
hari ini adalah hari ujian pertama, jeff dan arga dapat mengerjakan semua soal dengan sangat mudah, tanpa sedikitpun menemukan kendala.
"hustt"-arga.
"apaan dah?"-jeff.
"gue udah selesai men, ayo keluar"-arga.
"elah buambang kenapa baru bilang, gue udah boring banget dari tadi. ayo kumpulin"-jeff.
"loe berdua mau ninggalin gue?"-bayu.
"iye loe lamat banget, gue ngantuk *** mau tidur di UKS"-jeff.
"elah si kampret"-bayu.
dengan segera jeff dan arga mengumpulkan lembar jawabannya masing-masing, selesai itu mereka benar-benar menuju UKS.
"akhirnya kelar juga" ucap jeff sembari menghempaskan tubuhnya di atas blankar UKS.
"iya gue sampai boring juga"
"loe udah tau boring, ngapa kagak ngajak gue keluar dari tadi bocah"
"sorry men, gue fikir loe diem mulu gara-gara serius ngerjain"
"elah soal gitu doang cuma merem aja juga bisa ngerjain"
"sombong amat" ucap arga sembari melempari jeff dengan sebatang coklat.
"buset dapet coklat darimana nih?"
"belilah"
"gue fikir dari adik kelas lagi"
"mana ada"
"arga, jeff kalian berdua ngapain malah di UKS?" tanya bu ida yang tiba-tiba saja muncul.
"nyantai buk, boring di dalam kelas mulu" jawab jeff sembari tersenyum.
"iya buk, bosen di kelas terus"
"ibu tau kalian berdua adalah siswa berprestasi, jadi tidak masalah kalau kalian mau jungkir balik di UKS tapi jangan berisik" ucap bu ida sembari berlalu pergi.
"siap buk" jawab arga dan jeff secara bersamaan.
"gue nanti kerumah loe ya men"
"ngapain dah? mau belajar loe?"
"ngegame kita, kalau kita belajar nanti makin tambah pinter"
"bener juga sih loe ga, cocok tuh pulang ujian ngegame"
"apa kita nongkrong dulu, di caffe biasanya?"
"kagak ahh si bayu pasti nggak bisa, udah pasti tu bocah mau nganter siska pulang"
"berdua aja, kagak usah ngajakin si oncom"
"berdua doang, dihhh loe fikir gue cowok apaan men"
"yaelah si anjir"
"haha canda, kita makan dirumah aja. nanti biar gue suruh mbak fitri masak"
"boleh juga tuh, itung-itung berhemat"
"buset sejak kapan bapak ketos kita kekurangan duit"
"ye sianjir malah ngeledek"
"kagak usah berhemat loe, ntar yang habisin duit bonyok loe siapa! loe kan anak satu-satunya"
"iya juga ya, bokap sama nyokap kan cari duit buat gue. jadi foya-foya aja"
"kecil dimanja, muda foya-foya, gede jadi pengusaha" ucap jeff sembari terkekeh.
"cakep" ucap arga ikut terkekeh.
"woii kampret, bisa-bisanya loe pada ninggalin gue sendirian dan malah enak-enakan tidur disini"-bayu.
"urusan loe"-jeff.
"salah sendiri telmi banget"-arga.
"telmi matamu, fisika men. ya otak gue otomatis agak berfikir lebih keras"-bayu.
"serah loe dah"
"bagi ngapa coklatnya" ucap bayu sembari menyerobot coklat jeff yang masih tersisa separuh.
"jessica udah keluar belum?"-arga.
"udah dia tadi barengan sama gue"-bayu.
"terus kenapa loe nggak minta proposal yang gue minta kemarin oncom"-arga.
"lupa gue"-bayu.
"loe apaan dah yang nggak lupa" sewot arga.
"bayu mah kagak bakal lupa kalau dia punya siska kekasihku" ucap jeff sembari terkekeh.
"kagak usah di tanya kalau itu mah di luar kepala"
"syirik aja loe pada" ucap bayu sembari bangkit dari tidurnya dan berlalu pergi.
"woii mau kemana loe?"
"kantin, gue laper"-bayu.
"sa bisanya dia kekantin tapi nggak ngajak kita"-arga.
"tauk tuh, dikira kita kagak laper juga apa ya"-jeff.
"bener-bener tu bocah, ayo kita susulin"-arga.
"serbes" jawab jeff sembari bangkit dari tidurnya.
******
"gimana ulangannya hari ini, adik-adik kakak pada bisa ngerjain kan?"tanya kak ital kepada ke empat adik-adiknya.
"kecil kak" jawab jordan dengan gaya tengilnya.
"bagus. kakak harap kalian tetep bisa pertahanin prestasi kalian meskipun disekolah yang baru"
"kakak nggak usah khawatir, tempat baru nggak akan merubah apapun kok"-jeff.
"iya kak. kak ital nggak usah khawatir, kelihatannya jeff bakal geres posisiku sebagai juara kelas"-arga.
"benarkah?"
"iya kak" jawab arga sembari tersenyum.
"kakak nggak usah khawatir, adik-adik kakak ini bisa di andalkan kok"-jeff.
"betul tuh kata abang"-jevan.
"kakak percaya sama kalian, ya udah pada solat dulu sana. udah adzan tuh"
"siap kak" jawab jeff, jordan, dan si kembar secara bersamaan.
"arga solatkan?"
"solat dong kak, ini mau solat bareng jeff"
"ya udah solat dulu sana"
"siap kak" jawab arga sembari tersenyum.
"loe nggak pulang?" tanya jeff kepada arga yang baru saja masuk kedalam kamarnya.
"kagak, gue nginep sini ya"
"ya gapapa sih, tapi bilang dulu gih sama bonyok, nanti nyokap loe nyariin"
"iya beres"
"nah loe ngapain malah tiduran bocah, ayo kita solat berjamaah"
"ehh iya ya"
dengan segera arga bangkit dari tidurnya dan segera mengambil air wudhu dan memposisikan dirinya sebagai makmum, sedangkan jeff menjadi imamnya.
"enak ya kalau punya saudara bisa solat berjamaah, gue jadi pengen punya saudara" ucap arga setelah selesai solat.
"emang enak, selain itu kalau kita punya masalah mereka nggak bakal keberatan buat dengerin keluhan kita"
"gue adopsi satu adik loe"
"enak aja, kagak ada ya"
"apa loe aja adopsi gue jadi adik loe men"
"buat apaan gue punya adik kek elo"
"udah ah ayo makan"
"gue males keluar"
"ga loe kagak usah manja ya, gue suruh jovan boyong loe ke kandang ya"
"lahkan mau makan, ngapa malah ke kandang oncom"
"ye lu makan bareng embek, koala, sama monyet"
"buset tega bener"
"udah kagak usah banyak bacot, kuy perut gue udah laper" ucap jeff sembari merangkul pundak arga dan menuntunnya ke meja makan.
"wihh si kembar udah selesai solatnya"-jevan.
"siapa yang kembar?" tanya jeff dan arga secara bersamaan.
"abang sama mas arga lah"
"lambemu van. kita emang sama-sama keren, tapi kegantengan kami bersaing secara sehat kagak ada kembar emangnya elo ama jovan, asli upin&ipin"
"abang kagak usah mulai ya"-jovan.
"mana ada, tuh sampingmu yang mulai mancing-mancing" ucap jordan berusaha membela sang abang.
"ehh tapi kakak perhatikan kalian emang kelihatan seperti anak kembar loh" ucap kak ital sembari menatap jeff dan arga secara bergantian.
"benarkah kak?"-arga.
"iya kakak serius"
"kalau gitu angkat aku jadi adik kakak"- arga.
"hahaha kamu kan temennya jeff berarti kamu juga adik kakak dong ga. udah ayo pada makan"
"mas arga nginep?"-jovan.
"iya"
"terus besok gimana? mas arga kan gak bawa seragam"-jevan.
"seragam tadikan masih bersih"
"terus mas arga nggak belajar dong"-jevan.
"ya belajar nanti sama abangmu"
"ehh iya juga ya"
"abang besok mapel apaan?"-jordan.
"matematika, sama sejarah. ngapain nanya-nanya bukannya jadwalnya sama ya, kecuali anak ips"
"tauk mas jordan, kurang kerjaan banget. mas arga kasihan banget sih punya rakyat kagak jelas kayak mas jordan"-jovan.
"itu ujian jov" jawab arga sembari tersenyum.
"ye si jovan lambenya pengen tak lakban terus tak becek-becek"
"sadis amat mas"-jevan.
"abisnya si ipin nyebelin pisan"
"udah-udah kenapa pada ngomong terus dari tadi. ayo habiskan makanannya"-kak ital.
"iya kak maaf"
"bang kai nggak kesini kak?"-jeff.
"nggak, bang kai ada syuting di bogor. kenapa kamu kangen sama kai?"-kak ital.
"ya nggak juga sih, abisnya udah lama nggak nongol"
"lagi sibuk"
"bapak kapas juga, akhir-akhir ini jarang banget mampir"-jeff.
"ya kalau mas suho nggak usah di omong dong dek, mas Suho kan pengusaha sukses, udah pasti jadwalnya sangat padat"-kak ital.
"iya juga sih kak"
"oh iya kak, kak irene mana kok nggak kelihatan?"-arga.
"oh itu kak irene masih ada jadwal operasi jadi pulangnya agak telat" jawab kak ital sembari tersenyum.
"oh gitu"
"iya"
"kalau om agung?"
"ayah masih di perjalanan tadi habis dari luar kota"
"buset loe absen aja anggota keluarga gue"-jeff.
"ya gapapa lah men, orang biasanya formasi lengkap kok"
"udah-udah kalau makannya udah pada selesai kembali ke kamar masing-masing terus belajar. nggak ada game sampai nanti jam 9 ya"
"siap kak" jawab mereka semua secara bersamaan sembari membubarkan diri dan masuk kedalam kamar masing-masing.
*****
"kakak ngapain senyum-senyum gitu?" tanya jessica ketika melihat sang kakak tengah senyam-senyum nggak jelas.
"kakak tadi habis ketemu krystal"
"kak krystal pemain sinetron itu?"
"iya"
"ya terus kenapa kak?"
"kamu tau nggak, dia aslinya cantik banget dek"
"kak bastian suka ya sama kak krystal?"
"mungkin"
"elah kak krystal kan udah punya cowok kak"
"tapi selama belum ada janur kuning melengkung masih milik bersama dek"
"maksud kakak mau jadi perebut cewek orang gitu!"
"dihh ya nggak lah dek"
"ahh syukurlah"
"tapi adiknya krystal satu sekolah sama kamu kan"
"iya kak, temen jessica malahan"
"oh iya?"
"iya temen jessica yang beberapa hari lalu nganterin jessi pulang"
"oh yang kakak bilang pacar baru kamu itu?"
"iya kak"
"sama dia aja. kakak setuju kalau kamu sama dia"
"kakak apaan sih, jangan aneh-aneh deh"
"kakak serius dek, kelihatannya anaknya baik"
"kakak baru beberapa kali ketemu jeff tapi udah bisa bilang kalau anaknya baik"
"emang kenyataannya gitu kok"
"kenapa dulu sama aldo nggak kayak gitu"
"nyatanya dia sekarang nyakitin hati adik kakak"
"itu karena kakak sama kak bryan doain yang jelek-jelek"
"mana ada, emang dasarnya baj*ngan ya pasti kelihatan busuknya"
"terserah kakak deh, jessi ngantuk mau tidur" ucap jessica sembari membereskan semua buku-bukunya.
"baru jam 9 dek, masak mau tidur"
"aku capek kak, ngantuk juga"
"ya udah deh, tidur sana"
"iya, kakak juga jangan malam-malam tidurnya"
"iya adikku sayang"
"good night kak" ucap jessica sembari mencium pipi kak bastian.
"night, have a nice dream" balas kak bastian sembari memeluk jessica.