Love In Las Vegas

Love In Las Vegas
Hiburan Malam



"Bagaimana? Apa kau senang?" tanya Dominic sambil memperhatikan wajah Elyna yang kini tersenyum berseri.


Elyna mengangguk sejenak sebelum memandang ke arah Dominic. "Wajah wanita itu masih terbayang jelas di Ingatanku. Dia pasti menyesal karena sudah menantangku. Setelah ini aku pastikan dia tidak akan berani datang ke kasino ini lagi."


Ternyata Elyna telah berhasil mengalahkan penjudi wanita yang cukup terkenal di Las Vegas. Awalnya Elyna tidak ada niat untuk mengusik kesenangan penjudi wanita itu. Tetapi justru penjudi wanita itu duluan yang menantang Elyna. Hingga pada akhirnya dia mengalami kerugian yang begitu besar.


"Ya. Meskipun aku harus kehilangan satu pelanggan tetap. Tetapi aku tetap bahagia karena bisa melihatmu tersenyum. Kau wanita yang cepat mengerti. Hanya diberitahu satu trik saja sudah berhasil mengalahkan beberapa penjudi," puji Dominic dengan wajah puas.


"Apa semua kasino melakukan trik yang sama?"


"Jelas saja tidak. Tiri itu rahasia kami."


Dominic menuang minuman beralkohol ke dalam gelas lalu memberikannya kepada Elyna. "Aku tidak tahu kau biasa minum minuman seperti ini atau tidak. Tetapi jika kau hanya meminum beberapa teguk saja, seharusnya tidak terjadi apa-apa. Meskipun kau baru pertama kali mencobanya."


"Tidak buruk. Aku akan mencobanya. Setelah ini aku akan tahu bagaimana rasanya dan aku tidak akan pernah penasaran lagi." Tanpa pikir panjang Elyna segera meneguk minuman beralkohol itu setelah bersulang dengan Dominic. Mereka tertawa riang sambil membahas masalah di meja judi beberapa waktu yang lalu.


Tanpa sengaja Dominic melihat pasukan Queen Star berlalu-lalang di lokasi tempat mereka berada. Hal itu membuat Dominic sedikit curiga. Pria itu turun dari kursi bar yang ia duduki.


"Aku mau ke toilet dan akan segera kembali. Tolong jangan pergi kemanapun. Aku akan pusing mencarimu nanti," ucap Dominic memperingati. Elyna hanya menggangguk saja sambil tersenyum. Setelah itu Dominic langsung pergi menuju ke tempat pasukan Queen Star. Ternyata mereka muncul memang karena ingin memberi informasi penting kepada Dominic.


"Ada apa? Apa terjadi sesuatu?"


"Ada informasi penting yang harus kami katakan. Ini menyangkut kecelakaan yang pernah dialami oleh Bos Elyna," jawab salah satu pasukan Queen Star.


Dominic menelusuri lorong dengan lampu yang temaram dan berhenti di depan pintu sejenak sebelum masuk ke dalam. Dua pasukan Queen Star itu juga masuk. Namun sebelum masuk mereka kembali memastikan kalau lokasi yang mereka masuki itu aman.


"Bukankah di sini jauh lebih baik. Tidak berisik dan kita bisa menceritakannya dengan lebih tenang." Dominic duduk di salah satu sofa yang telah disediakan. Begitupun dengan dua pasukan Queen Star.


"Sudah hampir dua bulan ini kami menyelidiki kecelakaan yang dialami Bos Elyna. Namun kami gagal mengetahui penyebabnya karena memang semua bukti seperti hilang ditelan bumi. Tetapi kali ini kami menemukan sebuah kejanggalan. Kami baru tahu kalau senjata favorit Bos Elyna hilang. Kami tidak menemukannya di manapun. Termasuk di kediaman Bos Letty. Karena sebelumnya kami sudah menghubungi Bos Letty dan meminta Bos Letty untuk mencari di rumah. Tetapi senjata itu tidak ada juga.


Kami kembali melakukan pencarian di beberapa tempat favorit Bos Elyna. Salah satunya gedung-gedung tinggi yang biasa digunakan Bos Elyna sebagai tempat bermain-main. Kami menemukan senjata Bos Elyna di sana, sepertinya sniper itu sengaja disimpan. Tidak jauh dari letak senjata Bos Elyna, Kami menemukan sebuah tali yang digunakan Bos Elyna untuk turun ke bawah. Setelah itu kami pastikan kalau Bos Elyna turun dengan cara melompat secara manual dari gedung satu ke gedung lainnya.


Mobil yang ditumpangi oleh Nona Elyna bukan mobil pribadi miliknya. Tetapi milik seseorang. Kami sudah mendatangi pemilik mobil ini secara langsung. Namun dia bilang kalau mobil itu hilang satu hari sebelum Bos Elyna kecelakaan. Dari sini kami sudah bisa menyimpulkan kalau ada kejanggalan dalam kecelakaan yang dialami oleh Bos Elyna.


Sepertinya sebelum kecelakaan Bos Elyna dikejar oleh orang-orang yang memang ingin membunuhnya. Karena waktu itu posisinya kami tidak dalam mengawasi Bos Elyna, jadi Bos Elyna tidak bisa meminta bantuan siapapun. Hingga pada akhirnya ia menggunakan mobil yang kebetulan ada di tempatnya berada. Beberapa menit sebelum Bos Elyna kecelakaan, ada panggilan tidak terjawab ke ponsel Bos Letty. Itu berarti Bos Elyna sempat menghubungi ibu kandungnya untuk meminta pertolongan. Tetapi sayangnya kami belum berhasil menemukan siapa dalang dari semua ini. Kami yakin dia tidak lagi mengusik Bos Elyna karena dia tahu kalau Bos Elyna mengalami Amnesia. Dengan begitu dia bisa memanfaatkan amnesia Bos Elyna untuk menutupi kejahatannya."


Dominic tertegun mendengar penjelasan pasukan Queen Star. Meskipun kasus kecelakaan Elyna terbilang rumit, tetapi pada akhirnya mereka berhasil mengumpulkan bukti-bukti.


"Oh ya, sebelum ke Las Vegas kami sempat bertemu dengan beberapa pria bersenjata. Mereka sempat mengejar mobil kami. Apa mereka ada hubungannya dengan kecelakaan yang dialami Elyna?"


Pasukan Queen Star saling memandang. "Jika dia berani mengejar itu berarti dia sudah tahu bagaimana wajah pemimpin Queen Star. Tetapi itu mustahil. Hanya beberapa orang saja yang tahu wajah asli sang Big Boss Queen Star. Kecuali ... mereka mengincar nyawa Bos Elyna karena ada sesuatu yang terjadi. Mungkin mereka tidak memandang Bos Elyna sebagai pemimpin Queen Star karena awalnya mereka tidak tahu kalau Bos Elyna pemilik Queen Star."


"Mereka ada di sekitar kita untuk mengawasi Elyna. Dia pasti ingin memastikan apakah Elyna benar-benar amnesia atau tidak?" sahut Dominic.


Suara alarm kebakaran membuat Dominic dan pasukan Queen Star kaget. "Elyna!" Tanpa pikir panjang mereka segera beranjak dan berlari menuju ke tempat Elyna berada.