
weekend ini di gunakan jeff dan juga jordan untuk belajar mengingat besok ujian akhir semester telah dimulai.
tak jauh dari tempat mereka duduk ada sikembar yang tengah asyik dengan gamenya, ayah yang tengah membaca koran, dan juga kak irene dan kak ital yang tengah asyik maraton drakor.
"jadi kapan kamu sama kai akan nyusul jejak kak irene sama kak suho tal?" ucap ayah mulai membuka pembicaraan setelah lama cukup hening karena tak ada percakapan yang terjadi.
"maksud ayah?"-kak ital.
"maksud ayah, kapan kakak sama bang kai nikah? ya nggak harus nikah sih, paling tidak tunangan dulu"-jeff.
"nah tuh adik kamu ngerti apa yang ayah maksud"-ayah.
"aku belum mikir ke situ yah"-kak ital.
"kakak nunggu apa sih, pacaran udah bertahun-tahun juga tapi belum siap mulu. ibarat kredit mobil ama rumah udah lunas"-jovan.
"heh bocil diem lu" ucap kak ital sembari melempari jovan dengan kulit kacang.
"kak sesuatu yang baik itu alangkah baiknya di segerakan. lagian nunggu apa sih, kakak sama bang kai kan udah sama-sama mapan"-jordan.
"tuh kak dengerin apa kata ustadz jordan"-jevan.
"bener tuh paling nggak tunangan aja dulu dek"-kak irene.
"iya kak, paling nggak ada kejelasan lah buat hubungan kakak dan bang kai. aku juga nggak mau kalau kakak aku cuma dipacarin aja tapi nggak di nikah-nikahin"-jeff.
"udah ahh jangan bahas itu"-kak ital.
"kamu selalu aja gitu kak. pikirkan baik-baik apa yang ayah dan saudara-saudaramu bilang tadi" ucap ayah sembari mengelus puncak kepala kak ital sebelum akhirnya bangkit dari duduknya.
"ayah mau kemana?"-kak ital.
"ayah baru ingat masih ada pekerjaan yang harus ayah kerjakan" jawab ayah.
"ayah jangan capek-capek. jeff nggak mau ayah sakit"-jeff.
"iya bang, makanya sekolah yang bener. biar nanti bisa gantiin posisi ayah di perusahaan"-ayah.
"siap bapak negara" jawab jeff sembari memberi hormat.
******
pagi ini seluruh siswa kelas 12 ipa 1 tengah fokus dengan buku-bukunya kecuali trio kampret yang sedari tadi malah asyik main game di ponsel masing-masing.
"her serang c*k jangan diem-diem bae"-doni.
"buachhhot loe mah"-heru.
"dihh anjir gue mati sialan"-arsya.
"kalian bertiga bisa nggak sih kalau nggak rusuh"-jessica.
"lah emang kita kenapa jess? kita diem-diem aja perasaan"-arsya.
"itu perasaan loe. loe lihat yang lainnya aja fokus belajar nah kalian bertiga malah ngerusuh main game"-jessica.
"kita mah udah pinter jess, nggak perlu belajar"-doni.
"suuuombong amat"-maria.
"udahlah yank lanjut belajar lagi, nggak usah ngurusin mereka" ucap jeff sembari menyerahka satu kotak susu rasa strawberry kepada jessica.
"makasih" ucap jessica sembari tersenyum semanis mungkin.
"iya. udah belajar lagi gih, jangan marah-marah nanti cantiknya hilang" ucap jeff sembari mengelus puncak kepala jessica.
"kalau aku nggak cantik lagi, kamu pasti nggak suka lagi sama aku"
"nggak dong, aku bakal tetep suka"
"tauk, nggak ber prikejombloan banget"-cahyo.
"iri bilang boss" ucap jeff dengan tampang tengilnya.
"ehh tapi ngemeng-ngemeng pagi ini gue belum lihat si item ngebucin deh"-doni.
"iya bener tuh"-arsya.
"sakit gigi loe bay?"-heru.
"baby diem jangan rusuh mulu" ucap nayla sembari menatap tajam heru hingga membuat orang yang ditatap cengengesan.
"diem lu bachhot, kasihanilah gue. bini gue lagi ngambek nih"-bayu.
"kenapa lagi?"-ciko.
"kemarin gue lupa beli makan buat vivi"-bayu.
"elah drama loe berdua kagak jauh-jauh dari si pipi ye. lama-lama si pipi jadi PHO"-doni.
"udah sis, loe bilang aja ama abang loe suruh buang si pipi. kasihan noh lakik loe"-galih.
"saingan loe kagak manusiawi bay" ucap galih dan juga teddy sembari terkekeh.
ya bukan jadi rahasia lagi kalau berantemnya bayu dan siska pasti dikarenakan oleh vivi anjing kesayangan kakak tiri siska. siska memang mempunyai seorang kakak tiri, tapi jangan kalian fikir dia jahat seperti yang kalian lihat di sinetron-sinetron. kakak tiri siska sangat baik, kelewat baik malahan.
"ancur sudah konsentrasi gue" ucap galang sembari menutup bukunya dengan keras.
"susah emang kalau sekelas ama tukang gibah" ucap arga ikut-ikutan menutup bukunya dan menyaksikan keributan yang tengah dibuat oleh teman-temannya.
"udah sis kasihan noh si item, manyun bae dari tadi"-doni.
"abisnya gue kesel banget don. loe tau kan seberapa bucinnya kakak gue ama vivi, eh si bayu malah dengan gampangnya lupa beli makan buat si vivi. kakak gue pulang dari kantor ngamuknya ke gue njir" keluh siska kepada doni, jangan heran doni memang tetanggaan dengan siska dan abangnya doni temannya kakaknya siska tak heran kalau doni tau banyak tentang siska, begitu pun sebaliknya.
"emang bener-bener tuh bang gio, moto hidupnya tetep *v*ivi number one in my life" ucap doni sambil geleng-geleng kepala.
********
teng...... teng.... teng
bunyi bel pulang telah berbunyi, semua siswa-siswi SMA Galapagos dapat bernafas dengan lega. karena itu juga menandakan berakirnya mata pelajaran terakhir hari ini.
"Alhamdullilah pulang" teriak doni dan arsya secara bersamaan, sedangkan miss nana hanya mampu tersenyum sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.
mata pelajaran terakhir memang matematika jadi cukup menguras otak, apalagi untuk trio kampret yang paling malas jika disuruh berfikir. ketiganya tadi cukup grusak-grusuk tanya sana-sini dengan cara melempar gulungan kertas kepada teman-temannya. namun akhirnya tingkah ketiganya terhenti ketika mendapat tatapan tajam dari arga.
"mak supi yuk laper gue" ucap bayu yang berjalan didepan jeff dan juga arga.
"tadi diajak ke kantin aja sok-sokan nolak"-arga.
"tauk, sok keras lu. inget hidup tetap terus berlanjut walau pun bini merajuk" timpal jeff sembari terkekeh dan disusul kekehan arga.
"kampret loe berdua. sebel banget gue, rasanya pengen gue cekik itu si pipi" ucap bayu dengan geram, kedua tangannya ia gerakkan seolah-olah sedang mencekik vivi.
"wahh bisa dimutilasi loe ama bang gio''-jeff.
''tauk belum jadi adik ipar aja udah mau bunuh kesayangannya bang gio, sok keras loe" timpal arga.
"buaaacchot loe berdua. udah ayo laper gue" ucap bayu sembari merangkul pundak jeff dan juga arga.
kalau kalian tanya kemana jessica, jawabannya udah pasti jessica disandera oleh siska. kalau sedang marahan sama bayu seperti ini siska akan bawa mobil sendiri, dan bocah itu tidak akan pernah membiarkan jessica pergi selangkah pun darinya.
"elahh loe berdua kalau berantem drama banget"-arga.
"jomblo diem lu" ucap bayu sembari menampol kepala arga.