
"dek abangmu kemana?"-kak irene.
"kata mas jordan tadi sih keluar sama kak jessica"-jovan.
"siapa jessica?"
"mana jovan tau. pacarnya abang kalik kak"
"sejak kapan ke jombloan abangmu itu berakhir"-kak irene.
"kakak gitu amat sama adiknya" sergah kak ital yang baru saja menuruni anak tangga.
"habisnya dia cakep tapi jomblo mulu"-kak irene.
"hahaha kakak-kakak adik-adik kita itu emang cakep-cakep tapi semuanya pada jomblo"
"kak ital kampret" ucap jovan sembari melempari kak ital dengan kulit kacang.
"dihh adik laknat"-kak ital.
"tara hasil eksperimen kita udah jadi" ucap jevan yang baru saja muncul dari dapur bersama dengan jordan.
"wihh adik kakak bikin apa tuh?"-kak irene.
"brownis coklat"-jevan.
"sini-sini coba kakak rasain"-kak ital.
"gimana kak enak nggak?"-jevan.
"enak dek. manisnya juga pas, daebak pokoknya"-kak ital.
"ini yang buat kalian berdua?"-kak irene.
"lebih banyakan jevan sih kak, aku cuma bantuin dikit doang. takut kalau salah, terus gagal nanti aku kena gigitan maut"-jordan.
"hahaha jordan-jordan kelihatannya kamu trauma mendalam banget ya dek sama gigitannya jevan" ucap kak irene sembari terkekeh.
"banget kak"
"asalamualaikum, aku pulang"-jeff.
"walaikumsalam"
"darimana sih dek?"-kak ital.
"iya tumbenan jam segini baru pulang"-kak irene.
"keluar sebentar sama temen kak"-jeff.
"bang gimana?"-jordan.
"gimana apanya?"-jeff.
"abang udah nembak kak jessica kan!"-jordan.
sontak saja mendengar ucapan jordan membuat jeff kesedak brownis buatan jevan.
"pelan-pelan bang makannya, sampai kesedak gitu. ini minum dulu"-jevan.
"lambemu dek. nembak-nembak"-jeff.
"lah terus abang ajak kak jessica kemana tadi?"-jordan.
"pasar burung"-jeff.
"apa pasar burung" ucap jordan, kak ital, kak irene, dan si kembar secara bersamaan.
"etdah biasa aja dong jangan pada syok gitu"-jeff.
"abang jangan gila deh, cewek secantik kak jessica di ajak ke pasar burung. astagfirullah salah hamba apa yaAllah, kenapa hampa punya abang yang otaknya cuma sejengkal doang" ucap jordan frustasi dengan ulah jeff yang menurutnya benar-benar bodoh.
"iya nih, abang ada-ada aja deh. masak bawa cewek ke pasar burung"-jevan.
"tauk abang nih malu-maluin aja"-jovan.
"iya deh dek malu-maluin aja. semoga tuh temen kamu nggak ngerti kalau kamu adik kakak"-kak ital.
"lagian kamu ngapain ngajak anak orang ke pasar burung dek?"-kak irene.
"ya beli burung lah kak"-jeff.
"ya buat apa kamu ngajak temenmu beli burung!"-kak irene.
"dia lagi ada masalah kak, jadi aku ajak dia buat surat untuk Tuhan dengan burung merpati seperti yang di ajarkan bunda dulu"-jeff.
"abang masih ingat kalau bunda lagi sedih selalu terbangin burung"-jordan.
"abang akan selalu mengingatnya"-jeff.
"jevan kangen bunda"-jevan.
"ehh udah dong, adik-adik kakak yang ganteng-ganteng nggak boleh sedih-sedih ya"-kak ital.
"kita nggak sedih kok kak. kita hanya rindu bunda, kira-kira bunda lagi apa ya di surga sana"-jevan.
"bunda di sana nggak akan baik-baik aja kalau lihat jagoan-jagoannya sedih kayak gini" ucap kak irene sembari memeluk si kembar.
"jangan sedih-sedih lagi. kita harus ikhlaskan bunda, kalau ayah lihat kita sedih kayak gini ayah pasti akan sangat sedih" ucap kak ital sembari memeluk jeff dan juga jordan.
******
"darimana jam segini baru pulang?" tanya kak bastian ketika baru saja melihat sang adik masuk kedalam rumah
"keluar bentar sama temen kak"
"cowok baru ya?"
"kakak apaan sih, orang temen juga"
"kalau temen kok senyum-senyum gitu"
"dih siapa juga yang senyum-senyum"
"kamu lah dek. lihat tuh mukamu udah merah kayak tomat" ledek kak bastian sembari terkekeh.
"ihh kakak nyebelin. mama sama papa belum pulang kak?"
"belum, lusa paling kalau nggak mundur"
"owh, ya udah gue ke kamar dulu kak"
"iya, cepetan mandi. terus kita makan sama-sama"
"siap boss" jawab jessica sembari berlalu menuju kamarnya.
"ahh capek banget" ucap jessica sembari merebahkan tubuhnya ke atas ranjangnya.
*****
"pagi men" sapa bayu ketika baru saja masuk kelas dan mendapati arga dan juga jeff sedang membaca buku.
"pagi" jawab jeff dan arga bersamaan.
"buset pagi-pagi udah baca buku aja. loe berdua udah pinter jadi kagak usah baca buku terus"
"bacot bat dah"-jeff.
"tauk loe bay bacot banget, dua hari lagi udah mulai semester ganjil njir"-arga.
"tauk, emang loe kagak belajar?"-jeff.
"ya belajar, tapi nggak serajin kalian berdua"-bayu.
"kapan loe belajarnya njir. tiyap hari kerjaan loe ngebucinin siska terus"-arga.
"tauk nih gue juga kagak pernah lihat ni bocah belajar"-jeff.
"para jomblo bacot bat dah"
"jangan lupa hari ini ulangan harian fisika" ucap arga mengingatkan.
"apa?"-bayu.
"loe nggak budek kan bay? arga bilang hari ini kita ada ulangan fisika, loe nggak lupa kan?"-jeff.
"mampus, habis gue ama bu ida. mana gue lupa belum belajar"-bayu.
"mampus loe" ucap jeff dan arga bersamaan sembari terkekeh.
"haduh gimana dong, kalau nilai gue kurang dan nggak bisa remidian. bisa ancur nilai fisika gue"-bayu.
"mamam tuh cintanya bebeb siska" ledek jeff.
"sayang, nanti istirahat kita ke kantin bareng ya" ucap arga dengan suara di buat-buat mengikuti gaya khas siska.
"iya cintaku, kekasihku" jawab jeff mengimbangi akting arga, sementara tak jauh dari mereka bertiga, teddy, ciko, galang, dan cahyo ikut terkekeh melihat ulah ketiga temannya yang sudah melawak di pagi hari.
"pagi" sapa jessica sembari duduk di bangkunya.
"pagi jessica cantik. oh iya gimana kemarin tidurnya nyenyak?"- bayu.
"nyenyak kok"-jessica.
"oh iya jess ngomong-ngomong kemarin di ajakin kemana nih sama mamas jeff?"-arga.
"bapak ketos kepo banget sih"-jessica.
"bukan kepo. cuma lebih tepatnya pengen tau aja" jawab arga sembari meringis.
"sama aja bambang"-siska.
"beda dong"-arga.
"beda apanya pak ketos?"-siska.
"beda kalimatnya"-arga.
"serah loe dah ga. gila gue lama-lama kalau musuh elo"-siska.
"lah siapa juga yang ngajak musuhan"-arga.
"tauk nih siska kekasihku. orang nggak ngajak kemusuhan juga"-jeff.
"nggak usah ikut-ikutan arga ya loe jeff, gue tampol juga loe nanti"-siska.
"bay, kelihatannya siska kekasihku perlu di rukiyah deh"-jeff.
"bukan cewek gue yang perlu di rukiyah, tapi loe berdua tuh yang perlu di rukiyah"-bayu.
"temen laknat loe emang"-arga.
"bodo amat"-bayu.
*******
"der loe nggak serius kan?"-lucas.
"gue serius men"-hendry.
"jadi loe beneran bakal ninggalin gue sama lucas?"-jordan.
"ya mau gimana lagi, gue harus ngikut bokap men. bokap gue harus pindah tugas ke bandung, ya mau gak mau gue harus ikutan"-hendry.
"kalau nggak ada loe pasti bakalan sepi ***"-lucas.
"iya der, temen gue hanya tinggal manusia random satu itu"-jordan.
"loe juga sama randomnya sama lucas. kita bakalan tetap sahabatan, jarak bukanlah penghalang persahabatan kita. lagian jakarta-bandung nggak jauh-jauh amat kok, kita pasti bakalan tetap sering ketemu"
"hah iya deh der. gue sebagai sahabat loe cuma bisa doain yang terbaik buat loe, semoga di tempat baru nanti loe bisa nemuin temen baru yang baik-baik"-jordan.
"amin" jawab hendry sembari memeluk jordan dan lucas.
"sayang"-yuqi.
"ehh sayang ada apa?"-lucas.
"ini tadi aku buatin sarapan buat kamu" jawab yuqi sembari memberikan kotak bekal kepada lucas.
"buat aku"-lucas.
"iya"-yuqi.
"yang masak siapa yank?"-lucas.
"aku masak sendiri, kan spesial buat pacar aku yang paling tampan"-yuqi.
"astagfirullah. orang kalau udah jatuh cinta, yang lainnya ngontrak ya der"-jordan.
"iya dan, kita ini manusia apa nyamuk sih dan?"-hendry.
"kita itu titan" jawab jordan sembari terkekeh, dan hendry pun ikut terkekeh mendengar jawaban jordan.
"yuqi, ayo kita ke kelas"
"iya. ya udah ya yank, aku sama jihan ke kelas dulu" pamit yuqi sembari membelai pipi lucas.
"iya sayang, semangat ya belajarnya"-lucas.
"iya sayang" ucap jordan dengan suara di buat-buat.