-apa?" tanya Hyun Su ketus.


"Hyun Su, kau tahu jelas alasanku pergi ke HK. Aku tak berpamitan padamu karena kau seolah tak peduli, bahkan tidak memberiku alasan untuk tetap tinggal di sini. Padahal saat itu aku berharap kau akan mengatakan sesuatu padaku. Aku hanya tak ingin terus berharap. Itu saja!" Cassandra menjelaskan.


"Selama tiga tahun ini kita sama sekali tidak saling memberi kabar. Aku bahkan ragu apa sekarang kita masih berteman?" lanjut Cassandra.


"Bukankah dari dulu kita memang berteman? Rasanya tidak ada alasan bagiku untuk memusuhi mu," jawab Hyun Su datar.


Cassandra tidak menjawab. Ia masih merasa ada yang berbeda.


"Sudahlah, lagi pula semuanya sudah berlalu. Tidak ada gunanya mengungkit masa lalu," Hyun Su menyudahi topik itu.


"Ya, kau benar," Cassandra menimpali dengan senyum hambar.


...☂️☂️☂️...


...𝙵𝚕𝚊𝚜𝚑𝚋𝚊𝚌𝚔...


Sebelum Cassandra pergi ke HK, hubungan Hyun Su dan Cassandra sangatlah dekat. Awal Hyun Su bertemu Cassandra ketika ia berkunjung ke rumah Siwon. Cassandra adalah saudara sepupu Siwon. Cassandra hanya lebih tua setahun dari Siwon. Sejak kenal Cassandra, Hyun Su sering mengajaknya ke luar dan keduanya sering jalan bersama. Min Jun sering mengejek Hyun Su dan Cassandra sebagai sepasang kekasih. Hyun Su memang memiliki perasaan pada Cassandra tapi dia tidak pernah mengungkapkannya. Cassandra yang juga suka pada Hyun Su tidak yakin kalau Hyun Su juga menyukainya dan menganggapnya hanya teman dekat.


Waktu berlalu. Suatu hari, sebuah surat dari bibi Yoon di HK datang. Bibi Yoon adalah ibu tiri Siwon. Ibu kandung Siwon meninggal saat dirinya masih kecil dan ayahnya menikah lagi. Bibi Yoon menawari Siwon dan Cassandra ke HK untuk membantunya mengelola toko yang baru ia buka sekaligus belajar bisnis.


Tak lama setelah ayah Siwon menikah lagi, ia dan istri barunya pindah ke HK. Sementara Siwon memilih menetap di Seoul. Kebetulan kala itu keluarga Cassandra yang tinggal di kota kecil pindah ke Seoul. Siwon pun tinggal bersama mereka. Siwon dan Cassandra tumbuh dewasa bersama. Bibi Hong yaitu ibu Cassandra meninggal beberapa tahun lalu karena penyakit. Untuk mengobati kesedihan ditinggal ibunya pula, Cassandra mengambil kesempatan itu. Apalagi paman Kim -- ayahnya juga setuju. Awalnya Siwon tidak tertarik, tapi berkat bujukan Cassandra akhirnya ia pun ikut pergi.


Beberapa hari sebelum berangkat Cassandra menemui Hyun Su. Dia berharap pria yang disukainya itu mengatakan sesuatu padanya sebelum dirinya pergi namun ternyata tidak.


"Hyun Su, aku dapat tawaran dari bibi Yoon untuk mengelola toko barunya di HK. Dan aku akan pergi bersama Siwon," begitu kata Cassandra.


"Jadi, kau akan pergi ke HK?" tanya Hyun Su memperjelas.


"Berapa lama?" tanya Hyun Su.


"Aku tidak tahu. Aku belum tahu akan tinggal berapa lama di sana," jawab Cassandra. Hyun Su terdiam cukup lama mendengar jawaban Cassandra.


"Kau tidak ingin mengatakan sesuatu padaku?" tanya Cassandra yang awalnya ragu.


"Mengatakan apa? Itu keputusanmu," jawab Hyun Su biasa saja meski sebenarnya ia tak ingin Cassandra pergi.


"Ya, Kau benar. Apa yang ku katakan?! Bodoh sekali!" ucap Cassandra yang lebih ia tujukan untuk dirinya sendiri.


"Tak bisakah kau tetap tinggal di sini?" tanya Hyun Su ragu.


"Untuk apa?" Cassandra balik bertanya. Ia menatap Hyun Su penuh arti.


"Tidak apa-apa," jawab Hyun Su sambil memalingkan wajah. Ia tidak tahu bagaimana mengatakannya.


"Kalau kau tidak bisa memberiku alasan untuk tinggal, jangan menyuruhku untuk menetap. Lagi pula kita tidak ada hubungan apa-apa. Kita hanya sebatas teman biasa tidak lebih," ucap Cassandra dengan jelas. Meski ia sendiri menyimpan kekecewaan di hatinya.


Hyun Su menatap Cassandra lalu memalingkan wajah. Ucapan Cassandra waktu itu terasa begitu menusuk hatinya sampai sekarang.


"Ya, kau benar. Kita hanya teman biasa," Hyun Su menimpali dengan perasaan terluka. Cassandra langsung pergi tanpa mengatakan apapun pada Hyun Su.


Beberapa hari kemudian Cassandra berangkat ke HK tanpa berpamitan dengan Hyun Su. Sejak hari itu hingga sekarang keduanya tidak pernah saling memberi kabar.


...----------------...


...---...


...--...


...☂️☂️☂️...


Aira dan Yun-bi berpapasan di ruang ganti saat Yun-bi sudah selesai bekerja. Aira mencegat jalan Yun-bi dan menahannya untuk tidak pergi dulu.


"Yun-bi, kenapa kau tidak bilang padaku kalau kau sudah punya pacar?" tanya Aira sebal.


"Siapa yang memberitahumu?" Yun-bi balik tanya.


"Yoon Wu memberitahuku. Katanya kemarin kau pergi ke Jinhae dengan seorang pria. Setahuku kau tidak punya teman pria di luar cafe. Jadi, benar kau punya pacar?" ujar Aira penasaran.


"Iya," jawab Yun-bi malu-malu.


"Kau ini, tega sekali tidak menceritakannya padaku!" kata Aira sambil menggelitik pinggang Yun-bi membuat Yun-bi tertawa geli.


"Sudah hentikan. Aku tidak sempat bercerita padamu! Kau kan tahu kita jadi jarang bertemu karena perbedaan waktu kerja," ujar Yun-bi.


"Pokoknya kau harus ceritakan semuanya padaku begitu ada kesempatan," tegas Aira.


"Iya. Pasti!" Yun-bi berjanji. Barulah setelah itu Aira membiarkan Yun-bi pergi.