JEJE (Perfect Boyfriend)

JEJE (Perfect Boyfriend)
badminton



"gimana pak masih lama?"


"bentar ya mbak. ini bapak juga masih ngecek"


"apa aku telfon kakak aja pak, biar kakak telfon montir langgannnya"


"nggak usah mbak key, nanti malah ganggu mas kai. mas kai nya kan lagi syuting"


"iya juga sih. ya udah deh aku tungguin, tapi maafin key ya pak. key nggak bisa bantuin apa-apa" ucap keyra sembari mengangkat bibir bawahnya.


"gapapa mbak, ini mah emang udah jadi tugas bapak"


ya siang ini keyra minta antar sopir pribadinya untuk belanja keperluannya di supermarket. biasanya keperlunnya semua akan di urus kak ital, tapi akhir-akhir ini kak ital tengah sibuk dengan persiapan pernikahan kak irene.


"key, loe ngapain?" tanya seorang pria yang baru saja turun dari motor sportnya.


keyra sedikit memiringkan kepalanya karena merasa tidak mengenal pria yang kini tengah berdiri di depannya, ada sedikit perasaan takut dalam diri keyra ketika pria itu bertanya pada dirinya.


tapi tunggu, barusan pria itu memanggil namanya bukan. harusnya pria itu memang mengenalnyakan.


"gue arga" ucap pria itu sembari melepas helm full facenya.


"astaga arga, aku fikir siapa"


"loe ngapain disini?"


"tadi habis dari supermarket, tapi mobilnya malah mogok"


"yaudah pulang bareng gue yuk"


"pulang bareng?"


"iya pulang bareng. dari pada loe berdiri disini panas-panasan"


"ta... tapi-"


"nggak usah takut, gue nggak bakal jahatin elo kok" ucap arga memotong ucapan keyra. "yuk naik"


"masnya ini siapa ya? apa mas kenal sama mbak key?"


"saya arga pak, adiknya kak kyrstal"


"oh adiknya mbak krystal toh, berarti masnya ini si kembar ya!"


"bukan pak, saya adik angkatnya"


"oh adik angkat" ucap pak didik dengan mengangguk-anggukan kepalanya.


"iya. apa boleh saya antar keyra pulang?"


"boleh mas, dari pada mbak key disini panas-panasan"


"tuh key boleh. ayo gue anter"


"nggak ngrepotin kan ga?"


"nggak"


dengan segera arga menyerahkan helm kepada keyra, keyra pun segera memakai helm pemberian arga. namun agaknya keyra sedikit kesusahan ketika memakai helm tersebut.


"kenapa? susah ya" tanya ara dan dijawab anggukan oleh keyra


"gue bantu" ucap arga sembari membatu keyra memasang helmnya. "nah udah, yuk naik"


dengan segera keyra naik keatas motor agra, setelah keyra sudah naik arga segera melajukan motornya membelah jalanan kota.


"udah sampai"


"makasih ya"


"iya sama-sama. ya udah gue balik dulu, loe masuk gih"


"iya"


dengan segera arga kembali melajukan motornya untuk melanjutkan niatnya pergi ke rumah jeff.


"adik-adik kak krystal baik, aku senang berteman dengan mereka semua" gumam keyra sembari tersenyum.


******


"assalamualaikum"


"walaikumsalam"


"buset dari mana aja loe mas? itu abang, mas jordan, sama mas bayu pasti udah pada kering nungguin loe"-jevan.


"sorry dek tadi ada sedikit masalah" jawab arga sembari cengengesan.


"tapi mas arga nggak kenapa-kenapa kan?"-jovan.


"mas gapapa. ya udah mas kebelakang dulu" ucap arga sembari mengusap puncak kepala jovan dan juga jevan.


"buset baru dateng loe bocah, kita ampek kering ga" protes bayu begitu melihat arga baru saja datang.


"ya sorry tadi pas gue mau kesini gue ketemu keyra"-arga.


"adiknya bang kai?"-lucas


"iya"


"terus loe ajak dia kencan mas?"-dery.


"palelu kencan, tadi mobilnya mogok. jadi gue anterin dia pulang"-arga.


"ahh mas gue emang paling the best dah" ucap jordan sembari mengacungkan kedua jempolnya.


"mas arga udah dateng ayo lanjut lagi badmintonnya"-lucas.


"gue males kalian aja"-jeff.


"yahh abang mah ga asik"-jordan.


"gue ngikut jeff aja"-arga.


"ckkk kembar-kembar sial" ujar bayu sembari memberengut.


akhirnya permainan badminton itu kembali berlangsung dengan formasi seperti semula bayu dan jordan melawan lucas dan juga dery. sedangkan jeff dan arga asik sebagai penonton.


"gimana?" ucap jeff secara tiba-tiba namun pandangannya masih fokus ke arah depan dimana teman-temannya tengah bermain badminton.


"gimana apanya?" tanya arga sembari menaikkan sebelah alisnya.


"keyra gimana? cantikkan!"


"iya cantik, dia kan perempuan"


"elah bukan itu maksud gue samsul"


"terus apaan jeff?"


"nggak pengen bikin sesuatu yang spesial gitu bareng ama key"


"nggak usah mulai, loe kan tau sendiri gue mau fokus sama sekolah dulu"


"hmmmtt oke-oke. asal jangan nyesel aja kalau di tikung ama orang"


"terserah loe aja deh" ucap arga sembari fokus kembali pada gamenya.


jujur saja sebenarnya arga juga ingin menjalin hubungan seperti teman-temannya, namun entahlah sampai sekarang masih tak ada satu pun wanita yang berhasil meluluhkan hatinya.