JEJE (Perfect Boyfriend)

JEJE (Perfect Boyfriend)
Jeff sakit



"tumben belum berangkat, biasanya juga ninggalin gue ama abang" ucap Jordan sembari menyomot sepotong roti bakar buatan Mbak Fitri.


"Pengen berangkat bareng sama Abang sama mas Jordan juga, kemarin kan masih mos terus kebetulan si kembar belum di beliin motor jadi kita jemput mereka" terang jevan.


"Sekelas lagi sama Nakula dan Sadewa?"-jeff.


"Iya bang" jawab Jovan dan jevan secara bersamaan.


"bawa mobil aja ya bang. Nggak harus jemput kak Jessica kan?"-jordan.


"Nggak buat beberapa saat ini Abang nggak mau antar jemput jessica, takutnya kalau tiba-tiba Abang di keroyok lagi"


"lagian abang punya masalah apa sih sama orang itu? Kenapa tuh orang sampai gebukin Abang sama mas Arga"-jovan.


"sampai sekarang Abang juga nggak tau apa motif mereka dek" jawab Jeff sembari menyantap sarapannya.


Ya memang sampai sekarang Jeff tidak mengetahui siapa yang telah mengeroyok dirinya dan juga Arga.


Jessica pun juga memilih bungkam, dan tidak menceritakan siapa yang telah membuat kekasihnya itu babak belur.


"Abang sama mas Jordan mau bawa mobil kalian mau bareng atau mau bawa motor aja?"


"Bareng aja bang" jawab Jovan dan jevan secara bersamaan.


"Oh iya ayah mana? Kok tumben belum kelihatan"-jordan


"Ayah udah berangkat ke kantor mas"-jevan.


"Buset pagi bener"


"Iya kata ayah ada rapat penting , makannya ayah berangkat pagi-pagi"-jovan.


"Ya udah ayo berangkat, nanti kita kesiangan" ucap Jeff setelah meminum segelas susu.


Dengan segera ia meraih tas dan berjalan keluar mendahului adik-adiknya.


Kalau boleh jujur Jeff kangen berangkat bareng Jessica, bisa melihat senyum gadis itu rasanya kekuatan Jeff terasa terisi penuh.


"Wii bang ayo berangkat, malah bengong lagi" ucap Jordan sembari menepuk pundak Jeff.


"Mikirin kakak cantik dia mas" goda jevan.


"Kalau itu nggak usah diomongin lagi Van" ujar Jordan sembari tersenyum menggoda.


"Mulai deh rumpinya" ucap Jeff sembari menyalakan mesin mobil nya, dengan segera Jeff melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju SMA Galapagos.


Setelah menempuh perjalanan hampir 15 menit akhirnya mereka pun telah sampai di sekolah.


"Gue tebak anak ciwi-ciwi bakal lihatin kita berempat kayak lagi lihat pangeran berangkat sekolah"-jevan.


"Nggak perlu diomongin njir, itu udah pasti. Kitakan titisan dewa, jadi gantengnya kelewatan" timpal Jovan sembari menyugar rambutnya kebelakang.


"Berisik"-jordan.


Tak beberapa lama Jordan, Jovan, dan jevan pun ikut keluar dari dalam mobil. Ketika keempat nya keluar dari dalam mobil seluruh siswi nampak heboh, ada pula yang meneriaki nama keempat nya.


"Benerkan apa yang gue bilang" ucap jevan sembari bersandar pada body mobil.


"Udah sana masuk kelas, sekolah yang bener. Harus bisa buat ayah bangga"


"Siap bang"-jevan.


"Kalau gitu kita masuk duluan bang" pamit Jovan sembari mencium tangan Jeff dan juga Jordan secara bergantian.


******


"artis kita udah datang" ucap bayu ketika Jeff baru saja memasuki kelas, sedangkan Arga hanya tersenyum ketika melihat tingkah sahabat-sahabatnya.


"artis palelu" ucap Jeff sembari duduk di bangkunya dan langsung tiduran menjadikan paha Arga sebagai bantal.


"loe kenapa?" tanya Arga ketika melihat sahabat dan juga kakak angkatnya itu.


"pusing gue"


"kalau sakit ke UKS aja gih, ntar loe pingsan lagi"


"ck gue nggak selemah itu"


"kenapa loe. abis di teriakin ciwi-ciwi jadi lemes gitu"-bayu.


"pusing dia" jawab Arga.


"bawa ke UKS gih ga, nanti babang Jeff yang tampan paripurna pingsan di kelas lagi. kan nggak lucu kalau gosip hari ini, seorang Jeffery Wilson yaunatama salah satu most wanted SMA Galapagos pingsan di dalam kelas. hancur sudah reputasi loe sebagai atlet karate" ujar Bayu panjang kali lebar kali tinggi.


"berisik loe item, duduk yang bener. kalau temen lagi sakit itu di doain bukan loe malah ngomong yang nggak-nggak" ucap Galang sedikit kesal.


"iya pak ustadz Galang" ucap bayu sembari menyatukan kedua telapak tangannya seolah-olah meminta maaf.


"ehh buset, pak ketos loe ngapain sama Jeff? pagi-pagi udah uwu-uwuan aja. Jess lihat tuh cowok loe, dia lagi selingkuh sama Arga" ucap Siska heboh begitu ia baru saja masuk ke dalam kelas bersama dengan Jessica.


beda halnya dengan Siska, Jessica justru nampak khawatir begitu melihat kekasihnya itu tengah rebahan.


"kenapa? kamu sakit" tanya Jessica sembari menempelkan tangannya di kening Jeff.


"cuma sedikit pusing aja kok yank" jawab Jeff sembari tersenyum.


dengan segera jessica mengambi minyak angin yang ia simpan didalam tas sekolahnya.


"sini bangun" ucap Jessica sembari membantu Jeff bangun dari tidurnya, dan dengan penuh kehati-hatian ia oleskan minyak angin disekitar pelipis dan juga leher Jeff, sembari memijitnya.


"ck pagi-pagi udah disuguhi sama yang uwu-uwu" ucap Galang sembari berdecak kesal.


"jomblo sabar ya. nanti pasti diganti sama yang lebih baik lagi kok" ucap bayu sembari merangkul pundak Galang.


"amin" ucap Agra, jeff, Galang, Jessica, dan juga Siska secara bersamaan.