LOVE IN REVENGE

LOVE IN REVENGE
FLASHBACK



* Flashback On


Mentari bersinar dan membuat indera penglihatan Miles mulai terganggu. Ia merasa sangat amat mengantuk sekali, bahkan saat ini ia masih menguap meski pagi sudah menjelang.


Tiba tiba ia merasakan angin semilir yang menerpa kulitnya, dingin itu yang ia rasakan. Matanya kembali mengerjap mencari kesadaran di sekelilingnya.


Matanya membulat ketika melihat seorang wanita tertidur di sebelahnya. Ia bisa melihat selimut hanya menutupi sampai dada, hingga bahu ke atas terlihat.


Miles langsung bangkit dan mencari pakaiannya. Ia merutuki dirinya sendiri dan juga berusaha mengingat apa yang terjadi. Tapi semakin ia berpikir, ia tak menemukan ingatannya. Yang bisa ia ingat adalah bahwa ia sedang menemui Barbara, mantan kekasih Ethan. Wanita itu mengatakan ingin meminta tolong dan sangat penting.


"Sialannn," gumam Miles sambil mengepalkan tangannya.


"Eughhh," suara lenguhhan terdengar dari wanita yang ada di sebelah tempat tidurnya.


Wanita itu menoleh ke samping dan tersenyum saat melihat Miles, "Kamu hebat sekali, Miles. Kalau yak ada Ethan, aku pasti akan bertekuk lutut padamu."


"Cihhh!!! Menjijikkan!" umpat Miles.


"Menjijikkan? Tapi kamu menikmatinya, Miles," ucap Barbara dengan nada manja.


Miles tersenyum sinis menatap Barbara, "Aku yakin sekali tak ada yang kunikmati. Aku bahkan tak merasakan apa apa. Ini semua pasti hanya akal akalan mu saja."


"Jangan menatapku seperti itu, bagaimana kalau aku kirim foto mesra kita pada istrimu? Dia mungkin akan langsung meminta berpisah darimu."


"Sialannn!!!" mata Miles menatap foto pada layar ponsel Barbara. Di sana terlihat bahwa dirinya terkesan sedang mencium Barbara.


"Atau aku beritahukan pada kedua orang tuamu bahwa kamu berselingkuh denganku? Aku tahu kedua orang tuamu sangat tak menyetujui perpisahan. Mungkin mereka akan langsung terkena serangan jantung, lalu mati," ucap Barbara tanpa perasaan.


"Apa sebenarnya maumu?" tanya Miles akhirnya.


"Mudah! Aku ingin kamu membantuku untuk mendapatkan hati Ethan kembali."


"Kalau kamu ingin mengejar Ethan, kejarlah sendiri. Tidak ada urusannya denganku. Atau jangan jangan kamu merasa rendah diri karena Ethan sudah mengetahui bahwa dirimu tak punya malu, apalagi harga diri," ungkap Miles.


"Hentikan ucapanmu, Miles! Atau kamu memang suka kalau aku mengirimkan foto ini pada istrimu?" ancam Barbara lagi.


Miles yang sangat kesal, langsung memakai kemejanya. Tadi ia sudah memakai celananya sebelum Barbara bangun. Ia juga meninggalkan Barbara tanpa melihat ke belakang. Saat itulah Miles bertemu dengan Ethan dan Queen di lobby.


Hari hari selanjutnya, ancaman Barbara semakin nyata karena kedua orang tua Miles mulai menghubungi putranya itu dan bertanya macam macam. Penolaka Ethan pada Barbara membuat Barbara terus mengancam Miles untuk mengikuti rencananya, yakni memberi obat peranggsang pada Ethan, lalu mengantarkannya pada Barbara di hotel.


* Flashback Off


"Sialannn!!" ucap Ethan dengan geram.


Lea terdiam kemudian menatap suaminya itu. Hatinya masih terasa sakit setiap kali melihat foto yang dikirimkan oleh Barbara, apalagi foto testpack kemarin. Pernikahan mereka baru berjalan 6 bulan dan memang mereka belum dikaruniai buah hati, hingga kadang membuat Lea merasa 'insecure'.


Saat ini Lea duduk bersebelahan dengan Queen. Ia menggenggan tanga Queen dengan erat, bahkan tubuhnya sesekali bergetar saat mendengar cerita Miles dari hari pertama hingga tadi sebelum mereka berangkat.


Mengapa baru sekarang Miles bercerita? Mengapa tidak sedari awal? Mengapa mengacuhkan dirinya? Apakah Miles akan menyembunyikan itu selamanya jika ia tidak terjepit?


"Queen, apa aku bisa menginap di sini saja?" pinta Lea.


"Kamu akan pulang denganku, sayang. Aku tak akan membiarkanmu menginap di sini," ucap Miles.


"Aku tak mau. Aku ingin sendiri dulu," ucap Lea. Lea kembali menatap ke arah Queen, "Please, Queen."


Queen yang memang melihat bahwa Lea sedang tidak baik baik saja pun akhirnya menganggukkan kepalanya. Kalau misalkan nanti Lea tidak diizinkan menginap, maka ia akan menemani Lea untuk menginap di hotel, tentu saja ia akan membawa Xin juga.


Baru saja Miles ingin kembali membuka suara Ethan menahannya. Ethan menggelengkan kepalanya dan meminta Miles untuk memberi Lea waktu.


Ethan tahu ini semua penyebab utamanya adalah dirinya. Ia juga harus menyelesaikan ini karena ia tidak mau terjadi hal yang sama dengan Queen.


"Miles, kita bicara di ruang kerja saja," ajak Ethan.


Ethan mendekati Queen dan berbisik, "bawa Lea ke kamar tamu. Aku akan berbicara dengan Miles."


"Baiklah," ucap Queen dan tersenyum.


"Ayo, Miles. Banyak yang harus kita bicarakan. Aku akan menghubungi Kai juga."


Ethan menghubungi Kai dan meminta asistennya itu untuk datang ke rumah. Saat ini keahlian Kai dalam mengeluarkan ide sangat diperlukan.


🧡 🧡 🧡