
"hai fans" ucap jeff dan bayu secara bersamaan ketika mereka baru saja menginjakkan kaki di kelas 11 ipa 1, sedangkan arga hanya mampu menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah kedua sahabatnya.
"ehh jeff, bayu. kagak ketemu dua minggu loe berdua gilanya makin parah ya" sarkas ciko.
"kampret loe tokek" ucap bayu sembari menggeplak kepala ciko dengan botol minum yang ia bawa.
"ga stok sabar loe masih banyak kan buat ngadepin manusia dua ini?"-heru.
"tenang sabarku turah-turah" jawab arga sembari terkekeh.
"ga kalian kan abis liburan di surabaya, kemarin loe update foto di kanjeran. kenapa nggak loe tenggelemin aja nih dua curut"-galang.
"sebenernya gue pengen. tapi janganlah udah langka soalnya"
"iya langka, kayak manusia purba"-doni.
"derita orang ganteng, selalu aja jadi bahan omongan" ucap bayu sembari berdiri dari duduknya dan menghampiri siska.
"yaelah pagi-pagi udah mau ngebucin. woii kasihanilah para jomblo ini, mata kami ternodai melihat yang uwu-uwuu"-teddy.
"tauk nggak berprikejombloan banget"-cahyo.
"pengen? makannya cari pacar"-ciko.
"bachott" ucap teddy dan cahyo secara bersamaan.
"pagi semuanya"
"pagi jessica cantik" jawab para anak laki-laki secara bersamaan.
"heh punya gue nih" ucap jeff sembari menatap tajam teman-temannya.
"cielahh udah mulai ada hak milik nih, garcep bener loe jeff"-heru.
"elah jadian belum, udah di cap hak milik"-doni.
"tauk loe jeff. status di jelasin dulu dong, jangan ngaku-ngaku gitu"-galih.
"bachoot pokoknya jessica cantik cuma punya jeff. iya nggak jess?" ucap jeff sembari menaik turunkan kedua alisnya.
"nggak" jawab Jessica sembari melenggang menuju mejanya.
"hiyyaaaa malu nggak? malu nggak"-teddy.
"ya malu lah, masak nggak" ucap ciko dan galih secara bersamaan.
"kan jeff loe di tolak sama jessi, mending sama gue aja"-maria.
"maria,,, ohhh maria. bangun loe, pagi-pagi juga udah halu. jeff terlalu serbuk berlian buat loe yang cuma serbuk marimas"-teddy.
"teddy kancil sialan" ucap maria kesal.
11 ipa 1 kelas yang terkenal dengan siswa-siswinya yang pandai tapi juga terkenal dengan kenakalannya, kadang-kadang arga heran kelasnya ini merupakan kelas unggulan tapi kenakalan teman-temannya jauh lebih melebihi 11 ipa 5.
sudah terkenal nakal, suka bikin gaduh, dan buronan para guru terutama doni, heru, dan arsya. trio kampret itu sudah nggak terhitung berapa kali keluar masuk ruang BK.
"selamat pagi"
"pagi miss" jawab siswa-siswi 11 ipa 1 secara bersamaan, mereka yang tadinya berkerumpul sambil bergosip ria langsung membubarkan diri ketika melihat miss nana masuk kedalam kelas.
"gimana kabar kalian hari ini?"
"baik miss"
"gimana liburannya menyenangkan kan?"
"menyenangkan sekali miss"
"biasa aja miss soalnya ada yang kurang"-arsya
"apa yang kurang sya?" tanya miss nana heran.
"nggak bisa lihat wajah cantik miss nana" jawab arsya sembari menyugar rambutnya kebelakang.
"huuu dasar bekatul, biasa aja lu"-heru.
"temen lu bukan bekatul njir, dia mah buaya yang baru lepas dari kebun raya"-galih.
"suka bener loe bong kalau ngomong"-heru.
"sudah-sudah kenapa malah pada ribut, miss pusing dengernya. kalian ini bisa nggak sih kalau sehari nggak bikin gaduh!"
"nggak bisa miss"-ciko.
"kenapa?"
"karena hobby kita emang bikin gaduh miss" jawab doni sembari terkekeh.
miss nana memijat pangkal hidungnya pelan. kelihatannya miss nana harus beli stok sabar yang banyak untuk menghadapi murid-muridnya ini, tapi dimana miss nana mau beli stok sabar.
"arga, kamu bisa nasehatin temen-temen kamu nggak. miss sampai pusing"
"mulut saya sampai berbusa miss. habis saya marahi mereka bakal insyaf dua hari, setelah itu akan kumat lagi"-arga.
"saya pun sama miss. kelihatannya kita memang butuh dokter spesialis kejiwaan untuk mereka"-galang.
"wahh ketua laknat lu lang"-doni.
"diemm luu nyet" ucap galang semabari menatap tajam doni.
"galang, mulut kamu bisa di kondisikan tidak?" tegur miss nana ketika mendengar galang yang memanggil doni dengan sebutan monyet.
"maaf miss, mukut saya suka kelepasan" jawab galang sembari menutup mulutnya.
"lihat miss. gimana kita bisa beres kalau ketua kita aja gila gitu"-heru.
"loe tuhh yang gila" ketus galang.
"sudah-sudah miss pusing dengerin kalian berdebat terus. galang kamu bagikan buku paket ini sama teman-teman kamu"
"baik miss"
dengan segera galang membagikan buku paket yang telah di bawa oleh miss nana kepada teman-temannya.
"ada yang belum kebagian?"
"sudah semua miss" jawab galang.
"bagus, sekarang kerjakan soal di halaman 5 sampai 6"
"yah kok langsung ngerjain soal sih miss"-doni.
"iya miss. padahal saya masih pengen dengerin suara lembut miss nana"-arsya.
"sekali lagi kalian protes, saya akan tambahi soalnya"
"jangan repot-repot miss, ini aja udah cukup kok"-galih.
"iya cukup bikin gila"-teddy.
"sudah kerjakan sekarang. miss tinggal dulu ke ruang guru buat rapat, galang nanti kalau sudah jam istirahat kamu tolong kumpulin pekerjaan temen-temen kamu di meja kerja saya"
"baik miss"
"ga...."
"nggak ada" ucap arga memotong omongan arsya.
"jeff"
"ape lu?"
"nyontek dong, udah selesai belum loe?"
"udah lah"
"nyotek lah jangan pelit-pelit sama temen sendiri"
"berhubung gue ganteng dan baik, nih gue kasih contek" ucap jeff sembari memberikan buku tugasnya kepada arsya, doni, dan heru.
"thank you jepri ganteng"-doni.
baru saja mereka bertiga hendak menyalin jawaban milik jeff, namun tiba-tiba saja ada seseorang yang menarik buku milik jeff.
"yaAllah jessica yang cantik, yang blaem-blaem. balikin bukunya ya"-doni.
"nggak ada nyontek-nyontek, mikir sendiri"
"elah jess....."
"kita belum sarapan, mana bisa kita mikir" ucap jessica memotong omongan arsya.
"nah tu loe tau"
"sya alesan loe nggak ada yang lain apa? bosen gue denger alesan loe itu-itu aja"
"kagak ada jess. balikin gih"
"ogah" final jessica sembari kembali duduk di bangkunya.
"jeff cewek loe tuhh"-heru.
"gue sih nurut ibu negara aja" jawab jeff sembari menyugar rambutnya.
"definisi lakik takut bini"-heru.
"ciko, cahyo. i'm coming"
"i'm coming matamu. loe dari tadi emang udah nyontek gue ama cahyo nyet" ucap ciko kesal.
"ye maksudnya kita balik lagi"-arsya.
"woii pasukan codot. kalian bertiga bisa nggak sih ngerjain sendiri? dua tahun gue sekelas ame lu pada, tapi belum pernah loe ngerjain tugas kagak nyontek"-teddy.
"teddy... teddy.... teddy si kancil nyolong timun. kalau nyontek saja bisa, kenapa harus ngerjain sendiri"-heru.
"nay lakik loe tuh, nanti pulang sekolah loe ajak berobat"-galih.
"tauk ahh, gue sendiri juga capek sama bebeb heru"-nayla.
"loe aja capek apalagi kita-kita"-ciko.
"berisik, pada bachoot banget sih. diem bisa nggak" ucap arga sembari menggebrak mejanya dan menatap tajam teman-temannya hingga membuat mereka semua diam kicep dan nggak berani buka suara lagi.
"bisa nggak sih, nggak bikin gaduh sehari aja" timpal galang yang juga tak kalah kesalnya dengan arga.
*******
"krystal"
"ehh hai, loe ngapain disini?"
"baru selesai metting. loe sendiri ngapain disini?"
"gue laper bas, mau cari makan"
"ohh. sendirian aja?"
"menurut loe?"
"sendiri sih kelihatannya"
"kalau loe tau kenapa masih nanya"
"gabung sama gue aja sini, gue juga belum makan"
"gapapa nih?"
"ya gapapa lah"
"gue takutnya cewek loe marah nanti kalau dia tau"
"yang ada cowok loe yang bakal marah"
"xixixixi nggak lah, kai bukan orang yang gampang cemburu"
"ehh tapi ini emang gapapa kalau loe duduk bareng gue tal. gue takutnya kalau ada wartawan"
"kalau pun ada ya biarin aja, lagian emangnya nggak boleh gitu kalau gue makan bareng temen. gue juga cuma manusia biaya bas"
*"loe anggap gue temen aja gue seneng banget tal. apalagi loe anggep gue lebih dari itu"* gumam bastian dalam hati
*******
"jessi pulang bareng aku ya"
"iya" jawab jessica sembari tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"woii bocah gencer banget pdktnya"-doni.
"tauk. dunia serasa milik berdua aja"-heru.
"orang kalau jatuh cinta, dunia emang milik berdua her. dan yang lainnya cuma ngontrak"-arsya.
"bachoot" ucap jeff sembari menggerakkan tangannya membentuk pelangi.
"jepri udah ayo pulang. kalau kita lama-lama disini, kita bisa gila"
"kamu benar jess. yaudah ayo pulang, nanti keburu hujan" ucap jeff sembari menggandeng tangan jessica dan mengajaknya beranjak dari tempat itu.
"sya menurut loe jeff bakal jadian kagak sama jessica?"-heru.
"jadian lah, ya kalik nggak jadian"-arsya.
"bakal jadi couple ter the best"-doni.
"bener tuh" timpal heru menyetujui pendapat doni.
"udah ayo balik, cacing-cacing di perut gue udah pada demo"
"makan mulu yang loe pikirin sya"
"kebutuhan men" ucap arsya sembari meninggalkan kedua sahabatnya.