Love In Las Vegas

Love In Las Vegas
Firasat Ibu



Letty tidak bisa berkonsentrasi lagi ketika memasak di dapur. Sampai-sampai ikan yang ia goreng gosong. Miller yang juga ada di dapur segera menghampiri Letty dan mematikan kompor. Pria itu segera menarik Letty agar menjauh dari kompor.


"Ada apa? Kenapa kau masak sambil melamun? Bukankah itu sangat berbahaya. Lihatlah hasil masakanmu. Tidak ada yang bisa kita makan. Apakah kau tidak enak badan?" tanya Miller dengan wajah yang sangat khawatir. Bahkan pria itu memegang dahi Letty untuk memastikan istrinya demam atau tidak. “Tidak demam,” ujar Miller lagi dengan alis saling bertaut.


"Tiba-tiba saja aku kepikiran Elyna. Sudah beberapa hari ini dia tidak menghubungiku. Apa dia sangat sibuk sampai-sampai tidak memiliki waktu untuk mengangkat teleponku? Bahkan Dominic juga tidak mau menghubungiku. Sebenarnya apa yang mereka lakukan di Las Vegas. Aku ingin ke sana untuk memastikan kalau Elyna baik-baik saja." Letty terlihat sangat sedih. Elyna adalah satu-satunya anak yang ia miliki. Meskipun terkadang Elyna menjengkelkan, tetapi tetap saja Elyna akan selalu menjadi putri kesayangan Letty.


"Ini bukan pertama kalinya Elyna pergi dari rumah dalam waktu yang lama. Bukankah seharusnya kau sudah terbiasa akan hal ini. Dominic pasti bisa menjaga Elyna  dengan baik. Bisa jadi saat ini mereka sedang menemukan sebuah project. Jika nanti kau sampai datang ke Las Vegas, itu hanya akan merusak rencana mereka saja." Miller terlihat tidak setuju dengan ide istrinya untuk berangkat ke Las Vegas. Meskipun sebenarnya di lubuk hati yang paling dalam saat ini Miller juga sangat merindukan Elyna . Pria itu ingin bertemu putrinya dan memeluknya untuk memastikan kalau Putri satu-satunya itu baik-baik saja.


"Baiklah, aku akan menunggu beberapa hari lagi. Jika dalam waktu beberapa hari ini Elyna  maupun Dominic tidak juga memberi kabar, Aku akan berangkat ke Las Vegas hari itu juga. Aku tidak peduli kau mau ikut atau tidak." Letty terlihat cemberut. Bahkan masih sempat-sempatnya dia memalingkan wajahnya dari sang suami.


"Aku setuju denganmu kali ini. Jika beberapa hari ke depan Elyna  dan Dominic tidak memberi kabar apapun, kita akan sama-sama berangkat ke Las Vegas. Sekarang ayo kita keluar untuk makan siang. Aku sudah sangat lapar. Sepertinya kau tidak bisa memasak hari ini karena pikiranmu sedang kacau. Pelayan juga pada libur. Jangan biarkan suamimu ini kelaparan sayang.”


Miller segera membawa Letty menuju ke kamar untuk ganti pakaian. Sambil berjalan, pria itu juga sedang memikirkan cara agar bisa mendapatkan informasi terbaru tentang putrinya.


"Duduk di sini. Aku akan mengambilkan air minum untukmu." Miller mendudukkan Letty di sofa sebelum dia sendiri pergi meninggalkan kamar untuk mengambil air minum. Melihat Miller tidak ada lagi di kamar itu membuat Letty segera beranjak dan mencari ponselnya. Dia ingin menghubungi pasukan Queen Star. Hanya pasukan Queen Star yang kini bisa diandalkan oleh Letty. Dia yakin geng mafianya itu tidak akan mungkin mau membohonginya. Apa lagi sampai menutupi kebenaran darinya. Itu tidak mungkin sampai terjadi.


"Halo Bos. Ada yang bisa saya bantu?”tanya seseorang di seberang sana. Hanya mendengar suara bawahannya saja sudah membuat Letty sedikit tenang.


"Bagaimana keadaan Elyna? Aku tidak mendapatkan kabarnya selama beberapa hari ini. Apakah kau tahu sekarang dia sedang apa? Kirimkan foto terbaru Elyna kepadaku. Setidaknya aku bisa tenang di sini meskipun dia tidak memberiku kabar.” Letty memijat kepalanya sendiri.


Untuk beberapa detik lawan bicara Letty tidak memberi jawaban apapun. Hal itu membuat Letty semakin khawatir. Biasanya setiap kali ditanya tidak sampai 10 detik dia juga sudah menjawabnya dengan jelas. Bahkan tidak ragu untuk mengirimkan foto terbaru Letty.


Letty mengangkat kepalanya. Dia tahu kalau ada yang tidak beres di sana. "Apa ada yang kau sembunyikan dariku?” tebak Letty dengan debaran jantung yang semakin tidak karuhan.


"Nona Elyna hilang Bos. Bukan hanya Dominic dan pasukan Queen Star saja yang sekarang mencari keberadaan Nona Elyna. Tapi Bos Zion dan juga pasukan Gold Dragon sudah turun tangan langsung. Nona Elyna  hilang tanpa memberikan jejak apapun. Itu menyulitkan semua orang."


"Anda tidak perlu memikirkannya Bos. Saya akan berusaha untuk mencari keberadaan Nona Elyna. Tuan Dominic sengaja tidak memberitahu anda karena dia tidak mau membuat anda khawatir. Dia juga merasa segan. Dan takut jika anda dan Tuan Miller tidak lagi percaya dengannya. Semua ini terjadi tanpa disangka-sangka. Malam itu Tuan Dominic dan juga Nona Elyna  bersenang-senang di sebuah Kasino. Tiba-tiba saja Kasino itu terbakar dan Nona Elyna  hilang begitu saja. Selama beberapa hari kami baru bisa mendapatkan sedikit bukti. Itu juga sangat tidak kuat. Hari ini kami semua akan berangkat ke Belanda. Meskipun kami semua tidak yakin kalau Nona Elyna  ada di Belanda, tetapi setidaknya kami sudah berusaha untuk mencari keberadaannya. Untuk masalah ini Saya harap anda tidak langsung gegabah dengan memarahi Tuan Dominic. Dia sudah sangat pusing memikirkan masalah hilangnya Nona Elyna. Dia pria yang bertanggung jawab, Bos.”Lawan bicara Letty berusaha meluruskan  masalah agar Letty tidak sampai salah paham terhadap Dominic. 


"Beri aku kabar terbaru tentang Elyna. Aku juga akan memikirkan cara untuk mencari keberadaan putriku dari sini,”ucap Letty dengan nada tidak bersemangat sebelum memutuskan panggilan teleponnya. Bersamaan dengan itu Miller muncul di dalam kamar dengan segelas air di tangannya. Pria itu terlihat panik melihat istrinya menghapus air mata yang tanpa sengaja menetes.


"Ada apa? Kenapa kau menangis? Apa ada kabar buruk?” Miller melirik ponsel yang ada di genggaman Letty sebelum duduk di sampingnya. “Siapa yang baru saja menghubungimu?”


"Elyna  hilang. Dia baru saja memberitahuku. Padahal Elyna  sudah hilang beberapa hari yang lalu,” jawab Letty apa adanya. Tentu saja wanita itu tidak berani berbohong di depan suaminya.


"Hilang kau bilang?” ujar Miller yang juga berubah panik. Dia langsung saja meletakkan gelas yang ia bawa di atas meja sebelum memegang tangan Letty dan menatap wajahnya dengan begitu serius. "Bagaimana bisa. Lalu sekarang apa yang ingin kau lakukan? Kita tidak bisa diam saja di sini setelah tahu kalau Putri kita hilang." Justru kini Miller yang jauh lebih panik jika dibandingkan dengan Letty. Ternyata pria itu juga trauma dengan kecelakaan yang pernah dialami oleh Elyna saat itu.


"Mereka semua sedang mencari keberadaan Elyna . Tetapi belum menemukan petunjuk apapun. Sekarang aku juga tidak tahu harus berbuat apa. Aku sangat mengkhawatirkan putriku." Letty mengusap wajahnya dengan kasar. Wanita paruh baya itu benar-benar frustasi sekarang. “Kita hanya memiliki satu anak. Tetapi kenapa sulit sekali untuk menjaganya? Setelah ini aku tidak akan membiarkannya pergi meninggalkan rumah lagi. Dia boleh keluar rumah hanya setelah menikah.” 


Miller segera menarik Letty dan memeluknya dengan erat. Pria itu mengusap punggung istrinya sebelum sesekali mengecup pucuk kepala pria wanita tersebut. "Aku akan memikirkan cara untuk segera menemukan keberadaan Elyna. Tenanglah, jangan terlalu kau pikirkan. Nanti kau bisa jatuh sakit. Apa ini alasannya kenapa Dominic tidak mau mengangkat telepon darimu?"


Elyna  mengangguk pelan. “Ya. Dia merasa bersalah karena sudah gagal menjaga Elyna. Aku juga tidak bisa menyalakannya. Masalah seperti ini bisa terjadi dan menimpa siapapun. Tadi Mereka bilang kalau pasukan Gold Dragon bersama dengan Zion juga sudah turun tangan. Sepertinya Dominic yang sudah meminta Zion untuk membantunya mencari keberadaan Elyna. Aku harap Elyna segera ditemukan."


Miller mengangguk setuju. “Mereka tim yang sangat kuat dan hebat. Aku yakin secepatnya Elyna  pasti akan segera ditemukan. Jangan sedih lagi. Sebagai orang tua kita hanya bisa berdoa."


Letty memejamkan matanya. Pelukan Miller bisa sedikit menenangkan hatinya. "Tuhan ... dimanapun putriku berada. Tolong lindungi dia. Beri dia kesehatan dan kekuatan,” gumam Letty di dalam hati.


“Apa Leona mengetahui masalah ini?” Tiba-tiba saja Miller kembali bertanya. 


“Jika Zion dan Dominic gagal menemukan Elyna. Aku akan meminta bantuan Daddy Lukas. Kak Oliver juga harus turun tangan langsung,” sahut Letty. Miller hanya mengangguk saja. Kali ini dia bisa sedikit tenang karena dia tahu kalau dia memiliki keluarga hebat yang bisa dihandalkan setiap  kali mereka mendapatkan masalah.