
"oke sudah tampan. ahh tentu saja tampan anaknya ayah agung" ucap jordan sembari menatap bayangan dirinya dicermin.
"abang udah bangun belum ya, ahh tapi harusnya udah. baiklah aku akan mengeceknya"-jordan.
dengan segera jordan mengambil tas sekolahnya dan segera keluar dari dalam kamarnya.
"abang udah bangun?" tanya jordan sembari membuka pintu kamar jeff yang berada tepat di samping kamarnya.
"udah lah, loe nggak lihat nih abangmu ini sudah tampan"
"tampan doang cewek nggak punya"-jordan.
"yaelah si oncom, kayak loe punya cewek aja" ucap jeff sembari melempar bantal sofa ke kepala jordan.
"aduh bang berantakan lagi nih"-jordan.
"udah ahh ayo berangkat"-jeff
"pagi semuanya" sapa jeff dan jordan ketika ayah, kakak, dan adik-adiknya telah berkumpul di meja makan.
"uhh tampan-tampan sekali adek-adek kakak"-irene.
"ohh tentu kak, anaknya ayah agung" jawab jordan dengan gaya tengilnya.
"sudah-sudah ayo makan, nanti kalian telat. nggak lucukan kalau hari pertama sekolah udah telat"-ayah.
"iya yah"-jeff
"oh iya yah nanti kita berempat sekolah naik apaan?"-jordan.
"naik taksi aja, ayahkan belum beliin kita kendaraan dek" ucap jeff sembari melahap nasi gorengnya.
"iya nih mas jordan gitu aja di buat ribut"-jovan.
"yee bocah biasa aja dong kagak usah mlototin gue, coba ketawa"-jordan.
"nggak mau"-jovan.
"ciee takut matanya hilang ya"-jordan.
"ahahaha jovan kalau ketawa emang dunia menjadi gelap mas"-jevan.
"ahaha jovan-jovan" kekeh jordan sembari mengacak rembut jovan.
"mas jordan apaan sih, berantakan nih rambut gue"-jovan.
"udah jangan berantem terus, ayo kita berangkat sekarang"-ayah.
"siap yah" jawab jeff dan jovan bersamaan.
"ayah jevan belum selesai"- jevan
"aku juga belum selesai yah"-jordan.
"mampus makanya jangan ngejek gue mulu"-jovan.
"jovan nggak boleh gitu ke mas sama adeknya"-ayah.
"maaf yah"-jovan.
"ayo kita tunggu di luar. jordan, jevan ayo cepat selesaikan sarapannya"-ayah.
"siap yah" jawab jevan dan jordan bersamaan.
"bang pesen taksi gih"-jovan.
"iya ini juga mau pesan"-jeff.
"bang, dek lihat deh"-ayah
dengan terpaksa jeff dan jovan yang tengah fokus pada ponselnya menengok kearah ayah.
"wihhh keren banget yah"-jovan.
"itu buat kita yah?"-jeff.
"tentu saja bang. tapi jovan dan jevan ke sekolah bareng sama bang jeff dan mas jordan dulu ya, nanti kalau udah masuk SMA baru bawa motor"-ayah.
"siap yah" jawab jovan sembari memberi hormat.
"yaudah ayah berangkat ke kantor dulu"-ayah.
dengan segera jeff dan jordan mencium tangan ayah.
"ayah hati-hati di jalan"-jeff
"iya bang" jawab ayah sembari masuk kedalam mobilnya.
"jordan, jevan ayo cepet nanti kita kesiangan dek"-jeff.
"iya bang ini" jawab jordan sembari berlari, tak lama jevan menyusul di belakangnya.
"bang motor siapa tuh?" tanya jordan ketika melihat abangnya udah nangkring di atas motor, dan jovan duduk di belakangnya.
"motor kitalah, nggak lihat loe ini ada empat motor"-jeff.
"berarti yang dua motor gue sama jovan dong bang?"-jevan.
"iya dek"-jeff
"asik sekolah bawa motor" ucap jevan sembari naik ke atas motor yang telah di tempel stiker namanya.
"woyy loe ngapain?"-jovan.
"mau berangkat sekolah lah"-jevan.
"ayah melarang kamu dan juga jovan bawa motor dulu sampai kalian masuk SMA"-jeff
"yahh, ayah payah. padahal aku pengen bawa motor"-jevan.
"udah nggak usah protes dek, buruan sana kamu di boncengan sama jordan"-jeff.
"iya bang" jawab jevan lemas.
"udah nggak usah lemes gitu. bentar lagi kan juga mau masuk SMA"-jordan.
"iya mas"-jevan
******
"sekolah yang bener"-jeff
"iya bang" jawab jovan dan jevan secara bersamaan sembari mencium tangan jeff dan jordan secara bergantian.
"yaudah abang sama mas jordan pergi dulu" ucap jeff dan dijawab anggukan oleh jovan dan jevan.
"baru masuk tapi udah di lihatin mulu tuh sama cewek-cewek"-jordan.
"mas jordan apaan sih, nggak jelas banget" jawab jovan sembari berlalu pergi.
"jelas ganteng anaknya ayah agung"-jevan.
"udah masuk sana"-jeff
"iya bang"
dan dengan segera jeff dan jordan pergi meninggalkan sekolah jovan dan jevan menuju ke sekolah mereka.
"wihh keren juga nih bang sekolah baru kita" ucap jordan ketika mereka baru sampai pelataran sekolah.
"udah ayo kita keruang guru dulu"-jeff.
"iya bang"
tak jauh dari mereka berdua mendengar kasak-kusuk yang membicarakan mereka berdua.
"bang gue ngrasa orang-orang terus menatap kita"-jordan.
"kan udah biasa kayak gitu dek"-jeff
"iya juga sih"-jordan.
"permisi numpang tanya, ruang guru sebelah mana ya?" tanya jeff kepada salah satu siswa yang lewat di samping mereka.
"makasih ya"-jeff
"sama-sama" jawab salah satu siswa sembari melanjutkan langkahnya.
tokk.... tokk... tokk
"permisi"-jeff
"masuk"
"maaf bu kami siswa pindahan baru"-jeff
"jeffery dan jordan?"
"benar bu"
"ini mana yang jeffery dan mana yang jordan"
"saya jeff bu, dan ini adik saya jordan"
"ohh baiklah perkenalkan saya bu ida, saya wali kelas kamu jeff" ucap bu ida dan di angguki oleh jeff "bu ani ini jordan anak baru yang akan masuk 10 ipa1"
"ohh ini anak barunya, tampan-tampan ya" ucap bu ani sembari tersenyum.
"bu ani bisa aja" ucap jordan sembari tersenyum.
"oke jordan mari ikuti saya, kita ke kelas sekarang"-bu ani
"baik bu"-jordan.
"bang gue duluan"-jordan.
"iya"-jeff.
"oke jeff kamu juga ikuti saya, kita ke kelas sekarang"-bu ida.
"baik bu" jawab jeff sembari mengikuti langkah bu ida dari belakang.
"selamat pagi anak-anak"
"pagi bu" jawab seluruh siswa secara bersamaan.
lagi dan lagi jeff dapat melihat tatapan kagum dari para anak perempuan, bukannya jeff ke PDan tapi itu memang faktanya.
"oke pagi ini kelas kita kedatangan murid baru, oke jeff perkenalkan dirimu"-bu ida
"baik bu"-jeff
"pagi teman-teman, perkenalkan nama saya jeffery wilson yaunatama, saya pindahan dari surabaya, kalian semua bisa panggil saya jeff"
"oke welcome SMA GALAPAGOS jeff, kamu bisa duduk di sebelah bayu"-bu ida.
"baik bu" jawab jeff sembari menuju bangkunya.
dan jam pelajaran pertama pun di mulai dengan pelajaran fisika.
bu ida mulai menjelaskan semua materinya, auranya sangat terlihat kalau bu ida adalah salah satu guru ter kiler di sekolah itu.
"oke ada yang bisa jawab soal ini?" tanya bu ida sembari menatap seluruh isi ruangan 11 ipa1.
dengan segera jeff mengangkat tangannya.
"oke jeff maju dan kerjakan soalnya"
dengan segera jeff maju ke depan kelas dan mulai mengerjakan soal yang telah di tulis bu ida, jeff mengerjakan soal itu dengan mudah bahkan jeff tak menemukan sedikitpun kesulitan.
"sudah bu" ucap jeff sembari menaruh spidol di dekat bu ida.
"kembali ke tempatmu" ucap bu ida dan di angguki jeff.
dengan segera bu ida bangkit dari duduknya dan mulai memeriksa jawaban jeff. setelah membaca semua jawaban jeff sebuah senyum terbit di bibir bu ida.
"kerja bagus jeff, selama saya mengajar saya tidak pernah menemukan siswa yang dapat menjawab pertanyaan saya tanpa harus membuat coret-coretan dulu, tetap pertahankan jeff"-bu ida
sedangkan semua siswa bertepuk tangan, mereka benar-benar tidak menyangka kalau jeff dapat mengerjakan soal secepat itu.
*****
"hey kenalin nama gue bayu putra tunggal, biasa di panggil bayu" ucap bayu sembari mengulurkan tangannya.
"jeff "
"gue arga temennya bayu"
"pak ketos nih proposal yang loe minta kemarin"
"oke terima kasih jessica yang cantik"-arga.
"sama-sama" jawab jessica sembari tersenyum. "hai jeff kenalin nama gue jessica" ucap jessica sembari mengulurkan tangannya.
"cantik" gumam jeff dalam hati sembari menatap jessica. "jeff"
"senang berkenalan denganmu"-jessica.
"gue juga seneng bisa kenal kalian semua"-jeff.
"kalau gue siska temen jessica, sekaligus pacar bayu"
"cantikkan cewek gue jeff" ucap bayu sembari menyenggol lengan jeff.
"dimana-mana yang namanya cewek cantik bay, nggak ada yang ganteng"-jeff
"ahahaha manpus loe bay"-arga.
"yee nyebelin amat sih loe jeff"-bayu.
"kalau siska pacarnya bayu, jessica juga ceweknya arga?"-jeff
"gue pacarnya arga! ya nggak lah jeff, gue sama arga cuma temenan, selain itu kita juga satu organisasi, arga ketua osis sedangkan gue sekertaris osis"-jessica.
"gue wakil ketua osis"-bayu.
"dan gue bendaharanya"-siska.
"buset kelas ini di isi ama orang-orang penting ya"-jeff
"woo itu jelas, selain itu kelas kita itu isinya cogan-cogan dan ketuanya adalah gue"-bayu.
"ihh jijik" ucap jessica sembari menjulurkan lidahnya.
"sayang"
"hai sayang. kamu kok kesini sih, katanya mau latihan basket!"-jessica.
"iya tapi mau kasih ini dulu ke kamu"
"apa ini?"
"titipan mama buat calon menantunya yang cantik"
"wahh pasti enak banget. bilangin mama makasih ya al"
"iya sayang, ya udah aku latihan basket dulu ya, kamu jangan lupa makan bekalnya"
"iya sayang"
" astaga aldo bucin bener deh jess ama elo"-siska.
"sama kayak loe bucin bayu"-jessica.
"udah ahh ayo ke kantin gue laper"-arga.
"loe sama jeff aja ya ga"-bayu
"loe mau kemana dah?"-arga
"kencan ama bebeb siska"-bayu.
"serah loe aja deh bucin, yok jeff kita ke kantin"
"ayo, kebetulan gue udah laper banget"-jeff