
hari yang di tunggu-tunggu pun tiba, hari ini adalah acara pernikahan irene dan juga suho.
semua orang nampak bahagia di hari itu. apalagi ayah dan yaunatama bersaudara.
jeff begitu bersyukur karena kak irene menikah dengan mas suho. mas suho adalah pria yang baik dan juga bertanggung jawab, makanya jeff tak pernah berat untuk melepaskan kakak pertamanya untuk menikah dengan suho. karena selama kenal dengan suho, ia bukan pria yang neko-neko.
"kakak, bapak kapas. selamat ya akhirnya kalian resmi menjadi suami istri" ucap jeff sembari memeluk kak irene dan juga mas suho secara bergantian.
"makasih adik ipar"
"aku titip kakak ku ya. tolong jaga dia, bahagiakan dia"
"itu pasti" ucap suho sembari tersenyum. bahkan tanpa jeff minta suho akan berusaha sebisa mungkin untuk membahagiakan irene, karena bagi suho kebahagiaan irene lebih dari segalanya.
dibelakang jeff kini sudah berdiri kak krystal, jordan, dan juga kembar yang juga ingin mengucapkan selamat kepada sang kakak.
setelah acara ijab kabul pagi ini acara akan dilanjut dengan resepsi pernikahan yang akan diselenggarakan nanti malam tepat pukul 19.00.
"kak ital kapan nyusul kak irene?"-jevan.
"ck kenapa nanya gitu sih"
"aku cuma pengen kakak ada yang jagain"-jevan.
"kakak kan punya 4 adik laki-laki yang hebat yang akan selalu jagain kakak"
"terserah kakak aja deh"
"hai mamen" ucap bayu yang baru saja datang bersama dengan arga.
"ck dari mana aja sih mas? kenapa baru dateng" ketus jovan.
"emang kita telat ya dek?" tanya arga.
"iyalah, acara akadnya baru aja selesai"-jevan.
"ckk ini semua gara-gara loe sih bay, dandan aja lama banget kayak anak perawan" ucap arga kesal.
"ya sorry. lagian kan bukan sepenuhnya salah gue, tadikan kita harus putar balik dan lewat jalan yang lebih jauh gara-gara ada kecelakaan"
"bodo gue mau nemuin kak irene" ucap arga sembari meninggalkan bayu.
"tungguin gue oncom" ucap bayu sembari berlari mengejar arga.
"punya adik angkat kenapa kelakuannya nggak ada yang bener" ucap kak ital sembari geleng-geleng kepala.
hari ini sebenarnya bukanlah weekend jadi jeff dan adik-adiknya, arga maupun bayu bolos sekolah demi bisa mengikuti prosesi akad nikah kak irene. sedangkan yang lain tetap masuk sekolah, dan akan datang nanti malam di acara resepsi.
*******
"loe kenapa lemes gitu mas?" tanya jordan yang melihat wajah lempeng bayu.
"sedih gue. kagak punya pasangan" jawab bayu sembari mendramatisir.
"emang kak siska kemana?"
"lagi ke jepang ikut kakaknya"
"ngapain ke jepang? mau nyari orang yang udah ngejajah indonesia?"
"palelu nyari penjajah"
"ya terus ngapain njir?"
"papanya lagi sakit, jadi abangnya bawa siska buat jengukin"
"ohh gitu, tenang aja kalik gue ama mas arga juga kagak punya pasangan. iya nggak mas?"
"yoi" jawab arga sembari mengacungkan jempolnya.
"loe mah ada jihan, si arga juga ada keyra"
"kalau gitu loe ama gue aja mas, gue sendirian" ucap jovan yang masih sibuk dengan pomade di rambutnya.
"nah cakep nih, loe emang adik yang paling bisa diandalkan jov"
"udah ahh ayo keluar, acara udah mau di mulai" ucap jeff sembari kekuar dari dalam kamar dan segera menuju ballroom hotel.
di ballroom dimana tempat di selenggarakannya acara resepsi kak irene sudah sangat ramai dengan para tamu undangan, jeff sama sekali tidak mengenal tamu-tamu itu. mungkin saja itu adalah relasi bisnis ayah mau pun mas suho, dan sebagian lagi mungkin teman-teman kak irene dan juga mas suho.
"sayang" panggil jessica yang baru saja datang bersama dengan keyra "kamu dari mana aja sih? kenapa baru muncul, aku dari tadi nyariin kamu"
"maaf ya cantik biasalah tuh curut-curut dandan lama banget"
"siapa yang loe bilang curut samsul?"-bayu.
"elo lah saripudin"-jeff.
"kampret loe emang jeff" ucap bayu sembari menempeleng kepala jeff. "ehh ada keyra cantik, sendirian aja key?"
"aku nggak sendirian kok bay. apa kamu nggak lihat kalau sekarang aku berdiri disebelah kalian"
"mampus loe" ucap jeff sembari tersenyum devil.
"jangan dengerin dia key, bayu emang gila anaknya"-arga.
"sialan emang loe pada. kembar ayo kita pergi"
"kemana mas?" tanya kembar secara bersamaan.
"nyari makan, laper gue"
"ashiap" jawab kembar dengan penuh antusias, memang mereka begitu kelaparan, karena setelah acara akad tadi mereka kembali kedalam kamar dan melewatkan makan siang karena ketiduran.
"cantik banget sih malam ini?"
"kamu selalu cantik" jawab jeff sembari menyelipkan anak rambut jessica kebelakang telinga.
"kalian berdua pakai hitam-hitam gini janjian?" tanya arga kepada jessica dan juga keyra.
"iya gimana kita udah kayak anak kembar belum?" tanya jessica sembari menaik turunkan alisnya.
"nggak" jawab arga, jeff, dan juga jordan.
"ckk nyebelin"
"kalian cantik dengan porsi masing-masing"-arga.
"ahh bapak ketos bisa aja"
malam ini jessica maupun keyra memang memakai gaun yang berwarna hitam. gaun itu mereka beli dua hari sebelum acara pernikahan kak irene, mereka berdua ingin tampil kompak di acara itu. ya karena jessica tau kalau jeff, bayu, mau pun arga memakai pakaian yang sama yaitu jas hitam, celana hitam dan dipadukan dengan kemeja putih.
"jessica nggak mau kalah sama kalian, makannya dia ngajak nyari gaun yang warnanya sama"
"elah udah kayak anak panti"-jordan.
"hai gaiss" ucap anjani dengan hebohnya, gadis itu baru saja datang bersama dengan kekasihnya, lucas, yuqi, dan juga jihan.
"heboh bener sih loe jan"-jessica.
"ahhh kak siska cantik bener" ucap anjani heboh sembari memeluk jessica.
"gue jessica, loe hobby banget sih bolak-balikin nama orang" ucap jessica kesal, pasalnya selama ini anjani selalu memanggilnya siska, sedangkan memanggil siska dengan sebutan jessica.
"ahh iya lupa kak, sorry" ucap anjani sembari cengengesan.
"elah der loe nyari cewek dimana sih? kenapa dapetnya yang beginian. tapi cocok juga sih loe sama jani"-jordan.
"serasi kan jo!" ucap dery dengan gaya tengilnya.
"iya serasi. sama-sama prik" ujar jordan dengan merotasikan bola matanya malas.
"sialan. nih binik loe, gandeng gih nanti ilang" dery mendorong jihan ke arah jordan, untung saja jordan sigap segera menangkap tubuh jihan kalau tidak sudah pasti jihan tersungkur diatas lantai.
"gila loe der, main dorong-dorong anak orang. kalau jatuh gimana" ucap arga sembari melotot galak hingga membuat dery salah tingkah.
"sorry mas reflek. tangan gue emang suka kurangajar"
*******
acara resepsi berjalan dengan begitu meriah apalagi ketika acara dansa. semua orang tampak antusias apalagi mereka berdansa bersama dengan kedua mempelai.
"mau dansa bareng gue nggak?" tanya arga sembari mengulurkan tangannya kepada keyra.
"tapi aku nggak bisa dansa ga"
"tenang aja kan ada gue. gue bakal ajaran loe"
dengan ragu keyra pun menerima uluran tangan arga. mereka pun berdansa disamping jeff, jessica, kak ital, dan juga kak kai. sedangkan teman-teman mereka juga berdansa dengan pasangan masing-masing dan berdiri tak jauh dari dekat mereka.
"sial cuma bisa lihat doang" ucap bayu kesal.
"elah mas, nikmatin ajalah. sekali-kali ngerasain jadi jomblo"-jevan.
"diem loe bocil. oh iya ngomong-ngomong cewek loe mana? bukannya loe ounya cewek ya!"
"lagi keluar kota, jadi nggak bisa dateng" jawab jevan sembari terus memasukkan cake kedalam mulutnya.
*****
"duhh aku kenapa sih, kenapa jadi deg-degan gini kalau lagi didekat arga" gumam keyra didalam hati.
"loe kenapa lihatin gue kayak gitu?" tanya arga ketika ia sadar kalau keyra tengah memperhatikan dirinya.
"ahh nggak, siapa juga yang lagi lihatin kamu" ucap keyra sembari memalingkan wajahnya. bahkan kini wajahnya sudah memerah karena saking malunya ketauan memperhatikan arga.
"kalau loe nggak merhatiin gue, kenapa wajah loe jadi merah gitu" ucap arga sembari berbisik di dekat telinga keyra.
"ehemt kelihatannya udah mulai uwu-uwuan nih" goda jessica ketika melihat arga dan keyra yang mulai dekat.
"udah dek pepet terus, kakak setuju kok" ucap kak ital ikut-ikutan menggoda arga.
"gue kasih lampu ijo, asal loe bener-bener bisa jagain adik gue" timpal kai.
"udah gas aja men. udah dapet restu tuh" ucap jeff sembari tertawa.
"berisik" ucap arga sembari melototi jeff, sedangkan yang diplototi malah terwata seperti orang tak punya dosa.
kak Irene & mas Suho
Bayu, Arga, Jeff
Jovan, Jordan, Jevan
Jessica & Keyra
kak Krystal & bang Kai